Jelang FORNAS 2027 di Palu, PABKI Perkuat Organisasi dan Siapkan Pembinaan Atlet di Sulteng
- calendar_month Sen, 1 Jun 2026
- visibility 74
- comment 0 komentar

PALU | Harian Sulawesi – Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) Provinsi Sulawesi Tengah mulai mematangkan persiapan menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2027 yang akan digelar di Kota Palu.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan rapat koordinasi dan sosialisasi guna memperkuat konsolidasi organisasi serta pengembangan olahraga akurasi bilah dan kapak di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Palu itu dihadiri jajaran Pengurus Pusat PABKI, antara lain Ketua Harian PABKI Hendry Jaya Agustian, Sekretaris Jenderal PABKI, pelatih dan atlet nasional, pengurus daerah PABKI Sulawesi Tengah, serta sejumlah pemangku kepentingan olahraga dan instansi terkait.
Turut hadir Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Tengah Syaifullah Djafar, Ketua KORMI Kota Palu, unsur Brimob Polda Sulawesi Tengah, Kwartir Daerah Pramuka Sulawesi Tengah, Satpol PP Sulawesi Tengah, hingga pengurus PABKI Kabupaten Parigi Moutong.
Ketua PABKI Sulawesi Tengah, Syamsir Abubakar Ali, mengatakan kehadiran Pengurus Pusat PABKI menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan organisasi sekaligus mempersiapkan kebutuhan menuju FORNAS 2027.
“Terima kasih kepada Pengurus Pusat PABKI yang telah hadir di Sulawesi Tengah. Ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat organisasi di daerah sekaligus mempersiapkan kebutuhan menuju FORNAS 2027,” ujar Syamsir dalam sambutannya.
Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari pembinaan atlet, penyusunan kalender kompetisi, penguatan organisasi, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua KORMI Sulawesi Tengah, Syaifullah Djafar. Ia menyambut baik kehadiran PABKI sebagai organisasi olahraga baru yang diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan bakat generasi muda Sulawesi Tengah.
“Alhamdulillah, kami menyambut baik hadirnya PABKI di Sulawesi Tengah. Kami berharap olahraga ini dapat menjadi ruang bagi putra-putri daerah untuk mengembangkan potensi dan berprestasi di berbagai event,” kata Syaifullah.
Menurut dia, olahraga akurasi bilah dan kapak memiliki peluang besar untuk berkembang dan diharapkan dapat dipertandingkan secara lebih luas dalam ajang olahraga masyarakat nasional.
Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Pusat PABKI, Hendry Jaya Agustian, menegaskan bahwa kunjungan pengurus pusat ke Sulawesi Tengah merupakan bagian dari konsolidasi nasional organisasi.
“Kehadiran kami bukan sekadar kunjungan organisasi. Ini adalah bagian dari konsolidasi nasional untuk menyatukan persepsi, memperkuat tata kelola, dan memastikan PABKI tumbuh sebagai organisasi olahraga yang tertib, aman, profesional, dan membanggakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PABKI saat ini memasuki fase kepemimpinan baru setelah dikukuhkannya Brigjen Pol Victor Alexander Lateka sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat PABKI periode 2026–2030.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, PABKI akan fokus pada penguatan legalitas organisasi, pembinaan atlet secara berjenjang, serta penerapan standar keselamatan dalam setiap aktivitas olahraga.
Menurut Hendry, olahraga akurasi bilah dan kapak memiliki karakteristik khusus sehingga harus dibangun melalui sistem yang kuat, tidak hanya mengandalkan semangat komunitas.
“Harus ada tata kelola yang jelas, standar keselamatan, pembinaan yang terukur, data anggota, klub yang aktif, perangkat pertandingan yang siap, serta arah organisasi yang kuat,” katanya.
Ia menilai posisi Sulawesi Tengah sangat strategis karena Kota Palu akan menjadi tuan rumah FORNAS 2027. Karena itu, daerah tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu contoh pengembangan organisasi PABKI yang solid dan profesional di Indonesia.
“Sejak sekarang kita harus membangun fondasi yang kuat agar Sulawesi Tengah siap menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujar Hendry.
Melalui rapat koordinasi dan sosialisasi ini, PABKI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan olahraga akurasi bilah dan kapak sebagai cabang olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas, keselamatan, disiplin, dan prestasi. (**)
- Penulis: Ryan Saputra SS

Saat ini belum ada komentar