Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » Pemprov Sulteng dan Karantina RI Sepakat Utamakan Penguatan Ekosistem Durian daripada PAD

Pemprov Sulteng dan Karantina RI Sepakat Utamakan Penguatan Ekosistem Durian daripada PAD

  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

PALU | Harian Sulawesi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Badan Karantina Indonesia sepakat agar daerah penghasil durian tidak terburu-buru menarik Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor durian.

Pemerintah diminta lebih fokus membangun ekosistem industri durian yang sehat dan berkelanjutan dari hulu hingga hilir.

Kesepakatan itu mengemuka dalam kunjungan kerja dan audiensi Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (26/5/2026).

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengatakan sektor durian kini menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru yang potensial bagi daerah.

Karena itu, pemerintah diminta tidak membebani pelaku usaha dengan berbagai pungutan sebelum ekosistem industrinya benar-benar tumbuh kuat.

“Biarkan dulu ekosistem ini tumbuh dengan baik dari hulu sampai hilir. Daerah sebenarnya sudah sangat diuntungkan karena masyarakat terserap bekerja di seluruh gudang peking house. Ini bagian dari membantu pemerintah mengurangi kemiskinan dan membuka lapangan kerja,” ujar Anwar.

Menurut dia, setiap peking house durian di Sulawesi Tengah mampu menyerap sekitar 200 tenaga kerja. Kondisi itu dinilai menjadi bukti besarnya dampak ekonomi sektor durian terhadap masyarakat.

Dalam forum tersebut, Ketua Kadin Kabupaten Parigi Moutong, Faradiba Zaenong, meminta pemerintah segera membentuk regulasi yang jelas untuk menciptakan tata kelola industri durian yang sehat, mulai dari petani, rumah UMKM, hingga peking house milik pengusaha lokal maupun asing.

Menurut Faradiba, seluruh rantai pasok durian harus memiliki kepastian hukum agar industri tidak tumbuh tanpa arah dan pengawasan yang jelas.

“Pemerintah harus hadir membuat regulasi agar seluruh pelaku usaha, mulai dari petani sampai eksportir, memiliki payung hukum yang jelas. Jangan sampai ekosistem ini tumbuh liar,” kata Faradiba.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera membentuk satuan tugas khusus untuk mengawasi dan memperkuat ekosistem durian agar industri tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjaga standar kualitas ekspor.

Selain itu, Faradiba menyoroti pentingnya standarisasi kualitas buah durian nasional, terutama terkait pengawasan buah muda yang dipanen sebelum matang.

Dia mencontohkan Thailand yang menerapkan pengawasan ketat demi menjaga reputasi durian mereka di pasar internasional.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (Apdurin) Kabupaten Parigi Moutong, Hengky Idrus, mengatakan Indonesia saat ini masih kekurangan pasokan durian untuk memenuhi kebutuhan industri.

“Kita ini masih kurang durian. Jadi ayo sama-sama tanam durian,” ujar Hengky.

Mantan wartawan berlisensi Madya ini juga meminta pemerintah berhati-hati membuka ekspor durian segar secara besar-besaran sebelum produksi nasional benar-benar siap.

Menurutnya, kekurangan bahan baku dapat berdampak pada industri frozen durian dan mengancam ribuan tenaga kerja.

Dukungan terhadap penguatan ekosistem durian juga disampaikan Wakapolda Sulawesi Tengah, Helmi Rauf.

Faradiba meminta pemerintah menjaga semangat para pelaku usaha yang selama ini membangun industri ekspor durian di Sulawesi Tengah.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyatakan sepakat dengan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut.

“Kita akan bersama-sama berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem durian ini. Semua pihak harus terlibat agar industri durian Indonesia bisa tumbuh kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan pemerintah daerah akan segera membahas regulasi tata kelola durian bersama seluruh kepala daerah di Sulawesi Tengah agar industri tersebut dapat berkembang sehat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (**)

  • Penulis: Sumardin (Pde)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sat Tahti Polres Tojo Una-Una Perketat Pemeriksaan Barang Bawaan Pembesuk Tahanan

    Sat Tahti Polres Tojo Una-Una Perketat Pemeriksaan Barang Bawaan Pembesuk Tahanan

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 44
    • 0Komentar

    TOUNA | Harian Sulawesi – Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Tojo Una-Una terus meningkatkan pengawasan di ruang tahanan guna menjaga keamanan dan ketertiban para tahanan. Pada Selasa (2/6/2026), personel piket Sat Tahti yang terdiri dari Bripda Dwi Karto dan Bripda Andre S. Panellah melaksanakan tugas pengamanan dan pengawasan ruang tahanan mulai pukul […]

  • Rapat Paripurna DPRD Parimo Memanas, Legislator Semprot OPD: Kota Dipenuhi Sampah dan Jalan Gelap

    Rapat Paripurna DPRD Parimo Memanas, Legislator Semprot OPD: Kota Dipenuhi Sampah dan Jalan Gelap

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Pde
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Foto : Sumardin (Pde) PARIGI | Harian Sulawesi – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong yang dipimpin Ketua DPRD Alfred MB Tonggiroh, Senin (18/5/2026), berlangsung panas dan penuh interupsi. Sejumlah anggota dewan melontarkan kritik keras terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan pasca pelantikan Bupati dan Wakil Bupati periode 2024–2029. […]

  • Wabup Abdul Sahid Buka Jalan Sehat dan Senam Bersama Peringati Hari Lansia

    Wabup Abdul Sahid Buka Jalan Sehat dan Senam Bersama Peringati Hari Lansia

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Sri
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PARIGI | Harian Sulawesi – Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid, SPd MPd membuka kegiatan jalan sehat dan senam bersama dalam rangka peringatan Hari Lanjut Usia (Lansia) di Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Parigi Moutong tersebut diikuti ratusan lansia. Acara diawali dengan jalan pagi bersama, dilanjutkan senam kesegaran jasmani serta […]

  • Lapas Parigi Razia Blok Hunian, Petugas Temukan Benda Tajam dan Barang Terlarang

    Lapas Parigi Razia Blok Hunian, Petugas Temukan Benda Tajam dan Barang Terlarang

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 247
    • 0Komentar

    PARIMO, Harian Sulawesi – Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Parigi melakukan razia dan penggeledahan menyeluruh di blok hunian warga binaan, Jumat pagi (8/5/2026). Razia dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lapas. Kepala Lapas Kelas III Parigi, Fentje Mamirahi mengatakan, penggeledahan dilakukan secara mendadak sebagai bagian dari pengawasan rutin […]

  • KADIN Parigi Moutong All Out Dukung Gufran Ahmad Pimpin KADIN Sulteng

    KADIN Parigi Moutong All Out Dukung Gufran Ahmad Pimpin KADIN Sulteng

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 157
    • 0Komentar

    PARIGI | Harian Sulawesi – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Parigi Moutong, Faradiba Zaenong, memimpin langsung barisan dukungan untuk memenangkan Gufran Ahmad pada Musyawarah Provinsi (Musprov) KADIN Sulawesi Tengah, Rabu (20/5/2026). Dalam agenda pemilihan Ketua KADIN Sulawesi Tengah periode 2026–2031 tersebut, Faradiba hadir bersama Hidayat Lamakarate selaku Ketua pemenangan [GA] serta sejumlah pengurus KADIN […]

  • Komitmen Parigi Moutong Percepat Eliminasi Kusta, Bupati: Deteksi Dini dan Edukasi Jadi Kunci

    Komitmen Parigi Moutong Percepat Eliminasi Kusta, Bupati: Deteksi Dini dan Edukasi Jadi Kunci

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmen penuhnya dalam mendukung upaya nasional mempercepat penghapusan penyakit kusta di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan langsung Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, saat menghadiri puncak Konferensi Nasional Kusta 2026 di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026). Dalam agenda strategis yang digagas Direktorat […]

error: Content is protected !!
expand_less