Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parimo » 35 Rumah Kemas Durian di Sulteng Belum Berizin Ekspor, Karding: Jika Ekspor, Itu Penyelundupan

35 Rumah Kemas Durian di Sulteng Belum Berizin Ekspor, Karding: Jika Ekspor, Itu Penyelundupan

  • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

PARIMO | Harian Sulawesi Badan Karantina Indonesia (Barantin) mengungkap fakta mengejutkan di balik tingginya ekspor durian asal Sulawesi Tengah.

Dari total 42 rumah kemas atau packing house (PH) durian yang tersebar di wilayah tersebut, hanya tujuh unit yang telah mengantongi izin resmi untuk mengekspor ke Tiongkok.

Artinya, sebanyak 35 rumah kemas lainnya belum memiliki legalitas ekspor ke negara tujuan utama durian Indonesia tersebut.

Data yang diperoleh media menunjukkan, dari 35 rumah kemas yang belum berizin itu, sebanyak 11 unit berada di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Secara keseluruhan, Parimo memiliki 14 rumah kemas durian. Namun, hanya tiga perusahaan yang telah mengantongi izin ekspor resmi, yakni PT Silvia Amerta Jaya, PT Sentra Pangan Sejahtera, dan PT Herofruit Sumber Sukses.

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menegaskan bahwa aktivitas ekspor yang dilakukan rumah kemas tanpa izin resmi merupakan tindakan ilegal dan dapat dikategorikan sebagai penyelundupan.

Pernyataan tersebut disampaikan Karding saat melakukan kunjungan ke PT Sentra Pangan Sejahtera di Parigi Moutong atas undangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Parimo, Kamis (28/5/2026).

“Kalau ada PH tidak dapat izin melakukan ekspor, lapor ke Barantin. Itu termasuk kategori penyelundupan. Ilegal itu. Lapor saja dan akan saya dorong nanti dibentuk tim untuk proaktif mencari,” kata Karding.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam tata kelola ekspor durian nasional, khususnya di Sulawesi Tengah yang kini menjadi salah satu daerah pemasok utama durian ke pasar internasional.

Meski demikian, Barantin berkomitmen membenahi persoalan perizinan yang masih dihadapi puluhan rumah kemas tersebut agar dapat beroperasi sesuai ketentuan dan memenuhi standar ekspor yang berlaku.

“Kami akan dorong agar rumah kemas yang belum berizin bisa memenuhi persyaratan yang ditetapkan sehingga aktivitas ekspor berjalan legal dan memberikan manfaat lebih besar bagi petani maupun pelaku usaha,” ujarnya.

Temuan ini sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku usaha durian agar tidak melakukan pengiriman komoditas ke luar negeri tanpa melalui prosedur dan perizinan resmi yang telah ditetapkan pemerintah. (**)

  • Penulis: hariansulawesi.id
  • Editor: Sumardin (Pde)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Abdul Sahid Warning ASN, Disiplin hingga Tes Urine Jadi Sorotan

    Wabup Abdul Sahid Warning ASN, Disiplin hingga Tes Urine Jadi Sorotan

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PARIGI | Harian Sulawesi – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, memberi peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar memperkuat disiplin, integritas, dan budaya pelayanan publik dalam apel bersama di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (18/5/2026). Dalam arahannya, Abdul Sahid menegaskan ASN tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi […]

  • Pengawasan Diperketat, Satgas PHL Cek Aktivitas Tambang Emas di WPR Kayuboko

    Pengawasan Diperketat, Satgas PHL Cek Aktivitas Tambang Emas di WPR Kayuboko

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 102
    • 0Komentar

    PARIMO | Harian Sulawesi – Satuan Tugas Penegakan Hukum Lingkungan (Satgas PHL) Kabupaten Parigi Moutong melakukan pemantauan terhadap tiga aktivitas pertambangan emas yang berada di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Desa Kayuboko, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Sekretaris Satgas PHL Parigi Moutong, Muhammad Idrus, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan lingkungan yang dilakukan bersama Dinas […]

  • Di Tengah Cuaca Makkah yang Menyengat, Jemaah Haji Tojo Una Una Tetap Sehat Berkat Layanan Dokter PPIH

    Di Tengah Cuaca Makkah yang Menyengat, Jemaah Haji Tojo Una Una Tetap Sehat Berkat Layanan Dokter PPIH

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa for @hariansulawesi MAKKAH | Harian Sulawesi – Layanan kesehatan dokter Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 difokuskan pada penguatan aksesibilitas bagi jemaah melalui pembukaan klinik satelit di setiap sektor wilayah Makkah. Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah, khususnya lanjut usia, mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat dan mudah. Ketua Rombongan Haji Tojo […]

  • Pemprov Sulteng dan Karantina RI Sepakat Utamakan Penguatan Ekosistem Durian daripada PAD

    Pemprov Sulteng dan Karantina RI Sepakat Utamakan Penguatan Ekosistem Durian daripada PAD

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PALU | Harian Sulawesi – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Badan Karantina Indonesia sepakat agar daerah penghasil durian tidak terburu-buru menarik Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor durian. Pemerintah diminta lebih fokus membangun ekosistem industri durian yang sehat dan berkelanjutan dari hulu hingga hilir. Kesepakatan itu mengemuka dalam kunjungan kerja dan audiensi Kepala Badan Karantina […]

  • Astagfirullah.! Moutong di Kepung Banjir, Tiga Tanggul Jebol di Desa Salepae Belum Juga Tertangani

    Astagfirullah.! Moutong di Kepung Banjir, Tiga Tanggul Jebol di Desa Salepae Belum Juga Tertangani

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MOUTONG, Harian Sulawesi – Banjir kembali menerjang wilayah Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (10/5/2026). Ironisnya, tiga titik tanggul jebol di Desa Salepae yang menjadi pemicu meluasnya genangan hingga kini masih membutuhkan penanganan darurat. Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Parigi Moutong, banjir terjadi di Desa Salepae dan Dusun I Desa Moutong Utara setelah hujan […]

  • Gelar Coffe Morning, Bawaslu Bangun Komunikasi Berkelanjutan dengan Media

    Gelar Coffe Morning, Bawaslu Bangun Komunikasi Berkelanjutan dengan Media

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Ket: Coffe Morning Bawaslu bersama Media. (Foto: yunai) Luwuk, Sulawesi Tengah – Bersama wartawan di Kabupaten Banggai, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banggai menggelar coffe morning, Rabu (6/5) pagi. Coffe morning yang digelar di kantor Bawaslu Banggai, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya. Kegiatan itu melibatkan PWI Banggai, yang saat ini diketuai oleh Abdul Saleh. Digelarnya […]

error: Content is protected !!
expand_less