Wabup Abdul Sahid Warning ASN, Disiplin hingga Tes Urine Jadi Sorotan
- calendar_month Sen, 18 Mei 2026
- visibility 77
- comment 0 komentar

PARIGI | Harian Sulawesi – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, memberi peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar memperkuat disiplin, integritas, dan budaya pelayanan publik dalam apel bersama di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (18/5/2026).
Dalam arahannya, Abdul Sahid menegaskan ASN tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi representasi negara yang dituntut mampu memberi keteladanan di tengah masyarakat.
“ASN harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya kerja yang disiplin, bersih, melayani, dan berintegritas. Kehadiran ASN di tengah masyarakat harus menghadirkan keteladanan, baik dalam pekerjaan maupun sikap,” ujar Abdul Sahid.
Politisi Demokrat ini meminta seluruh jajaran pemerintah daerah mengubah pola kerja birokrasi menjadi lebih cepat, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Menurut dia, budaya menunda pekerjaan harus segera dihilangkan agar pelayanan publik tidak terhambat.
“Kalau bisa diselesaikan hari ini, maka selesaikan hari ini. Jangan membiarkan masyarakat menunggu akibat kelalaian birokrasi,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan memperkuat pengawasan disiplin ASN melalui evaluasi berkala oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Pemerintah daerah juga menargetkan terciptanya sistem birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berbasis kinerja.
Selain disiplin kerja, Abdul Sahid turut menyoroti kebersihan lingkungan kantor. Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghidupkan kembali budaya menjaga kebersihan ruang kerja, halaman kantor, hingga fasilitas umum seperti toilet.
Hal lain yang menjadi perhatian serius dalam apel tersebut adalah rencana pelaksanaan tes urine bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Tes urine itu nantinya akan dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan aparat kepolisian.
Menurut Abdul Sahid, langkah tersebut merupakan upaya preventif untuk memastikan lingkungan birokrasi bersih dari penyalahgunaan narkotika.
“Korps ASN harus bersih dari penyalahgunaan narkoba. Pencegahan harus dimulai dari internal birokrasi agar ASN tetap menjadi figur teladan yang menjunjung integritas dan nilai moral,” katanya.
Menutup arahannya, Abdul Sahid mengingatkan pentingnya apel pagi sebagai bagian dari pembentukan karakter birokrasi.
Wabup meminta seluruh pimpinan OPD menjadi contoh dalam kedisiplinan dan etos kerja karena keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pengabdian aparatur pemerintah. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Pde
- Sumber: Dinas Kominfo Parimo

Saat ini belum ada komentar