Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Info Desa » Tambang Emas Ilegal di Ampibabo Disergap, Penambang Lempari Petugas dengan Batu

Tambang Emas Ilegal di Ampibabo Disergap, Penambang Lempari Petugas dengan Batu

  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 384
  • comment 0 komentar

PARIMO | Harian Sulawesi – Satuan Tugas Penegakkan Hukum Lingkungan (Satgas PHL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Parigi Moutong menyergap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (Peti) di Desa Alo’o, Kecamatan Ampibabo, Senin (25/5/2026).

Dalam operasi gabungan itu, petugas menemukan sedikitnya empat unit ekskavator di kawasan tambang ilegal tersebut.

Operasi penertiban melibatkan personel TNI, Satpol PP, Polisi Kehutanan (Polhut), dan Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum (PU). Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Satuan Satpol PP dan Damkar Parigi Moutong, Ismet Ibrahim.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.45 WITA, petugas langsung menyergap alat berat yang tengah beroperasi di area tambang. Di lokasi, aparat mendapati puluhan warga sedang mendulang emas secara manual serta dua unit ekskavator yang aktif digunakan.

Namun, jalannya operasi sempat memanas setelah sejumlah penambang melakukan perlawanan dengan melempari petugas menggunakan batu. Meski begitu, aparat tetap berhasil menguasai lokasi tambang dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit genset, dua mesin alkon beserta dua gulung selang, dua karpet penangkap emas, serta kunci salah satu ekskavator. Sementara operator alat berat berhasil melarikan diri sebelum diamankan petugas.

Proses evakuasi ekskavator juga mengalami hambatan. Petugas tidak dapat menyalakan alat berat karena beberapa komponen vital mesin diduga sengaja dicopot untuk menghindari penyitaan.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan di lokasi, selain dua ekskavator di titik utama tambang, ditemukan pula dua unit alat berat lain yang diduga sengaja disembunyikan sekitar 500 meter dari lokasi Peti. Sumber terpercaya menyebutkan total ada enam unit ekskavator yang diduga beroperasi di kawasan tersebut.

Selain alat berat, petugas juga menemukan lima talang jumbo, puluhan jerigen kosong, 13 jerigen berisi solar, dinamo generator listrik berukuran besar, toolbox, hingga berbagai perlengkapan penunjang aktivitas tambang ilegal.

Sekretaris Satgas PHL DLH Parigi Moutong, Muhammad Idrus, menegaskan hasil operasi tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui proses hukum pidana dengan berkoordinasi bersama Polres Parigi Moutong.

“Hasil operasi penertiban Peti ini akan dilanjutkan ke proses penyelidikan dengan berkoordinasi bersama Polres Parimo untuk proses penegakan hukum lebih lanjut,” kata Idrus.

Menurut Idrus, karena lokasi tambang berada di kawasan hutan produksi, laporan hasil operasi juga akan diteruskan ke Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sulawesi Tengah di Palu.

Ia menambahkan, Satgas PHL berkomitmen melakukan operasi serupa secara maraton sepanjang 2026. Bahkan, pihaknya berencana memanggil para camat, kepala desa, hingga pengelola SPBU yang diduga terlibat dalam distribusi BBM ilegal ke lokasi tambang emas tanpa izin tersebut. (**)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Harlantas ke-71, Satlantas Polresta Banggai Bagi Sembako

    Sambut Harlantas ke-71, Satlantas Polresta Banggai Bagi Sembako

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • account_circle Yunai
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Ket: Salah satu penerima manfaat bantuan sembako dari Satlantas Polresta Banggai. (Foto: Humas Polresta Banggai) LUWUK, Sulawesi Tengah – Satuan Lalu Lintas Polresta Banggai, Selasa (15/9), menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan paket sembilan bahan pokok (Sembako) kepada masyarakat. Penyaluran bantuan sembako tersebut menyasar ojek online, sopir angkot, nelayan, pemulung hingga pekerja bangunan. Aksi kepedulian […]

  • Medan Terjal & Air Terbatas, Tim Gabungan Tetap Berjuang Padamkan Api di Bukit Betaua–Banano

    Medan Terjal & Air Terbatas, Tim Gabungan Tetap Berjuang Padamkan Api di Bukit Betaua–Banano

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle DAR
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Foto: DAR dari Lokasi Karhutla desa Betaua TOJO UNA-UNA, Sulteng – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan perbukitan Desa Betaua, Kecamatan Tojo, hingga Kamis (10/9/2026) sudah memasuki hari ketiga, namun belum sepenuhnya dapat dipadamkan. Liputan terkini Darma dari Lokasi titik Api Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, BPBD Tojo Una-Una, Masyarakat Peduli Api (MPA), […]

  • Kapolres Touna Sambut Kunjungan Kapolda Sulteng, Kamtibmas Kondusif

    Kapolres Touna Sambut Kunjungan Kapolda Sulteng, Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2026
    • account_circle DAR
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Foto: istimewa TOJO UNA-UNA, Sulteng – Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., menyambut langsung kunjungan kerja Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., di Polres Tojo Una-Una, Selasa (25/8/2026). Kapolda Sulteng bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah Ny. Lina Nasri dan sejumlah pejabat utama Polda Sulteng tiba di Mako Polres Tojo Una-Una […]

  • Bikin ‘Geger’ Warga, Pria Parubaya Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Rumah

    Bikin ‘Geger’ Warga, Pria Parubaya Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Rumah

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Checep
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa PARIGI | Harian Sulawesi – Warga Kelurahan Masigi Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah digegerkan dengan penemuan seorang pria bernama Muhammad Supardin alias Ois (52) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu (8/7/2026) sore. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk dan diduga telah meninggal dunia sejak empat hari lalu. Kapolsek Parigi […]

  • Bupati Erwin Burase Ajukan Parigi Moutong Jadi Lokus Program SEHATI ke Kementerian Desa

    Bupati Erwin Burase Ajukan Parigi Moutong Jadi Lokus Program SEHATI ke Kementerian Desa

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Foto: istimewa JAKARTA – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, melaksanakan audiensi resmi di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal guna mengajukan penetapan Kabupaten Parigi Moutong sebagai lokus pelaksanaan Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi (SEHATI), Rabu (23/9/2026). Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal. Turut […]

  • Seorang Nelayan di Ampana Hilang Saat Memancing, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

    Seorang Nelayan di Ampana Hilang Saat Memancing, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 71
    • 0Komentar

    TOUNA | Harian Sulawesi – Seorang nelayan asal Kelurahan Bailo Baru, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, bernama Riski Rahmat (24), dilaporkan hilang saat melaut sejak Minggu (31/5/2026). Hingga Rabu (3/6/2026), tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian. Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Iptu Martono, menjelaskan bahwa korban terakhir kali […]

error: Content is protected !!
expand_less