Enam Tahun Istiqamah Berkurban, Sahabat ’88’ Parigi Tebar Berkah untuk Warga Kurang Mampu
- calendar_month Kam, 28 Mei 2026
- visibility 72
- comment 0 komentar

PARIGI | Harian Sulawesi – Semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali ditunjukkan komunitas alumni SMAN 1 Parigi angkatan 1988 yang tergabung dalam Sahabat ’88’ bernostalgia kembali di tahun 2026.
Melalui proyek amal yang dimotori Dadang Wijaya, mereka kembali melaksanakan pemotongan hewan kurban yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu, khususnya keluarga kerabat dekat sahabat ’88’ di wilayah Parigi.
Kegiatan kurban yang telah berjalan selama enam tahun terakhir itu menjadi simbol kuatnya rasa persaudaraan dan kepedulian sosial antar-alumni.
Bahkan Tahun 2026 ini kembali kelompok alumni SMAN 1 Parigi tahun 1988 menjadi pelaksanaan kurban ke-enam yang digelar komunitas tersebut sejak pertama kali dimulai pada 2020.
“Alhamdulillah, kurban tahun 2026 merupakan kurban ke-enam dari Sahabat ’88’ yang terus melakukan temu sahabat tanpa ada yang merasa terpinggirkan. Ini menunjukkan antusiasme dan niat tulus teman-teman untuk terus berbagi dengan masyarakat sekitar,” ujar Dadang selaku ketua alumni ’88’ di Parigi.
Dadang bilang dalam sesi pernyataannya pada Kamis (28/5/2026), para anggota memiliki kesadaran sendiri untuk ikut berkurban tanpa harus direkrut secara khusus.
Setiap tahun kata Kepala Perhubungan Laut wilayah Tolitoli ini, para alumni dengan sukarela mengisi data sebagai peserta kurban demi menjaga tradisi berbagi di momentum Idul Adha.
Menurutnya, pada periode 2021 hingga 2023, Sahabat ’88’ mampu menghimpun dua ekor hewan kurban setiap tahun. Sementara tahun ini jumlah kurban berkurang menjadi satu ekor, namun semangat kebersamaan tetap terjaga.
“Kami berharap tahun depan jumlah kurban bisa kembali bertambah. Yang penting silaturahmi dan semangat berbagi tetap terpelihara,” katanya.
Selain kegiatan kurban, Sahabat ’88’ Pariwisata juga aktif menjalankan program penghijauan sebagai bagian dari proyek amal jangka panjang. Dalam waktu dekat, kelompok alumni SMAN 1 Parigi ini berencana melanjutkan penanaman 1.400 pohon yang sebelumnya sempat tertunda.
Program penanaman pohon itu kata Dadang direncanakan akan dilakukan sepanjang 1,4 kilometer sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan daerah. Sebelumnya, komunitas alumni SMAN 1 Parigi ini juga telah menanam sekitar 1.000 pohon di sejumlah lokasi.
Dadang berharap pemerintah daerah dapat ikut membantu merawat pohon-pohon yang telah ditanam agar program penghijauan tersebut dapat memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Ia juga mengajak alumni lain yang belum tergabung untuk ikut bergabung dalam Sahabat ’88’ yang bernostalgia.
Karena enurutnya, kegiatan sosial dan penghijauan yang dijalankan komunitas tersebut merupakan amal jariyah yang diharapkan terus memberi keberkahan bagi banyak orang, pungkasnya. (**)
- Penulis: Martha Budiyon
- Editor: Sumardin (Pde)
- Sumber: Alumni SAMN 1 Parigi '88'

Saat ini belum ada komentar