Bupati Erwin Dorong Penguatan Keamanan Data dalam Transformasi Digital Pemerintah
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 22
- comment 0 komentar

Ket: Bupati Erwin buka Workshop ITSA (f-ist)
PARIGI | Harian Sulawesi – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, membuka Workshop Information Technology Security Assessment (ITSA) bagi Aplikasi Mandiri Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Parigi Moutong itu bertujuan meningkatkan keamanan aplikasi pemerintah daerah di tengah meningkatnya ancaman serangan siber dan risiko kebocoran data.
Dalam sambutannya, Erwin Burase mengapresiasi penyelenggaraan workshop sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola keamanan informasi di lingkungan pemerintah daerah.
Menurutnya, transformasi digital melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah mendorong lahirnya berbagai aplikasi yang dikembangkan secara mandiri oleh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Namun, ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi juga membawa tantangan berupa ancaman keamanan siber yang semakin kompleks.
“Melalui Workshop IT Security Assessment ini, kita dapat mengidentifikasi potensi kerentanan, mengevaluasi tingkat keamanan aplikasi, serta menyusun langkah-langkah perbaikan untuk melindungi data dan layanan publik dari berbagai ancaman siber,” kata Erwin.
Ia menegaskan, upaya penguatan keamanan informasi sejalan dengan Peraturan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Persandian untuk Pengamanan Informasi di Pemerintah Daerah.
Menurut Erwin, keamanan informasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Diskominfo, melainkan seluruh aparatur pemerintah yang mengelola data dan sistem elektronik.
Karena itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang aman, andal, dan terpercaya.
“Kita harus menjaga kerahasiaan, keutuhan, ketersediaan, dan keaslian informasi yang dikelola pemerintah demi melindungi data masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Parigi Moutong, Hairudin, mengatakan workshop tersebut mengusung tema “Aplikasi Aman, Data Terlindungi, Pelayanan Publik Berkualitas”.
Menurut Hairudin, keamanan informasi menjadi aspek yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan modern, terutama di tengah meningkatnya ancaman siber yang dapat mengganggu layanan publik.
“Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam memahami konsep, metode, dan implementasi penilaian keamanan teknologi informasi sesuai standar dan praktik terbaik,” jelasnya.
Kegiatan menghadirkan narasumber Tatin Supriatin, S.Kom., Penelaah Teknis Kebijakan pada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah.
Materi yang diberikan berfokus pada pelaksanaan IT Security Assessment serta penguatan kemampuan aparatur dalam mengidentifikasi dan memitigasi risiko keamanan pada aplikasi pemerintahan.
Workshop diikuti oleh perwakilan organisasi perangkat daerah, kepala subbagian, serta operator aplikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap kualitas keamanan sistem elektronik terus meningkat sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif, aman, dan terpercaya. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Sumardin (Pde)
- Sumber: Dinas Kominfo Parimo

Saat ini belum ada komentar