Alhamdulillah! Kabupaten Tojo Una‑Una Raih Opini WTP ke‑14 Kali Berturut‑turut
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar

TOUNA | Harian Sulawesi – Sidang Paripurna Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025 digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Tojo Una‑Una, Rabu (24/6/2026). Sidang dipimpin Ketua DPRD Gusnar A. Sulaeman, didampingi Wakil Ketua Rizal Panjili dan Jafar M. Amin.
Dalam pidato pengantarnya, Bupati Ilham Lawidu mengumumkan pemerintah daerah kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk kali ke‑14 berturut‑turut.

Pelaksanaan Sidang Patipurna DPRD Touna (f-ist)
Prestasi ini mengukuhkan Tojo Una‑Una sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Sulawesi Tengah.
Menurut Bupati, pelaksanaan APBD berjalan di tengah tantangan pembangunan, sehingga dikelola secara lebih efektif, efisien dan tepat sasaran.
Segala kebijakan anggaran diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, memperkuat ekonomi daerah serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kami sadar tantangan fiskal cukup berat. Namun kami pastikan setiap rupiah APBD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ilham.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, DPRD dan seluruh elemen tetap terjaga demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.
Pemerintah menegaskan, opini WTP bukan tujuan akhir, melainkan bukti disiplin keuangan yang harus menjadi sarana mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Pengelolaan yang baik menjamin setiap program benar‑benar berdampak langsung bagi masyarakat.
Secara rinci, pendapatan ditargetkan Rp1,258 triliun, terealisasi 95,84 persen. Belanja dianggarkan Rp1,312 triliun, terserap 94,72 persen. Penerimaan pembiayaan dari SiLPA 2024 mencapai 100 persen, sedangkan pengeluaran pembiayaan 86,95 persen. SiLPA tahun 2025 tercatat sebesar Rp17,34 miliar.
Ketua DPRD Gusnar A. Sulaeman menyatakan sidang ini merupakan tahap paripurna pembahasan LKPJ 2025 sekaligus pelaksanaan fungsi pengawasan legislatif pada tahun 2026.
“Setelah ini, kami akan lanjutkan dengan rapat komisi dan kunjungan ke lapangan untuk meninjau pelaksanaan program,” tegasnya. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Sumardin (Pde)
- Sumber: H. Sam Asiku

Saat ini belum ada komentar