DPRD Soroti Pelayanan RSUD Anuntaloko, Pasien Disebut Dirawat di Ruang Rusak
- calendar_month Kam, 30 Apr 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar

PARIMO, Harian Sulawesi – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Mohammad Fadli, menyoroti kondisi pelayanan di RSUD Anuntaloko Parigi yang dinilai masih bermasalah, terutama di ruang perawatan kelas III.
Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna laporan panitia khusus (pansus) yang dipimpin Sayutin Budianto, Kamis (30/4/2026).
Fadli mengungkapkan, terdapat sejumlah persoalan mendasar dalam pelayanan rumah sakit, mulai dari kurangnya rasa peduli, lambatnya respons, hingga sistem kerja yang dinilai tidak berjalan optimal.
Ia mencontohkan kondisi ruang perawatan kelas III yang disebutnya sudah rusak parah namun tetap digunakan untuk merawat pasien.
“Ada satu ruangan yang digunakan untuk merawat pasien, namun kondisinya sudah rusak parah sehingga tidak layak pakai,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi tersebut berdampak langsung pada pasien, terutama yang pascaoperasi dan memiliki keterbatasan mobilitas.
Fadli menyebut, pasien harus dipindahkan ke ruangan lain setiap kali ingin ke kamar mandi karena fasilitas yang tidak memadai. Bahkan, dalam beberapa kasus, pasien terpaksa dibantu keluarga, bukan petugas medis.
“Pasien yang tidak bisa berjalan harus diangkut menggunakan kursi roda, bahkan ada yang diangkat oleh keluarganya,” katanya.
Ia juga mengaku telah melaporkan persoalan tersebut kepada pihak terkait, namun hingga pasien selesai dirawat tidak ada tindakan perbaikan maupun pemindahan ke ruangan yang lebih layak.
Selain itu, Fadli menyinggung adanya laporan lain yang dinilai memprihatinkan, seperti jenazah yang terlambat ditangani hingga menimbulkan kondisi tidak layak.
Menurut dia, hal tersebut menunjukkan lemahnya kepedulian, respons, dan sistem pengelolaan di rumah sakit.
“Ini bukan hanya soal bangunan, tapi soal rasa peduli, kecepatan tanggapan, dan sistem kerja yang tidak berjalan dengan baik,” ujarnya.
Fadli menegaskan, keluhan masyarakat yang berulang namun tidak ditindaklanjuti menjadi indikasi adanya persoalan serius dalam manajemen pelayanan rumah sakit.
Ia juga meminta agar pihak eksekutif dan legislatif dapat turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi tersebut secara nyata.
“Kalau memungkinkan, kita turun langsung melihat kondisi di lapangan agar ada solusi konkret,” katanya.
DPRD menilai persoalan pelayanan di RSUD Anuntaloko, khususnya di ruang perawatan kelas III, perlu segera mendapat perhatian serius agar tidak terus berdampak pada keselamatan dan kenyamanan pasien. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id

Saat ini belum ada komentar