Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Parimo » Rekrutmen Guru Terpencil Tak Bisa Sembarangan, Sunarti: Gaji APBN Harus Lewat Seleksi Nasional

Rekrutmen Guru Terpencil Tak Bisa Sembarangan, Sunarti: Gaji APBN Harus Lewat Seleksi Nasional

  • calendar_month 37 menit yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar

Foto: Dokumen @bisalanews

PARIGI MOUTONG, Sulteng Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, SPd., MPd di dampingi Kabid SD Ibrahim, SE, MAP menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat merekrut guru untuk ditempatkan di daerah terpencil dengan gaji yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara langsung.

Guru dengan gaji APBN harus direkrut melalui mekanisme seleksi nasional sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Dalam penjelasannya, Senin (3/8/2026), Sunarti mengatakan bahwa guru yang menerima gaji dari APBN hanya dapat diangkat melalui jalur Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Peran pemerintah daerah sebatas mengusulkan kebutuhan formasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui sistem perencanaan nasional.

“Pemda tidak boleh merekrut sendiri lalu membebankan gaji ke APBN. Rekrutmen guru yang dibiayai APBN harus melalui seleksi nasional PPPK atau CPNS,” ujar Sunarti.

Ia menjelaskan, sebelum membuka formasi, pemerintah daerah harus memetakan kebutuhan guru di sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil atau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Usulan tersebut mencakup jenjang pendidikan, mata pelajaran, lokasi penempatan, serta jumlah guru yang dibutuhkan. Selanjutnya, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN, dilanjutkan seleksi administrasi, kompetensi, hingga wawancara sebelum peserta yang lulus diangkat dan ditempatkan sesuai formasi.

Sunarti juga menyarankan agar pemerintah daerah memprioritaskan pelamar yang berasal dari daerah setempat. Langkah itu dinilai dapat mengurangi potensi perpindahan guru setelah diangkat.

Selain itu, calon guru juga dapat diminta menandatangani surat pernyataan bersedia bertugas di daerah terpencil dalam jangka waktu tertentu.

Menurut Sunarti, penempatan di daerah terpencil tidak otomatis membuat seorang guru berstatus PPPK paruh waktu. Guru PNS maupun PPPK penuh waktu yang ditempatkan di wilayah terpencil tetap menerima gaji penuh dari APBN dan berhak memperoleh Tunjangan Khusus Guru di daerah terpencil.

Sementara itu, status paruh waktu merupakan kategori kepegawaian tersendiri yang tidak berkaitan langsung dengan lokasi penugasan, tutup sosok calon orang tua guru di Parimo ini. (**)

  • Penulis: Sumardin (Pde)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merekam Gemilang 15 Tahun Genre Sulteng: Bunda Genre Parigi Moutong Hadiri Pembukaan Adujak 2026

    Merekam Gemilang 15 Tahun Genre Sulteng: Bunda Genre Parigi Moutong Hadiri Pembukaan Adujak 2026

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Foto: istimewa KOTA PALU, Sulteng – Dukungan penuh terhadap tumbuh kembang remaja yang berkualitas dan berkarakter terus digelorakan oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Bunda Genre Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, didampingi Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Parigi Moutong, Kartikowati, menghadiri Pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore […]

  • Ingatkan Sadar Wajib Pajak, Satlantas Polres Banggai Dampingi Samsat Keliling

    Ingatkan Sadar Wajib Pajak, Satlantas Polres Banggai Dampingi Samsat Keliling

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Ket: Satlantas Polres Banggai bersama Samsat Wilayah V, saat menggelar penegakan hukum dan Samsat keliling. (Foto: Humas Polres Banggai) LUWUK | Harian Sulawesi – Bersama Samsat Wilayah V, Satlantas Polres Banggai menggelar penegakan hukum dan kegiatan Samsat keliling di halaman Mapolsek Luwuk, Senin (18/5) pagi kemarin. Kasat Lantas Polres Banggai, IPTU Ade Irvan Rivai Kurnia, mengatakan, […]

  • Milad ke-109 Aisyiyah, Wabup Abd Sahid Ajak Perkuat Dakwah Kemanusiaan dan Tebar Keberkahan

    Milad ke-109 Aisyiyah, Wabup Abd Sahid Ajak Perkuat Dakwah Kemanusiaan dan Tebar Keberkahan

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Foto : Milad Aisyiah Kabupaten Parigi Moutong (f-Pde) PARIGI | Harian Sulawesi – Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah di Kabupatrn Parigi Moutong menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi perempuan Islam dalam membangun peradaban, memperluas dakwah kemanusiaan, serta menghadirkan nilai-nilai perdamaian di tengah kehidupan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan pada peringatan Milad ke-109 Aisyiyah yang mengusung […]

  • Dikira Didemo, Kapolres Parimo Kena Prank Padahal Kejutan Ulang Tahun Bhayangkara dari Warga

    Dikira Didemo, Kapolres Parimo Kena Prank Padahal Kejutan Ulang Tahun Bhayangkara dari Warga

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Foto : Kapolres AKBP Dr Hendrawan kena ‘Prank’ warga di HUT Bhayangkara ke 80 PARIGI | Rabu (1 Juni 2026) – Kapolres Parigi Moutong AKBP Dr. Hendrawan, A.N., sempat dibuat tegang setelah menerima laporan adanya aksi demonstrasi dari Aliansi Masyarakat Parigi Moutong Bersatu di Markas Polres Parigi Moutong, Rabu (1/7/2026) sore. Namun, situasi yang semula […]

  • 35 Rumah Kemas Durian di Sulteng Belum Berizin Ekspor, Karding: Jika Ekspor, Itu Penyelundupan

    35 Rumah Kemas Durian di Sulteng Belum Berizin Ekspor, Karding: Jika Ekspor, Itu Penyelundupan

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PARIMO | Harian Sulawesi – Badan Karantina Indonesia (Barantin) mengungkap fakta mengejutkan di balik tingginya ekspor durian asal Sulawesi Tengah. Dari total 42 rumah kemas atau packing house (PH) durian yang tersebar di wilayah tersebut, hanya tujuh unit yang telah mengantongi izin resmi untuk mengekspor ke Tiongkok. Artinya, sebanyak 35 rumah kemas lainnya belum memiliki […]

  • PABKI Sulteng Resmi Miliki Lapangan Latihan II di Palu Timur, Siap Cetak Atlet Berprestasi

    PABKI Sulteng Resmi Miliki Lapangan Latihan II di Palu Timur, Siap Cetak Atlet Berprestasi

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Muhamad Ryan Putra, S.S
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Foto: istimewa PALU, Sulteng – Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) Sulawesi Tengah bersama Central Celebes Throwing Club (CCTC) Palu kini memiliki fasilitas latihan baru. Yakni Lapangan Latihan II PABKI Sulteng yang terletak di wilayah Palu Timur. Lapangan yang berada di Jl. Otista ini resmi dibuka dan mulai digunakan setelah melalui proses peresmian yang […]

error: Content is protected !!
expand_less