Pria Mengamuk Bawa Dua Parang di Desa Lobu, Dua Warga Dibacok hingga Luka Parah
- calendar_month Sen, 25 Mei 2026
- visibility 101
- comment 0 komentar

PARIMO | Harian Sulawesi – Aksi penganiayaan brutal terjadi di Dusun V Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Seorang pria berinisial GI (30) diduga mengamuk sambil membawa dua bilah parang dan membacok dua warga hingga mengalami luka serius.
Peristiwa tersebut membuat warga setempat panik setelah pelaku disebut menyerang korban secara membabi buta menggunakan senjata tajam.
Dua korban dalam kejadian itu yakni Deni Londa (29) dan Kamudin Ombou alias Kai (71). Keduanya mengalami luka parah dan harus mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Deni Londa sedang memasak di dapur rumahnya. Tiba-tiba pelaku datang sambil membawa dua parang dan langsung melakukan penyerangan.
Korban sempat menangkis sabetan parang menggunakan tangan sebelum akhirnya melarikan diri. Akibat serangan itu, Deni mengalami luka pada tangan kiri dan punggung sebelah kiri.
Setelah menyerang korban pertama, pelaku kemudian masuk ke rumah Kamudin Ombou alias Kai dan kembali melakukan pembacokan.
Korban lanjut usia tersebut mengalami luka berat di bagian leher kanan, luka pada lengan kanan, serta jari-jari kedua tangannya putus akibat sabetan senjata tajam.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi. Namun pelaku lebih dahulu melarikan diri sebelum berhasil diamankan aparat kepolisian.
Saat ini, Deni Londa menjalani perawatan di Puskesmas Moutong. Sementara Kamudin Ombou dirawat intensif di RS Buluye Napoae Moutong dan direncanakan dirujuk ke RSUD Parigi karena kondisi lukanya cukup serius.
Kapolsek Moutong AKP Felix Alfons Saudale membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku.
“Begitu menerima laporan, personel Polsek Moutong langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, membuat laporan polisi, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri usai kejadian,” ujar Felix.
Kapolsek menegaskan pihaknya akan bertindak tegas terhadap pelaku sesuai hukum yang berlaku. Polisi juga meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi gangguan keamanan lanjutan.
“Kami mengimbau keluarga korban maupun masyarakat agar tetap menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian,” katanya.
Hingga saat ini, situasi di Desa Lobu dilaporkan tetap kondusif, sementara aparat kepolisian terus memburu pelaku yang masih melarikan diri. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Sumardin (Pde)
- Sumber: Bidhumas Polres Parimo

Saat ini belum ada komentar