Forum Pemuda Tolitoli Soroti Dugaan Lemahnya Penanganan Narkoba di Desa Lingadan, Begini Pernyataannya
- calendar_month Sel, 26 Mei 2026
- visibility 159
- comment 0 komentar

Ket: Ardan , ketua forum lintas pemuda Tolitoli (f-ist)
TOLITOLI | Harian Sulawesi – Surat Kepala Desa Lingadan, Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli, kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah terkait permohonan penanganan darurat penyalahgunaan narkoba menuai sorotan dari kalangan pemuda.
Ketua Forum Pemuda Tolitoli, Ardan, menilai langkah kepala desa tersebut menjadi sinyal lemahnya penanganan kasus narkoba di tingkat kabupaten, khususnya oleh Polres Tolitoli.

Surat resmi kepala desa Lingadan yang ditujukan ke pada Kepala BNNP sulteng tentang permohonan penanganan darurat penyalahgunaan narkoba di desa Lingadan
Menurut Ardan, kondisi peredaran narkoba di Desa Lingadan sudah masuk kategori mengkhawatirkan karena menyasar kalangan muda dan berlangsung cukup lama.
“Kalau kepala desa sampai menyurati langsung Kepala BNNP Sulawesi Tengah, berarti ada persoalan serius dalam penanganan narkoba di daerah. Jangan sampai muncul kesan ada pembiaran,” kata Ardan, Selasa (26/5/2026).
Dia menduga terdapat rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap keseriusan aparat dalam menuntaskan kasus narkoba di Desa Lingadan. Menurut dia, banyak warga, khususnya kalangan pemuda, yang telah terjerat persoalan narkotika.
Ardan mengatakan kondisi tersebut bukan lagi menjadi rahasia di tengah masyarakat. Namun hingga kini, peredaran narkoba di desa itu dinilai belum tersentuh secara maksimal oleh aparat penegak hukum.
“Padahal sebenarnya ini tidak terlalu sulit jika memang ada keseriusan untuk menindak,” ujarnya.
Ia juga menyebut surat Kepala Desa Lingadan kepada BNNP Sulawesi Tengah dapat dimaknai sebagai bentuk kritik keras terhadap penanganan narkoba di Kabupaten Tolitoli.
Menurut Ardan, maraknya peredaran narkoba di sejumlah desa, khususnya Desa Lingadan, menjadi alasan kepala desa memilih meminta perhatian langsung kepada BNN tingkat provinsi.
“Ini menjadi bentuk evaluasi bagi Polres Tolitoli dalam penanganan narkoba. Karena masyarakat melihat peredaran narkoba masih marak dan terkesan ada pembiaran,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Desa Lingadan dilaporkan telah mengirim surat kepada Kepala BNNP Sulawesi Tengah untuk meminta penanganan darurat terhadap penyalahgunaan narkoba yang disebut semakin mengkhawatirkan di wilayahnya. (**)
- Penulis: Mahdi Rumi

Saat ini belum ada komentar