Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parimo » Tanggul Jebol 2 Bulan, Kebun Warga Terendam; DPRD Parimo Semprot Bupati “Hanya Diam”

Tanggul Jebol 2 Bulan, Kebun Warga Terendam; DPRD Parimo Semprot Bupati “Hanya Diam”

  • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
  • visibility 289
  • comment 0 komentar

MOUTONG, Harian Sulawesi Tanggul jebol di Desa Silapae, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, belum juga ditangani meski sudah berlangsung hampir dua bulan.

Akibatnya, air payau terus menggenangi lebih dari 10 hektar perkebunan warga hingga tanaman kelapa dan coklat mulai menunjukkan tanda-tanda mati.

Kondisi tersebut memicu kemarahan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Moutong Bersaudara, Arifin Dg Palalo dari Partai Gerindra.

Politisi Senior Gerindra ini menilai Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terkesan “hanya diam” karena belum melakukan langkah konkret di lapangan.

“Saya meminta penjelasan langsung, kenapa sudah hampir dua bulan belum ada satu pun bantuan alat dari pemerintah daerah. Warga hanya butuh ekskavator untuk menangani tanggul ini, tapi sampai hari ini tidak ada perhatian ” kata Arifin dengan nada kecewa, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, masyarakat Desa Silapae Kecamatan Moutong menggantungkan hidup dari hasil kebun kelapa yang dipanen setiap tiga bulan. Namun kini, perkebunan mereka perlahan rusak akibat terendam air asin yang terus masuk dari tanggul jebol.

“Anak-anak di sana hidup dari kebun kelapa. Sekarang tinggal menunggu waktu pohon-pohon itu mati. Sudah dua bulan terendam air, daunnya mulai menguning,” ujarnya.

Arifin mengaku sudah menghubungi dinas terkait hingga mengirim foto kondisi lokasi kepada Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase. Namun, menurut dia, belum ada respons maupun tindakan nyata dari pemerintah daerah.

“Sudah saya kirim WhatsApp dan foto-fotonya ke Bupati, tapi belum ada balasan. Air terus naik dan tidak pernah surut, tapi Bupati seolah enggan turun langsung melihat kondisi masyarakat,” katanya.

Ia juga menyebut sudah meminta dinas terkait segera mengirim minimal satu unit alat berat agar penanganan darurat bisa dilakukan.

“Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Masyarakat sudah sangat gelisah,” tegasnya.

Lebih ditegaskannya, Pemda Parimo tidak ada alasan lagi menunda sampai besok atau lusa karena kondisi ini sudah berlangsung 2 bulan lamanya tapi belum ada penanganannya dan mengharapkan alat berat biar hanya 1 unit mengingat pohon kelapa, kakao, jambu mente dan lainya sudah pasti akan mati jika lambat penanganannya.

Kepala Desa Silapae, Suprin Kambelu, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan pemerintah desa sudah berkali-kali melaporkan persoalan tanggul jebol ke pemerintah kecamatan hingga instansi terkait sejak dua bulan lalu.

“Sudah kami sampaikan semuanya ke dinas terkait, bahkan sampai ke provinsi. Pihak provinsi sudah turun meninjau lokasi, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata,” ujar Suprin saat dihubungi terpisah.

Menurut dia, warga saat ini hanya membutuhkan bantuan alat berat untuk membuka aliran air dan mencegah genangan terus masuk ke area perkebunan.

“Intinya kami hanya butuh satu unit alat berat untuk mengalirkan air supaya tidak terus menggenangi kebun warga,” katanya.

Suprin mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat yang mulai kehilangan harapan akibat kerusakan kebun yang menjadi sumber penghidupan utama mereka. (**)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syarat Legal Berkendara, Polres Banggai Kembali Buka Layanan SIM Keliling

    Syarat Legal Berkendara, Polres Banggai Kembali Buka Layanan SIM Keliling

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Ket: Polres Banggai buka layanan SIM keliling. (Foto: Humas Polres Banggai) LUWUK | Harian Sulawesi – Satuan Lalu Lintas Polres Banggai mempermudah masyarakat Kabupaten Banggai yang ingin mengurus perpanjangan surat kendaraan, dengan membuka kembali layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling. Layanan SIM keliling ini dilaksanakan mulai Senin (18/5) mulai pukul 08.00 – 14.00 wita di depan […]

  • Bupati Erwin Burase Bilang Durian Parigi Moutong Bisa Tembus ke – Tiongkok Karena Ada Sosok Faradiba Zaenong, Benarkah?

    Bupati Erwin Burase Bilang Durian Parigi Moutong Bisa Tembus ke – Tiongkok Karena Ada Sosok Faradiba Zaenong, Benarkah?

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Faradiba Zaenong Sosok ‘Kartini’ Pembela Kaum Petani Durian  Foto : Faradiba Zaenong (f-Pde) PARIGI | Harian Sulawesi – Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mengakui bahwa produk durian saat ini mendapat perhatian manca negara sebagai durian ekspor melalui pengiriman yang pertama kali di bulan Pebruari tahun 2026 ke – Tiongkok sebanyak 27 ton. Keberhasilan ini kata […]

  • Bupati Erwin Burase Tinjau Kondisi Asrama Mahasiswa Parigi Moutong di Kota Palu

    Bupati Erwin Burase Tinjau Kondisi Asrama Mahasiswa Parigi Moutong di Kota Palu

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 186
    • 0Komentar

    PALU, Harian Sulawesi – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, meninjau langsung kondisi Asrama Parigi Moutong, Rabu (6/5/2026), guna melihat fasilitas serta menyerap kebutuhan para penghuni. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi asrama yang dinilai masih membutuhkan peningkatan, terutama pada infrastruktur penunjang seperti jaringan internet, sistem keamanan, dan sarana pendukung lainnya. Dalam kegiatan itu, Bupati […]

  • Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Kampal

    Polres Parigi Moutong Gelar Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Kampal

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PARIGI, Sulawesi Tengah – Jajaran Polres Parigi Moutong menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Selasa (5/5/2026) pagi, sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA itu merupakan hasil kerja sama dengan Perum Bulog, dengan fokus menyediakan beras berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat. […]

  • Kepala Karantina RI Dorong Ribuan Hektare Kebun Durian Parigi Moutong Segera Terdaftar Ekspor

    Kepala Karantina RI Dorong Ribuan Hektare Kebun Durian Parigi Moutong Segera Terdaftar Ekspor

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Ket: Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding saat kunker di Parimo (f-Pde) PARIMO | Harian Sulawesi – Kepala Badan Karantina Indonesia (BKI) Abdul Kadir Karding melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (28/5/2026). Kunjungan tersebut dipusatkan di PT. Sentra Pangan Sejahtera (SPS), Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, untuk membahas penguatan ekspor […]

  • Pasutri di Wakai Touna Ditangkap, Polisi Sita Sabu hingga Obat Keras

    Pasutri di Wakai Touna Ditangkap, Polisi Sita Sabu hingga Obat Keras

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 138
    • 0Komentar

    F- Istimewa for @hariansulawesi TOUNA, Harian Sulawesi – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tojo Una-Una (Touna) menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dan obat-obatan terlarang di Desa Wakai, Kecamatan Una-Una. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap sepasang suami istri yang diduga menjadi pengedar. Operasi dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Touna IPTU Rizal Polii, SH, setelah pihak kepolisian […]

error: Content is protected !!
expand_less