Dekranasda Parigi Moutong Perkenalkan Motif Bomba Saga di HUT Ke-46 Dekranas di Makassar
- calendar_month Sab, 11 Jul 2026
- visibility 32
- comment 0 komentar

Foto: istimewa
MAKASSAR | Harian Sulawesi – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Parigi Moutong memperkenalkan motif khas daerah terbarunya, Bomba Saga, dalam ajang Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall (TSM) dan Hotel Claro Makassar, Jumat (10/7/2026).
Kehadiran motif Bomba Saga pada pameran kriya wastra Nusantara tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong untuk mendorong produk kerajinan lokal agar semakin dikenal di pasar nasional hingga internasional.
Puncak peringatan HUT Ke-46 Dekranas mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” dan dibuka langsung oleh Selvi Ananda Gibran Rakabuming. Kegiatan itu juga dihadiri Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, serta ribuan peserta dan pengurus Dekranasda dari seluruh provinsi di Indonesia.
Ketua Dekranasda Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, memimpin langsung delegasi daerah dengan membawa misi memperkenalkan identitas budaya Parigi Moutong sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan perajin lokal.
Menurut Hestiwati, momentum tersebut bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan transfer pengetahuan antarpelaku kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia.
“Melalui momentum ini, kami ingin memperkenalkan potensi kriya dan kerajinan Parigi Moutong kepada masyarakat luas, khususnya motif Bomba Saga. Semoga para perajin dan pelaku UMKM kita semakin termotivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar,” ujar Hestiwati.
Keikutsertaan Dekranasda Parigi Moutong dalam peringatan HUT Dekranas diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra strategis dan pembeli skala besar, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi perajin lokal untuk memahami tren kriya berkelanjutan yang diminati pasar global.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menilai pengenalan motif Bomba Saga dapat menjadi salah satu upaya memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal dan mendorong produk kerajinan daerah memiliki daya saing yang semakin tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (**)
Sumber: Diskominfo Parigi Moutong
- Penulis: hariansulawesi.id

Saat ini belum ada komentar