BMKG Pastikan Gempa M 6,7 di Parigi Moutong Tak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Tak Percaya Hoaks
- calendar_month Rab, 17 Jun 2026
- visibility 40
- comment 0 komentar

PARIGI | Harian Sulawesi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026), tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Kepastian tersebut disampaikan BMKG setelah melakukan analisis terhadap sumber gempa yang terjadi.
Berdasarkan hasil pemodelan, gempa dipicu oleh aktivitas Sesar Sausu yang merupakan sesar geser (strike-slip) aktif di daratan.
Karena pusat gempa berada di wilayah darat, tidak terjadi deformasi dasar laut yang dapat memicu terbentuknya gelombang tsunami.
BMKG juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial dan grup percakapan terkait fenomena air laut surut pascagempa.
Lembaga tersebut menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan fenomena pasang surut air laut yang normal dan tidak berkaitan dengan tanda-tanda tsunami.
“Masyarakat diminta tidak panik dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya,” demikian keterangan BMKG dalam siaran pers yang diterima, Rabu (17/6/2026).
Meski tidak berpotensi tsunami, BMKG mengingatkan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Aktivitas tersebut merupakan proses alamiah pelepasan sisa energi setelah gempa utama.
Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa sebelumnya.
BMKG bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mengimbau warga untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak hingga dipastikan aman digunakan kembali.
Selain itu, warga diminta memeriksa kondisi rumah masing-masing sebelum kembali beraktivitas di dalam bangunan guna menghindari risiko runtuhan.
Masyarakat juga diingatkan untuk menyaring setiap informasi yang diterima dan hanya merujuk pada sumber resmi, seperti aplikasi InfoBMKG, kanal media sosial resmi BMKG, maupun informasi dari pemerintah daerah melalui BPBD Parigi Moutong.
BMKG berharap masyarakat tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta terus mengikuti perkembangan informasi dari lembaga resmi terkait kebencanaan. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Adelia Safitri
- Sumber: BPBD Parigi Moutong

Saat ini belum ada komentar