Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Hendrawan: Kepercayaan Publik Dibangun Lewat Pelayanan Humanis dan Berkeadilan
- calendar_month Rab, 1 Jul 2026
- visibility 48
- comment 0 komentar

Foto : Istimewa
PARIGI | Rabu (1 Juli 2026) – Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan, A.N., menyebut peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menjadi momentum bagi seluruh anggota Polri untuk melakukan introspeksi, evaluasi, dan refleksi terhadap pelaksanaan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Hal itu disampaikannya dalam acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu (1/7/2026).
Dalam sambutannya, Kapolres mengatakan tema Hari Bhayangkara tahun ini, “Polri untuk Masyarakat”, menegaskan komitmen institusi untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya dengan mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menurut Hendrawan, makna tema tersebut mengharuskan setiap anggota Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis, responsif, profesional, transparan, serta akuntabel.
Ditegaskan Kapolres, bahwa kepercayaan masyarakat hanya dapat dibangun melalui pelayanan prima, penegakan hukum yang berkeadilan, serta perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Kapolres juga menekankan bahwa terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya bergantung pada Polri, melainkan merupakan hasil sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, media massa, dan seluruh elemen masyarakat.
Atas dukungan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Parigi Moutong.
Di sisi lain, Hendrawan mengingatkan seluruh personel agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan kejahatan siber dan berbagai bentuk kejahatan kontemporer yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi informasi.
Menurutnya, ancaman kejahatan kini tidak hanya terjadi di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital.
Kapolres menyebut sejumlah bentuk kejahatan yang perlu diantisipasi, mulai dari penyebaran hoaks, penipuan daring, perjudian online, penyalahgunaan media sosial, peretasan, hingga berbagai tindak kejahatan siber lainnya. Karena itu, personel Polri dituntut terus meningkatkan kemampuan dan kompetensi agar mampu menjawab tantangan tersebut.
Dalam arahannya, Kapolres memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel, di antaranya memegang teguh nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman moral, meningkatkan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi informasi, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan sebagai benteng untuk mencegah penyimpangan, pelanggaran disiplin, maupun tindak pidana.
Dia juga mengingatkan personel agar bijak menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Menutup sambutannya, Hendrawan menyatakan optimistis seluruh personel Polres Parigi Moutong memiliki kemampuan, semangat, dan dedikasi yang tinggi.
Dirinya mengajak seluruh anggota menjadikan setiap tantangan sebagai motivasi untuk terus berkembang, memperkuat solidaritas, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pelayanan yang humanis dan berkeadilan demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Sumardin (Pde)

Saat ini belum ada komentar