Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Info Desa » Gubernur Anwar Hafid Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Gempa M 6,7 di Sigi

Gubernur Anwar Hafid Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Gempa M 6,7 di Sigi

  • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Fokus Utama: Keselamatan Warga dan Penuhan Kebutuhan Dasar

SIGI | Harian Sulawesi – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., turun langsung meninjau wilayah yang paling parah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah ini pada Selasa (16/6/2026).

Kunjungan kerja dilakukan di Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pada Rabu (17/6/2026) guna melihat langsung kondisi lapangan dan mendengarkan aspirasi warga.

Di lokasi, Gubernur meninjau kerusakan rumah-rumah warga serta berdialog secara langsung dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan mendesak pascagempa.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa keselamatan jiwa menjadi prioritas utama penanganan.

“Yang paling utama adalah menyelamatkan nyawa rakyat. Nyawa masyarakat berada di atas segalanya. Pastikan seluruh warga terdata, berada di tempat yang aman, dan kebutuhan dasarnya terpenuhi selama masa tanggap darurat dan rehabilitasi,” tegas Anwar Hafid.

Pemerintah provinsi saat ini memfokuskan penanganan pada ketersediaan kebutuhan pokok, meliputi makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta tempat pengungsian yang layak.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat yang telah bergerak cepat memberikan bantuan.

Berdasarkan laporan lapangan, dampak gempa melanda lima desa di Kecamatan Nokilalaki, yaitu Desa Kamarora A, Kamarora B, Kadidia, Sopu, dan Bulili. Kebutuhan mendesak yang paling dibutuhkan saat ini adalah pasokan air bersih, tenda dan terpal sebagai tempat berlindung sementara, serta perbaikan pada fasilitas umum dan rumah ibadah yang rusak.

Gubernur meminta pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap kerusakan bangunan.

Data tersebut nantinya menjadi dasar untuk mempercepat proses bantuan dan perbaikan.

“Sambil berjalan, kami akan segera berkoordinasi untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Rumah-rumah warga yang rusak harus segera didata agar proses bantuan dan perbaikannya bisa dilakukan secepat mungkin,” ujarnya.

Selain kerusakan bangunan, Gubernur juga mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya lanjutan.

Ia menyoroti adanya longsor di kawasan pegunungan sekitar Kamarora dan meminta instansi terkait melakukan kajian lapangan guna mengantisipasi risiko banjir bandang.

“Meski berdasarkan informasi BMKG intensitas gempa sudah mulai menurun, jangan sampai lengah. Potensi bahaya lain seperti longsor dan luapan air harus diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur secara simbolis menyerahkan bantuan darurat berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada warga melalui pemerintah desa setempat.

Gubernur memastikan pemerintah akan terus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan berjalan sempurna.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tertinggal. Kita akan bekerja semaksimal mungkin agar kondisi ini segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitasnya dengan aman,” pungkasnya.

Sementara itu, data sementara BPBD Sulawesi Tengah mencatat sekitar 800 unit rumah warga mengalami kerusakan, dengan rincian 720 unit rusak ringan, 68 unit rusak sedang, dan 12 unit rusak berat.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Arnila H.M. Ali, Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Sulawesi Tengah. (**)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akibat Banjir Jalur Trans Sulawesi Putus, PemDes Tolai Bergerak Genjot Normalisasi Sungai Penebel

    Akibat Banjir Jalur Trans Sulawesi Putus, PemDes Tolai Bergerak Genjot Normalisasi Sungai Penebel

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle DD/kabarsulteng.id
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Foto : Kepala desa Tolai Gede Dipayana (f-ist) TORUE | Harian Sulawesi – Pemerintah Desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, menjadikan mitigasi bencana melalui normalisasi sungai dan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama pada 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko banjir yang kerap mengganggu aktivitas masyarakat dan memutus jalur transportasi strategis. Fokus penanganan diarahkan […]

  • Parimo Ikuti Evaluasi DAK KB 2026, Tekankan Manfaat Nyata Hingga ke Keluarga

    Parimo Ikuti Evaluasi DAK KB 2026, Tekankan Manfaat Nyata Hingga ke Keluarga

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Foto: istimewa PARIGI MOUTONG, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Subbidang Keluarga Berencana Tahun Anggaran 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (26/8/2026). Kegiatan yang diikuti pemerintah daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia ini dibuka oleh Inspektur Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Sunarto, SH., […]

  • Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

    Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
    • account_circle Azmi Hidzaki (Jakarta)
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Foto: istimewa BERAU, Kalimantan Timur – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyebut hujan menjadi cara paling efektif untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Karena itu, pemerintah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan, termasuk Berau. “Cara yang paling efektif untuk memadamkan itu ya hujan. Kalau ada hujan […]

  • Masya Allah! Masjid Assyuhada Desa Toboli Parigi Utara Berkurban 8 Ekor Sapi Plus 1 Ekor Kambing Etawa

    Masya Allah! Masjid Assyuhada Desa Toboli Parigi Utara Berkurban 8 Ekor Sapi Plus 1 Ekor Kambing Etawa

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 202
    • 0Komentar

    PARIGI UTARA | Harian Sulawesi – Idul Adha atau Hari Raya Qurban adalah sebuah perayaan umat Islam guna memperingati peristiwa ketika Nabi Ibrahim AS dengan ikhlas mengikuti perintah Allah untuk mengorbankan putranya Ismail demi menunjukkan ketaatan dan kapatuhannya. Sebagaimana yang telah dilakukan Nabi Ibrahim AS ini pun diikuti oleh Muslim dari seluruh dunia secara simbolis […]

  • Ingatkan Sadar Wajib Pajak, Satlantas Polres Banggai Dampingi Samsat Keliling

    Ingatkan Sadar Wajib Pajak, Satlantas Polres Banggai Dampingi Samsat Keliling

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Ket: Satlantas Polres Banggai bersama Samsat Wilayah V, saat menggelar penegakan hukum dan Samsat keliling. (Foto: Humas Polres Banggai) LUWUK | Harian Sulawesi – Bersama Samsat Wilayah V, Satlantas Polres Banggai menggelar penegakan hukum dan kegiatan Samsat keliling di halaman Mapolsek Luwuk, Senin (18/5) pagi kemarin. Kasat Lantas Polres Banggai, IPTU Ade Irvan Rivai Kurnia, mengatakan, […]

  • Ketua DPRD Parigi Moutong Puji Peran KADIN dan APDURIN Menggerakkan Investasi Durian

    Ketua DPRD Parigi Moutong Puji Peran KADIN dan APDURIN Menggerakkan Investasi Durian

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 86
    • 0Komentar

    PARIGI, Harian Sulawesi – Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Alfred Tongiro, menyampaikan apresiasi terhadap peran Kamar Dagang dan Industri (KADIN) bersama Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (APDURIN). Hal ini dinilai aktif mendorong investasi di sektor durian sekaligus mempromosikan potensi komoditas unggulan daerah hingga dikenal di pasar internasional. Menurut Alfred Tongiro, berbagai upaya yang dilakukan kedua organisasi […]

error: Content is protected !!
expand_less