Gempa M 6,7 Guncang Parigi Moutong, Sejumlah Rumah di Torue Rusak, Tidak Ada Korban Jiwa
- calendar_month Sel, 16 Jun 2026
- visibility 98
- comment 0 komentar

PARIGI MOUTONG | Harian Sulawesi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026) pukul 11.27 WITA, menyebabkan sejumlah rumah warga di Kecamatan Torue mengalami kerusakan.
Meski demikian, aparat kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut.
Pasca-gempa, jajaran Polsek Torue bersama pemerintah desa langsung melakukan monitoring dan pendataan di seluruh wilayah kecamatan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan.
Hasil pendataan menunjukkan kerusakan bangunan ditemukan di Desa Torue dan Desa Tolai. Sementara desa lainnya, yakni Tanalanto, Astina, Purwosari, Tolai Barat, dan Tolai Timur, dilaporkan tidak mengalami dampak signifikan.
Di Desa Torue, sejumlah kerusakan tercatat pada rumah warga, mulai dari pagar batako sepanjang sekitar 25 meter yang ambruk, dinding rumah yang retak, tembok samping rumah roboh, hingga kerusakan pada jendela dan dinding rumah berbahan kayu. Selain itu, beberapa rumah juga mengalami kerusakan pada bagian dapur dan tembok belakang yang ambruk akibat guncangan gempa.
Sementara itu, di Desa Tolai, satu rumah warga mengalami kerusakan pada dinding tembok dapur yang roboh sepanjang kurang lebih delapan meter.
Akibat kerusakan tersebut, total kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Torue IPTU Ramlin mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi-lokasi terdampak sesaat setelah menerima informasi terjadinya gempa.
“Begitu terjadi gempa, personel Polsek Torue bersama unsur terkait segera melakukan pengecekan dan pendataan di lokasi-lokasi terdampak. Alhamdulillah, berdasarkan hasil monitoring hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Kerusakan yang terjadi umumnya berupa kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan rumah warga,” kata Ramlin.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG serta segera melaporkan apabila menemukan kerusakan bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan. Polsek Torue akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Hingga Selasa sore, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Torue terpantau aman. Aparat kepolisian bersama pemerintah setempat masih melakukan monitoring untuk mengantisipasi dampak lanjutan pasca-gempa. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Adelia Safitri
- Sumber: Bidhumas Polres Parigi Moutong

Saat ini belum ada komentar