Bupati Touna Bermain Bola Bersama Warga Binaan, Idul Adha di Lapas Ampana Penuh Kehangatan dan Harapan
- calendar_month Rab, 27 Mei 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar

AMPANA | Harian Sulawesi – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, berlangsung dengan nuansa berbeda.
Selain diisi kegiatan ibadah dan pembinaan rohani, Lapas Ampana juga menggelar olahraga persahabatan yang mempertemukan warga binaan dengan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam suasana penuh kehangatan, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan dalam Lapas Ampana tersebut mempertemukan petugas lapas, jajaran pemerintah daerah, dan warga binaan dalam pertandingan bola kaki mini serta bola voli.
Sepanjang pertandingan, suasana tampak cair dan penuh keakraban. Sorak sorai penonton serta semangat para peserta menciptakan momentum kebersamaan yang jarang terlihat dalam lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, mengatakan kegiatan olahraga bersama merupakan bagian dari pendekatan pembinaan humanis yang terus dikembangkan di Lapas Ampana.
“Kegiatan ini bukan sekadar pertandingan olahraga, tetapi sarana membangun kebersamaan dan menghadirkan suasana positif bagi warga binaan. Kami ingin mereka tetap merasakan kehangatan hari raya, ada hiburan, ada silaturahmi, dan ada semangat untuk terus memperbaiki diri,” ujar Febriansyah.
Menurut dia, pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup pembinaan mental dan sosial agar warga binaan tetap memiliki motivasi dan optimisme selama menjalani masa pidana.
Suasana semakin meriah ketika Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, turun langsung ke lapangan dan bermain bersama warga binaan. Kehadirannya disambut antusias para peserta dan penonton.
Dalam pertandingan tersebut, tidak tampak sekat antara pejabat daerah, petugas lapas, maupun warga binaan. Seluruh peserta berbaur dalam suasana kekeluargaan yang hangat.
“Hari ini kita bermain bersama tanpa melihat jabatan maupun status. Yang terpenting adalah kebersamaan dan silaturahmi. Kami ingin warga binaan tetap memiliki semangat dan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depan,” kata Ilham.
Ia menambahkan, Hari Raya Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial, termasuk kepada warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan.
“Hari Raya Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan, termasuk kepada warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan,” ujarnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia mengapresiasi langkah Lapas Ampana yang menghadirkan pendekatan pembinaan lebih humanis melalui olahraga dan kegiatan kebersamaan.
“Pembinaan tidak hanya berbicara soal keamanan, tetapi juga bagaimana menghadirkan pendekatan yang humanis dan membangun semangat positif bagi warga binaan. Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat nilai kebersamaan dan mendukung proses reintegrasi sosial,” kata Bagus.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una yang dinilai aktif mendukung berbagai program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan olahraga persahabatan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Momentum itu menjadi warna tersendiri dalam peringatan Idul Adha di Lapas Ampana sekaligus menunjukkan upaya membangun pembinaan yang lebih dekat, humanis, dan memberi harapan bagi warga binaan untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.(**)
- Penulis: Taufik

Saat ini belum ada komentar