Kontingen PABKI Sulawesi Tengah Ukir Prestasi Gemilang di Kejuaraan Nasional Bandung
- calendar_month Sel, 1 Sep 2026
- visibility 178
- comment 0 komentar

Foto: istimewa
PALU, Sulteng – Kontingen Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) Provinsi Sulawesi Tengah menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Open Turnamen Nasional PABKI 2026 yang berlangsung di Kiara Artha Park, Bandung, pada 29–30 Agustus 2026.
Kejuaraan bergengsi ini diikuti oleh 15 provinsi dari seluruh penjuru tanah air dengan sekitar 250 peserta yang bersaing secara ketat dalam berbagai kategori pertandingan.
Kontingen Sulawesi Tengah yang beranggotakan 20 pegiat terbaik tampil percaya diri dan siap bersaing di kancah nasional. Kompetisi ini mempertandingkan berbagai kategori usia — mulai dari KU 1 (13–17 tahun), KU 2 (18–30 tahun), KU 3 (30–50 tahun), hingga KU 4 (51–75 tahun) — dengan kelas pertandingan Full Spin, Half/No Spin, dan Kapak, untuk putra maupun putri.

Berbekal latihan intensif dan mental bertanding yang tangguh, para pegiat Sulawesi Tengah berhasil membuktikan kualitasnya dan mendominasi sejumlah nomor, khususnya di sektor putri. Pada KU 1 Kelas Full Spin Putri, kontingen Sulteng menyapu bersih Juara I, Juara II, Juara Harapan I, dan Juara Harapan II, serta meraih Juara Harapan III di kelas putra.
Di KU 2, prestasi tetap berlanjut dengan perolehan Juara Harapan I dan III pada Kelas Full Spin Putri, serta Juara Harapan I dan II pada Kelas Kapak Putri. Deretan capaian ini menunjukkan kedalaman potensi atlet olahraga ketepatan melempar bilah dan kapak di Bumi Tadulako.
Ketua Pengprov PABKI Sulawesi Tengah, Syamsir Abubakar Ali, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pegiat yang telah berjuang maksimal pada ajang perdana yang diselenggarakan pengurus pusat PABKI tersebut. Ia menegaskan, hasil yang diraih bukanlah hal yang mudah mengingat lawan-lawan dari berbagai daerah telah memiliki pengalaman yang luar biasa.
“PABKI Sulteng sendiri merupakan organisasi olahraga yang baru tumbuh di Bumi Tadulako, namun mampu bersaing dengan daerah-daerah lain yang sudah lama berproses. Ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri dengan bermodalkan semangat dan latihan intensif, para pegiat mampu meraih hasil yang luar biasa,” ujar Syamsir.
Keberhasilan delegasi ini menjadi bukti nyata bahwa potensi atlet olahraga ketepatan lempar bilah di Sulawesi Tengah sangat kompetitif dan mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
“Dengan kekuatan 20 pegiat, kami datang dengan tekad kuat dan pulang membawa kebanggaan. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para atlet serta dukungan penuh dari pengurus dan masyarakat Sulteng. (**)
- Penulis: Muhammada Ryan Saputra, SS

Saat ini belum ada komentar