UKW di Banggai Ditutup, SKK Migas Dorong Pers Profesional dan Kritis
- calendar_month Rab, 9 Sep 2026
- visibility 112
- comment 0 komentar

Ket: 18 wartawan peserta UKW di Banggai dinyatakan Kompeten. (Foto: Yunai)
LUWUK, Sulawesi Tengah – Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi wartawan di Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut resmi ditutup di salah satu hotel di Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (9/9/2026) sore.
Kegiatan yang mendapat dukungan JOB Tomori dan SKK Migas Kalsul tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme insan pers.
Relation Section Head JOB Tomori, Andi Basuki, berharap UKW memberikan manfaat nyata bagi wartawan sekaligus memperkuat koordinasi dengan perusahaan hulu migas.
Sementara itu, Departemen Analis, Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul, Muh. Ary Pratomo, menyebut media sebagai mitra strategis industri hulu migas.
Media dinilai berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait kegiatan dan program sektor hulu migas.
Ary menegaskan, SKK Migas dan perusahaan hulu migas tidak anti terhadap kritik. Menurut dia, kritik konstruktif merupakan bagian penting dari fungsi pers sebagai kontrol sosial.
“Kami tidak anti kritik. Kalau ada ide yang membangun, silakan. Teman-teman media adalah kontrol sosial,” ujarnya.
Sekretaris PWI Sulawesi Tengah, Temu Sutrisno, mengapresiasi dukungan JOB Tomori dan SKK Migas Kalsul yang telah memfasilitasi UKW hingga lima kali.
Ia berpesan agar kompetensi yang diperoleh wartawan menjadi amanah dalam menjalankan tugas jurnalistik, dengan menjunjung kejujuran, tanggung jawab, dan kepentingan kemanusiaan. (**)
- Penulis: Yunai
- Editor: Sumardin (Pde)

Saat ini belum ada komentar