Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Info Desa » Nama Warga Diduga Dicatut di Proyek Drainase Desa Gio, Sekdes Akui Gunakan Data untuk LPJ

Nama Warga Diduga Dicatut di Proyek Drainase Desa Gio, Sekdes Akui Gunakan Data untuk LPJ

  • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

PARIMO | Harian Sulawesi – Dugaan pencatutan nama dan pemalsuan tanda tangan mencuat dalam pelaksanaan proyek pembangunan drainase yang didanai Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 di Desa Gio, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong.

Sejumlah warga mengaku terkejut setelah namanya tercantum sebagai penerima upah dalam proyek drainase senilai Rp79.919.500 tersebut, padahal mereka mengaku tidak pernah terlibat sebagai pekerja maupun menerima pembayaran sebagaimana tercatat dalam dokumen proyek.

Salah seorang warga, Sukelan, mengaku mengetahui namanya tercantum dalam daftar penerima upah setelah didatangi petugas Inspektorat Parigi Moutong pada Mei 2026.

“Saya ditanyakan, bapak bekerja bersama berapa orang. Ya saya tidak tahu, karena saya bukan pekerja proyek itu,” kata Sukelan saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).

Menurut dia, dalam Form Pembayaran Hari Orang Kerja (HOK) proyek drainase yang dikerjakan pada April 2025, namanya tercatat sebagai pekerja dengan upah Rp170.000 per hari selama tujuh hari kerja.

“Sehingga saya harus menerima gaji Rp1.050.000. Padahal saya tidak pernah bekerja di proyek itu,” ujarnya.

Pengakuan serupa disampaikan Asrin Kutina. Ia mengaku didatangi petugas Inspektorat dan dimintai keterangan terkait namanya yang tercantum sebagai penerima upah proyek.

“Saya juga kaget. Saya pernah dipanggil bekerja got, kok tiba-tiba ada juga nama saya dalam daftar terima uang,” katanya.

Dalam dokumen tersebut, Asrin tercatat menerima upah sekitar Rp2,4 juta. Namun ia menegaskan tidak pernah menerima uang sebagaimana yang tercantum dalam daftar.

“Demi Allah saya tidak pernah menerima satu sen pun. Saya ini hanya petani dan pencari rumput, mana bisa saya mengembalikan uang yang dituduhkan kepada saya,” tegasnya.

Warga lainnya, Suparjon, juga mempertanyakan keaslian tanda tangan yang tercantum dalam dokumen proyek. Ia menilai tanda tangan tersebut tidak sesuai dengan miliknya.

“Ini tanda tangannya kasar, terkesan ada usaha untuk mencontek tanda tangan saya. Tapi tidak mirip,” ujarnya.

Suparjon juga menunjukkan dokumen yang memuat salinan kartu tanda penduduk (KTP) sejumlah warga yang diduga dicatut dalam proyek tersebut.

“Semua KTP warga ini sama sekali tidak pernah bekerja drainase, apalagi menerima insentif seperti yang disampaikan aparat Desa Gio,” katanya.

Dalam daftar HOK, Suparjon tercatat menerima upah sebesar Rp2,3 juta.

“Jangankan menerima, bekerja drainase pun saya tidak pernah lakukan,” katanya.

Merasa dirugikan, sejumlah warga berencana menempuh jalur hukum atas dugaan pencatutan identitas, penyalahgunaan data KTP, dan pemalsuan tanda tangan.

“Ini sebagai efek jera. Kalau dibiarkan, mereka mau bikin terus. Rusak desa ini,” ujar Asrin.

Sementara itu, Sekretaris Desa Gio, Iswanto, saat dikonfirmasi membenarkan penggunaan nama warga dalam dokumen proyek. Menurut dia, langkah tersebut dilakukan agar proses penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pekerjaan dapat segera diselesaikan.

“Biar laporan kami cepat selesai. Selain itu juga para pekerja ini banyak yang tidak berada di tempat, jadi kami pakai sementara nama warga,” kata Iswanto.

Ia menambahkan, Inspektorat Parigi Moutong telah meminta pemerintah desa melakukan perbaikan dokumen dengan mengganti nama-nama yang tidak sesuai dengan penerima upah sebenarnya.

“Kami disuruh ganti. Saya juga sudah mengganti dan memperbaiki LPJ saya,” ujarnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Inspektorat Parigi Moutong terkait hasil pemeriksaan atas dugaan pencatutan nama dan pemalsuan tanda tangan tersebut. (**)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Hanguskan Kompleks Mess PT SIMP di Moutong, Penyebab Masih Diselidiki

    Kebakaran Hanguskan Kompleks Mess PT SIMP di Moutong, Penyebab Masih Diselidiki

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Foto: istimewa PARIGI MOUTONG, Sulteng – Delapan unit bangunan mess milik PT SIMP Moutong di Dusun IV, Desa Aedan Raya, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, hangus dilalap api pada Senin (3/8/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp400 juta. Kapolres Parimo AKBP Dr. Hendrawan A.N S.I.K, […]

  • Dorong Investasi Hijau dan Sulap Jalur Ekspor Durian Jadi Magnet Wisata Dunia

    Dorong Investasi Hijau dan Sulap Jalur Ekspor Durian Jadi Magnet Wisata Dunia

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PARIGI | Harian Sulawesi – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menerima kunjungan kerja strategis sekaligus audiensi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kementerian Pariwisata RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi, Rizki Handayani Mustafa. Pertemuan yang berlangsung diruang Wakil Bupati, Jumat (10/7/2026) ini diterima langsung oleh Wakil Bupati […]

  • Disdikbud Parigi Moutong Gelar Nobar Film Edukasi Peringati Hardiknas 2026

    Disdikbud Parigi Moutong Gelar Nobar Film Edukasi Peringati Hardiknas 2026

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 136
    • 0Komentar

    PARIMO, Harian Sulawesi – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film pendek bertema pendidikan dan kebudayaan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (5/5/2026), dan melibatkan ratusan siswa dari berbagai sekolah tingkat SD dan SMP. Dalam surat bernomor […]

  • Pemuka Agama Hindu Ida Sri Begawan dari Wilayah Pantai Timur Parimo Meninggal Dunia

    Pemuka Agama Hindu Ida Sri Begawan dari Wilayah Pantai Timur Parimo Meninggal Dunia

    • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Foto: istimewa PARIGI MOUTONG, Sulteng – Umat Hindu di wilayah Pantai Timur Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berduka atas meninggalnya salah seorang pemuka agama Hindu, Ida Sri Begawan, pada Jumat (3/10/2026) dini hari. Almarhum sebelumnya menjalani upacara Medwijati pada 19 Juli 2025. Dalam tradisi Hindu Bali, Medwijati yang berarti “kelahiran kedua” merupakan upacara sakral untuk […]

  • Terlibat Kepemilikan 32 Paket Sabu, Oknum ASN di Luwuk Diciduk Polisi

    Terlibat Kepemilikan 32 Paket Sabu, Oknum ASN di Luwuk Diciduk Polisi

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Ket: Satresnarkoba Polresta Banggai saat melakukan penangkapan kedua pelaku kasus sabu di rumah pelaku BR. (Foto: Humas Polresta Banggai) LUWUK, Sulteng – Dua orang terduga penyalahgunaan narkotika jenis sabu, kembali diciduk pihak berwajib. Satu diantaranya merupakan oknum Aparat Sipil Negara (ASN) akif di lingkungan pemerintahan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Oknum ASN itu diketahui seorang perempuan […]

  • IRT di Ampana Tete Ditangkap, Polisi Sita 163 Paket Diduga Sabu Siap Edar

    IRT di Ampana Tete Ditangkap, Polisi Sita 163 Paket Diduga Sabu Siap Edar

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Foto : Humas Polres Touna@hariansulawesi TOUNA | Harian Sulawesi – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tojo Una-Una menggagalkan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Ampana Tete dengan menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial MLK (47), Rabu (13/5/2026) malam. Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan ratusan paket siap edar yang diduga kuat merupakan narkotika jenis sabu […]

error: Content is protected !!
expand_less