Rumuskan Arah Pembangunan 2027, Pemkab Parigi Moutong Fokus Kemiskinan, Stunting, dan Layanan Dasar
- calendar_month Kam, 12 Mar 2026
- visibility 31
- comment 0 komentar

PARIGI MOUTONG, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mulai merumuskan arah pembangunan daerah tahun 2027 melalui Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar di Aula Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (12/3/2026).
Forum ini merupakan bagian penting dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2027 guna menyelaraskan rencana program antar perangkat daerah agar lebih terintegrasi dan tepat sasaran.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Aswini Dimple membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, ditegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda rutin birokrasi, melainkan ruang strategis untuk menyatukan langkah menjawab persoalan utama daerah.
Pemerintah daerah memusatkan perhatian pada tiga isu strategis yang saling berkaitan, yakni pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, serta penguatan layanan Posyandu Plus berbasis enam Standar Pelayanan Minimal. “Kita hadapi tantangan besar daerah, seperti kemiskinan ekstrem, stunting, dan peningkatan kualitas pelayanan dasar,” ujar Aswini.
Dalam upaya menekan angka kemiskinan, pemerintah daerah menekankan pentingnya program berbasis data akurat agar intervensi benar-benar menyasar yang membutuhkan. Program pemberdayaan ekonomi pun diharapkan berjalan seiring perlindungan sosial guna mendorong kemandirian warga secara berkelanjutan.
Sementara itu, penanganan stunting dinilai menyangkut kualitas sumber daya manusia masa depan dan harus dilakukan secara terpadu, tidak hanya dari sektor kesehatan, tetapi juga ketersediaan air bersih, sanitasi, ketahanan pangan, hingga pola pengasuhan keluarga. “Penanganan stunting harus menyentuh langsung hingga tingkat rumah tangga,” tegasnya.
Pemkab juga mendorong penguatan Posyandu Plus sebagai pusat integrasi layanan dasar yang mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman umum, serta sosial. Aswini pun mengingatkan agar seluruh kepala OPD meninggalkan ego sektoral dan mengutamakan sinergi.
“Tidak boleh ada lagi program yang berjalan sendiri-sendiri. Kita butuh kolaborasi lintas sektor dan sinergi anggaran agar hasil pembangunan dirasakan hingga ke desa-desa,” katanya. Melalui forum ini, Pemkab Parigi Moutong berharap lahir dokumen perencanaan yang efektif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Sumardin (Pde)
- Sumber: Dinas Kominfo Parigi Moutong

Saat ini belum ada komentar