Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Parimo » Pemuka Agama Hindu Ida Sri Begawan dari Wilayah Pantai Timur Parimo Meninggal Dunia

Pemuka Agama Hindu Ida Sri Begawan dari Wilayah Pantai Timur Parimo Meninggal Dunia

  • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Foto: istimewa

PARIGI MOUTONG, Sulteng – Umat Hindu di wilayah Pantai Timur Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berduka atas meninggalnya salah seorang pemuka agama Hindu, Ida Sri Begawan, pada Jumat (3/10/2026) dini hari.

Almarhum sebelumnya menjalani upacara Medwijati pada 19 Juli 2025. Dalam tradisi Hindu Bali, Medwijati yang berarti “kelahiran kedua” merupakan upacara sakral untuk mengangkat seseorang dari status Waisya/Wilaka menjadi seorang pendeta atau Sulinggih.

Kabar duka tersebut dibenarkan anggota DPRD Parigi Moutong dari Partai Golkar, Adnyana Wirawan. Ia menyampaikan bahwa kepergian Ida Sri Begawan menjadi duka mendalam bagi umat Hindu, khususnya di wilayah Pantai Timur.

“Kami merasa kehilangan atas meninggalnya pendeta atau pemuka agama yang baru setahun lalu menjalani Medwijati. Kini beliau telah menghadap Tuhan Yang Maha Esa, Sang Hyang Widhi Wasa. Kami mewakili keluarga berharap doa dari seluruh umat agar perjalanan almarhum menuju Surga Loka diberikan kemudahan,” ujar Adnyana yang akrab disapa Bang Janjhi.

Menurut Adnyana, sejumlah pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Parigi Moutong I Made Yastina (Ketua) dan Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Parigi Moutong Ni Wayan Lely Pariani, SH (Ketua) telah berada di rumah duka. Almarhum sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Anutapura Palu sebelum meninggal dunia karena sakit.

Ia menambahkan, prosesi Pelebon akan dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum. Pelebon merupakan upacara kremasi yang diperuntukkan bagi tokoh tertentu, termasuk pendeta atau Sulinggih yang memiliki kedudukan tinggi dalam tradisi Hindu Bali.

“Sebutan Ida Sri Begawan merupakan gelar kehormatan tinggi bagi pendeta atau pemuka agama. ‘Ida’ merupakan sapaan hormat bagi golongan Brahmana atau tokoh agama, sementara Sri Begawan atau Bhagawan merupakan gelar bagi pendeta yang telah menempuh pendidikan dan perjalanan spiritual yang tinggi,” jelas Adnyana.

Dalam tradisi Hindu Bali, Pelebon memiliki tingkatan dan prosesi yang berbeda dengan Ngaben bagi masyarakat umum. Pelebon biasanya dilaksanakan bagi bangsawan, raja, atau tokoh agama dan pendeta tinggi, dengan prosesi yang lebih besar dan sakral, antara lain menggunakan Bade atau menara pengusung serta perlengkapan adat lainnya.

Prosesi tersebut pada hakikatnya merupakan bentuk penghormatan terakhir untuk mengantarkan atma atau roh menuju asalnya, sekaligus sebagai bagian dari perjalanan spiritual menuju penyatuan dengan Sang Pencipta atau Moksha. (**)

  • Penulis: Sumardin (Pde)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak Sawah Baru Parimo Dipertanyakan, Lahan Terolah Belum Berbanding dengan Realisasi Tanam

    Cetak Sawah Baru Parimo Dipertanyakan, Lahan Terolah Belum Berbanding dengan Realisasi Tanam

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2026
    • account_circle Kamal
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Foto: Saat RDP Komisi II di pimpin Ahmad Dg Mabela (f-Kamal) PARIGI MOUTONG, Sulteng – Program cetak sawah baru di Kabupaten Parigi Moutong kembali mendapat sorotan. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi DPRD bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Selasa (22/9/2026), terungkap bahwa realisasi tanam masih jauh di bawah luas lahan yang telah […]

  • Cegah Karhutla, Pemdes Lemoro Bersama TNI-Polri dan Manggala Agni Lakukan Peninjauan Titik Rawan   

    Cegah Karhutla, Pemdes Lemoro Bersama TNI-Polri dan Manggala Agni Lakukan Peninjauan Titik Rawan  

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle DAR Tojo Una-Una
    • visibility 92
    • 0Komentar

    TOJO UNA-UNA, Sulteng – Pemerintah Desa Lemoro, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, mengambil langkah proaktif dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bersama Koramil 1307-04 Tojo, Polsek Tojo, serta tim Manggala Agni, pihak desa melakukan peninjauan sejumlah lokasi yang dinilai rawan kebakaran, khususnya di wilayah Desa Lemoro dan sekitarnya, […]

  • Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke-33

    Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid Pimpin Upacara Peringatan Harganas Ke-33

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Foto : Dinas Kominfo Parigi Moutong PARIGI | Senin 29/6/2026 – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin (29/6/2026). Upacara dipimpin Wakil Bupati Parigi Moutong dan dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TP PKK, camat, kepala desa, penyuluh […]

  • Dorong Investasi Hijau dan Sulap Jalur Ekspor Durian Jadi Magnet Wisata Dunia

    Dorong Investasi Hijau dan Sulap Jalur Ekspor Durian Jadi Magnet Wisata Dunia

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PARIGI | Harian Sulawesi – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menerima kunjungan kerja strategis sekaligus audiensi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kementerian Pariwisata RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi, Rizki Handayani Mustafa. Pertemuan yang berlangsung diruang Wakil Bupati, Jumat (10/7/2026) ini diterima langsung oleh Wakil Bupati […]

  • Kasus Diare Melonjak di Tolitoli, Satu Anak Meninggal dan Data RSUD Dianggap Tertutup

    Kasus Diare Melonjak di Tolitoli, Satu Anak Meninggal dan Data RSUD Dianggap Tertutup

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • account_circle Mahdi Rumi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    Ket: Titis Widaryani (gambar kecil) Kabid Pelayanan RSUD Mokopido Tolitoli (f-ist) TOLITOLI, Sulteng – Sepekan terakhir jumlah pasien diare yang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokopido, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, mengalami lonjakan tajam. Pihak rumah sakit pun mengaku kewalahan menampung pasien, yang sebagian besar adalah anak-anak, lantaran ruang perawatan yang tersedia sudah penuh […]

  • Dua Oknum Mahasiswa Dibekuk, Kabel Tower XL Senilai Rp10 Juta Dicuri

    Dua Oknum Mahasiswa Dibekuk, Kabel Tower XL Senilai Rp10 Juta Dicuri

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2026
    • account_circle Risman
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Foto: istimewa PARIGI MOUTONG, Sulteng – Tim Resmob URC Sat Reskrim Polres Parigi Moutong membekuk dua pria yang diduga terlibat dalam pencurian kabel tembaga milik tower PT XL Smart di Desa Pinotu, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial FK (27), warga Desa Torue, Kecamatan Torue, dan AA (25), warga […]

error: Content is protected !!
expand_less