Nilai Potensi PAD Terbengkalai dan Peluang Ekonomi Tak Tergarap, Politisi Gerindra ADP Soroti Pemda
- calendar_month Sel, 21 Jul 2026
- visibility 99
- comment 0 komentar

PARIGI MOUTONG, Sulteng – Anggota DPRD Parigi Moutong dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Moutong Bersaudara, Arifin Dg Palalo, MAP melontarkan kritik terhadap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong yang dinilainya belum maksimal menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD).
Kritik itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD tentang Laporan Panitia Khusus (Pansus) atas pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang dipimpin Ketua DPRD Alfred MB Tonggiroh.
Dalam penyampaian hasil resesnya, Arifin menyinggung belum adanya tindak lanjut terhadap upaya menghidupkan kembali PT Gimonik yang disebut telah lama berhenti beroperasi.
Menurutnya, keberadaan perusahaan tersebut pernah menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap PAD Kabupaten Parigi Moutong.
Dirinya juga menyoroti sejumlah potensi ekonomi lain di wilayah Moutong, termasuk Koperasi Tanah Liat yang dikelola melalui KSPM. Arifin menilai berbagai aset dan potensi daerah belum dimanfaatkan secara optimal sehingga pemerintah perlu bekerja lebih serius mencari sumber-sumber pendapatan baru untuk memperkuat keuangan daerah.
Selain itu, legislator Partai Gerindra tersebut mengusulkan kebijakan pembebasan biaya pengurusan administrasi kendaraan bermotor bagi warga yang menetap di Parigi Moutong namun masih menggunakan nomor polisi dari daerah lain. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat mendorong masyarakat memindahkan registrasi kendaraannya ke Parigi Moutong sehingga berpotensi meningkatkan penerimaan daerah di masa mendatang.
Arifin juga mengaitkan rendahnya minat sebagian warga untuk mengurus administrasi kependudukan dengan minimnya lapangan pekerjaan.
Ia berharap pemerintah mampu menciptakan lebih banyak peluang kerja serta memanfaatkan momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Parigi Moutong maupun perayaan HUT Kemerdekaan RI sebagai daya tarik agar masyarakat yang datang ke daerah itu tertarik menetap dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Menutup penyampaiannya, Arifin berharap seluruh masukan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Dia menegaskan, penguatan PAD harus menjadi prioritas agar daerah tidak terus bergantung pada transfer pemerintah pusat dan mampu membiayai pembangunan secara lebih mandiri. (**)
- Penulis: Sumardin (Pde)

Saat ini belum ada komentar