Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Banggai » NADI JKN Dukung Peningkatan Keaktifan Peserta JKN

NADI JKN Dukung Peningkatan Keaktifan Peserta JKN

  • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar

Foto: Dok. BPJS Kesehatan

LUWUK, Sulteng Tidak sedikit peserta JKN yang memiliki kemauan membayar iuran, namun mengalami kendala menyiapkan dana secara penuh saat jatuh tempo pembayaran iuran.

Kondisi ini terutama dialami oleh peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki penghasilan tidak tetap.

Untuk menjawab tantangan tersebut, BPJS Kesehatan meluncurkan Program NADI JKN (Menabung Demi Iuran JKN) sebagai inovasi untuk membantu peserta menyiapkan dana iuran secara bertahap melalui mekanisme menabung.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan, bahwa NADI JKN merupakan salah satu strategi retensi dan reaktivasi peserta, untuk menjaga keberlangsungan perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan keaktifan peserta Program JKN.

“Hingga 30 Juni 2026, cakupan kepesertaan JKN telah mencapai 98,60% dari total penduduk Indonesia. Namun demikian, tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 80,25% yang menunjukkan masih terdapat peserta yang belum aktif karena berbagai faktor, termasuk keterlambatan atau ketidakmampuan membayar iuran secara tepat waktu,” ujar Pujo dalam Launching Program NADI JKN di Jakarta, Selasa (4/8).

Pujo menambahkan, Program NADI JKN adalah sarana bagi peserta untuk mempersiapkan pembayaran iuran secara lebih ringan dan terencana.

Harapannya, semakin banyak peserta yang dapat menjaga status kepesertaan tetap aktif dan memperoleh perlindungan kesehatan secara berkelanjutan.Melalui Program NADI JKN, peserta dapat menyisihkan dana secara bertahap sesuai kemampuan melalui mitra yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Program ini dikembangkan dalam dua skema layanan, yaitu digital-kolektif dan konvensional-perorangan, sehingga dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat dengan karakteristik yang berbeda.

Pada skema digital-kolektif, peserta mendaftar melalui platform mitra seperti aplikasi digital dan ekosistem komunitas yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Peserta kemudian menabung secara berkala, misalnya harian atau mingguan, melalui fitur yang disediakan mitra. Ketika dana yang terkumpul telah mencukupi, mitra akan membayarkan iuran JKN peserta melalui virtual account yang terhubung dengan sistem BPJS Kesehatan,” jelas Pujo.

Saat ini, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dengan target peserta yang bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Selanjutnya pada skema konvensional-perorangan, peserta dapat menabung melalui koperasi, BUMDes, atau lembaga masyarakat yang menjadi mitra Program NADI JKN. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membayarkan iuran JKN peserta pada saat jatuh tempo.

BPJS Kesehatan melakukan uji coba di 5 Kantor Cabang (KC Jakarta Selatan, KC Pangkalpinang, KC Boyolali, KC Banyuwangi dan KC Pare-Pare) untuk bekerja sama dengan mitra seperti koperasi, BUMDes, atau lembaga masyarakat.

“Ke depan, kami berharap Program NADI JKN dapat diperluas untuk menjangkau lebih banyak segmen peserta. Termasuk perluasan kerja sama dengan berbagai penyedia aplikasi digital yang telah akrab digunakan masyarakat,” tuturnya.

Dengan harapan implementasi NADI JKN dapat berjalan sesuai roadmap yang telah disusun, sehingga cakupan wilayah dan manfaat program ini dapat terus berkembang dari tahun ke tahun. (**)

  • Penulis: Yunai/*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Jajaran Polres Touna Turun Langsung ke Lahan Jagung Milik Warga

    Polsek Jajaran Polres Touna Turun Langsung ke Lahan Jagung Milik Warga

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Foto : Humas Polres Touna for @hariansulawesi TOUNA, Harian Sulawesi – Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una (Touna) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat. Pada Senin (11/5/2026) pagi, dua Polsek jajaran, yakni Polsek Ulubongka dan Polsek Tojo, secara serentak turun ke lapangan untuk membantu proses penanaman serta mengecek […]

  • Pelapor ‘Semprot’ BK DPRD Parimo soal Kasus Etik Selpina: Tak Ada Selembar Surat Pun!

    Pelapor ‘Semprot’ BK DPRD Parimo soal Kasus Etik Selpina: Tak Ada Selembar Surat Pun!

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Foto : istimewa PARIGI | Harian Sulawesi – Pelapor dugaan pelanggaran etik anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo), Hartono Taharudin, berencana menyurati Ketua DPRD Parimo. Langkah itu diambil karena ia menilai Badan Kehormatan (BK) DPRD tidak transparan dalam menangani laporannya. “Besok (10/7) saya akan menyurat ke Ketua DPRD untuk mempertanyakan sikap BK yang tidak memberitahu sejauh […]

  • Kloter 10 BPN Mendarat di Balikpapan, Jemaah Haji Tojo Una-Una Dalam Kondisi Sehat

    Kloter 10 BPN Mendarat di Balikpapan, Jemaah Haji Tojo Una-Una Dalam Kondisi Sehat

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle H. Sam Asiku
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN | Harian Sulawesi – Sebanyak 57 jemaah haji asal Kabupaten Tojo Una-Una yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 BPN tiba dengan selamat di Asrama Haji Debarkasi Balikpapan, Minggu (21/6/2026) dini hari, setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji selama 41 hari di Tanah Suci. Rombongan yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia tersebut mendarat sekitar pukul 03.30 […]

  • Diduga Tercemar PETI, Sungai Tapoya Keruh dan Dangkal, Warga Desak Pemodal Diburu

    Diduga Tercemar PETI, Sungai Tapoya Keruh dan Dangkal, Warga Desak Pemodal Diburu

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 73
    • 0Komentar

    PARIMO | Harian Sulawesi – Saat mengkhawatirkan bagi warga sekitar aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Tombi memang tidak terelakan lagi di Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Itupun mereka hanya pasrah saja oleh hadirnya ‘permainan’ pemodal PETI yang sudah tidak takut dengan gertakan sambel dari tim Satgas PLH karena ‘hanya’ manis kata […]

  • LMP Curiga Operasi Tambang Ilegal Bocor, Minta Bupati Bongkar Dugaan ‘Orang Dalam’

    LMP Curiga Operasi Tambang Ilegal Bocor, Minta Bupati Bongkar Dugaan ‘Orang Dalam’

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle Tim / Locusnews
    • visibility 73
    • 0Komentar

    PARIMO | Harian Sulawesi – Dugaan kebocoran informasi dalam operasi penertiban pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Karya Mandiri, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), mendapat sorotan tajam dari Laskar Merah Putih (LMP) Parimo. Organisasi tersebut menduga ada pihak internal atau “orang dalam” yang membocorkan rencana operasi sehingga aktivitas tambang ilegal lebih dulu […]

  • BK DPRD Parigi Moutong Disomasi, Pelapor Ultimatum 7 Hari atau Digugat ke PTUN

    BK DPRD Parigi Moutong Disomasi, Pelapor Ultimatum 7 Hari atau Digugat ke PTUN

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Foto: documen PARIGI | Harian Sulawesi – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, disomasi oleh pelapor dugaan pelanggaran kode etik anggota DPRD setelah dinilai menggantung penanganan laporan selama hampir tiga bulan tanpa kepastian. Somasi tersebut diajukan Hartono, pelapor dugaan pelanggaran kode etik terhadap anggota DPRD Parimo, Selpina. Selain melayangkan somasi kepada […]

error: Content is protected !!
expand_less