Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Parimo » Rekrutmen Guru Terpencil Tak Bisa Sembarangan, Sunarti: Gaji APBN Harus Lewat Seleksi Nasional

Rekrutmen Guru Terpencil Tak Bisa Sembarangan, Sunarti: Gaji APBN Harus Lewat Seleksi Nasional

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar

Foto: Dokumen @bisalanews

PARIGI MOUTONG, Sulteng Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, SPd., MPd di dampingi Kabid SD Ibrahim, SE, MAP menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat merekrut guru untuk ditempatkan di daerah terpencil dengan gaji yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara langsung.

Guru dengan gaji APBN harus direkrut melalui mekanisme seleksi nasional sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Dalam penjelasannya, Senin (3/8/2026), Sunarti mengatakan bahwa guru yang menerima gaji dari APBN hanya dapat diangkat melalui jalur Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Peran pemerintah daerah sebatas mengusulkan kebutuhan formasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui sistem perencanaan nasional.

“Pemda tidak boleh merekrut sendiri lalu membebankan gaji ke APBN. Rekrutmen guru yang dibiayai APBN harus melalui seleksi nasional PPPK atau CPNS,” ujar Sunarti.

Ia menjelaskan, sebelum membuka formasi, pemerintah daerah harus memetakan kebutuhan guru di sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil atau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Usulan tersebut mencakup jenjang pendidikan, mata pelajaran, lokasi penempatan, serta jumlah guru yang dibutuhkan. Selanjutnya, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN, dilanjutkan seleksi administrasi, kompetensi, hingga wawancara sebelum peserta yang lulus diangkat dan ditempatkan sesuai formasi.

Sunarti juga menyarankan agar pemerintah daerah memprioritaskan pelamar yang berasal dari daerah setempat. Langkah itu dinilai dapat mengurangi potensi perpindahan guru setelah diangkat.

Selain itu, calon guru juga dapat diminta menandatangani surat pernyataan bersedia bertugas di daerah terpencil dalam jangka waktu tertentu.

Menurut Sunarti, penempatan di daerah terpencil tidak otomatis membuat seorang guru berstatus PPPK paruh waktu. Guru PNS maupun PPPK penuh waktu yang ditempatkan di wilayah terpencil tetap menerima gaji penuh dari APBN dan berhak memperoleh Tunjangan Khusus Guru di daerah terpencil.

Sementara itu, status paruh waktu merupakan kategori kepegawaian tersendiri yang tidak berkaitan langsung dengan lokasi penugasan, tutup sosok calon orang tua guru di Parimo ini. (**)

  • Penulis: Sumardin (Pde)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erwin Burase Warning Tim Seleksi: Lelang Jabatan Harus Bersih dari Intervensi

    Bupati Erwin Burase Warning Tim Seleksi: Lelang Jabatan Harus Bersih dari Intervensi

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa to @hariansulawesi PARIGI | Harian Sulawesi – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menegaskan proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026 harus berjalan objektif, profesional, dan bebas dari intervensi. Penegasan itu disampaikan Erwin saat membuka pelaksanaan Uji Potensi, Kompetensi Manajerial, dan Sosial Kultural seleksi terbuka JPT […]

  • Pelaksanaan Qurban OPD Parigi Moutong ‘Menurun’ Tahun 2026, Bupati Salurkan Satu Ekor Sapi Kewarga Loji

    Pelaksanaan Qurban OPD Parigi Moutong ‘Menurun’ Tahun 2026, Bupati Salurkan Satu Ekor Sapi Kewarga Loji

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Ket: Dinas Pendidikan melalui Kabid Pembinaan SD Ibrahim serahkan hewan qurban Sapi kepihak Bagian Kesra. (f-Pde) PARIGI | Harian Sulawesi – Pelaksanaan hari raya Qurban 1447 Hijriah tahun 2026 untuk wilayah Kabupaten Parigi Moutong ‘menurun’ akibat efisiensi anggaran yang dicanangkan presiden RI. Berdasarkan data sementara yang disampaikan Plt Kepala Bagian Kesejahteraan rakyat (Kabag-Kesra) Sekretariat daerah […]

  • Bupati Touna dan Danrem 132/Tadulako Perkuat Sinergi Kawal Program Nasional

    Bupati Touna dan Danrem 132/Tadulako Perkuat Sinergi Kawal Program Nasional

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 76
    • 0Komentar

    TOUNA, Harian Sulawesi – Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu bersama Wakil Bupati Surya Lapasiri menyambut kunjungan kerja Komandan Korem 132/Tadulako Suntara Wisnu di Kantor Bupati Tojo Una-Una, Selasa (5/5/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung program prioritas nasional. Danrem 132/Tadulako tiba sekitar pukul 14.00 Wita didampingi Ketua Persit […]

  • Wabup Sahid Hadiri Sidang Paripurna DPRD Terkait Evaluasi Raperda APBD 2026

    Wabup Sahid Hadiri Sidang Paripurna DPRD Terkait Evaluasi Raperda APBD 2026

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Foto : Diskominfo for @hariansulawesi PARIGI, Harian Sulawesi – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, menghadiri Sidang Paripurna DPRD dengan agenda Laporan Badan Anggaran DPRD atas Hasil Evaluasi Gubernur Sulawesi Tengah terhadap Raperda APBD Kabupaten Tahun Anggaran 2026, pada Masa Persidangan II Tahun 2025–2026. Sidang tersebut berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Parigi Moutong, […]

  • Tojo Una-Una Dapat Bantuan Pengembangan Kelapa 3.700 Hektar, Tahap Awal Dimulai di Una-Una

    Tojo Una-Una Dapat Bantuan Pengembangan Kelapa 3.700 Hektar, Tahap Awal Dimulai di Una-Una

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle Taufik
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Foto: istimewa TOJO UNA-UNA, Sulteng – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan bersama Dinas Perkebunan Kabupaten Tojo Una-Una memulai pengembangan tanaman kelapa dengan melakukan penanaman perdana seluas 50 hektar di Desa Tanimpo, Kecamatan Una-Una, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Gerakan Tanam Serentak yang dilaksanakan di 31 lokasi di seluruh Indonesia. Kabupaten Tojo Una-Una […]

  • Bupati Erwin Burase Terima Kunjungan Kepala Karantina RI, Bahas Pengembangan Ekspor Durian

    Bupati Erwin Burase Terima Kunjungan Kepala Karantina RI, Bahas Pengembangan Ekspor Durian

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Ket: Bupati menyampaikan laporan pengembangan sektor durian di Parigi Moutong di hadapan Kepala BKI. (f-Pde) PARIMO | Harian Sulawesi – Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menerima kunjungan kerja Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding di PT Sentra Pangan Sejahtera (SPS), Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kamis (28/5/2026). Kunjungan tersebut membahas pengembangan sektor durian di […]

error: Content is protected !!
expand_less