Merespons Keluhan Warga, Bupati Erwin Perintahkan Penghentian Sementara Aktivitas Tambang
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 90
- comment 0 komentar

PARIGI | Harian Sulawesi – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) merespons cepat aspirasi warga Desa Air Panas terkait dampak buruk aktivitas pertambangan yang diduga merusak lingkungan, jalan, dan lahan pertanian.
Dalam rapat bersama unsur Forkopimda, DPRD, dinas teknis, dan perwakilan masyarakat Rabu (24/6/2026), Bupati Erwin Burase menegaskan perlunya tindakan nyata demi melindungi kepentingan warga.
Sebagai langkah utama, telah disepakati penghentian sementara seluruh kegiatan pertambangan di lokasi yang dikeluhkan.
Keputusan ini berlaku sampai proses pengecekan izin, kepatuhan aturan, dan evaluasi dampak lingkungan selesai dilakukan secara menyeluruh.
Perusahaan terkait juga diminta bertanggung jawab membantu pemulihan kerusakan yang terjadi.
Bupati memerintahkan pembentukan tim terpadu yang melibatkan Dinas PUPR, Pertanian, Lingkungan Hidup, BPBD, serta pemerintah desa untuk mendata dan memetakan kerusakan secara rinci.
Seluruh data awal diharapkan sudah terkumpul dalam waktu satu minggu, menjadi dasar langkah perbaikan dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang memegang kewenangan pengaturan pertambangan.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mendukung penuh kebijakan tersebut dan mendesak Pemerintah Provinsi segera menyelesaikan pengaturan Wilayah Pertambangan Rakyat serta perizinan yang sesuai.
Tujuannya agar kegiatan tambang dapat berjalan tertib, aman, dan benar‑benar memberi manfaat bagi daerah tanpa mengorbankan lingkungan maupun mata pencaharian warga.
Polres Parigi Moutong juga menyatakan kesiapan mendukung kebijakan ini, termasuk melakukan pengawasan dan pengamanan di lapangan selama proses penanganan berlangsung agar keputusan yang diambil dapat dilaksanakan dengan tertib dan konsisten.
Bagaimana penekanan Bupati saat merespon laporan warga desa air panas Kecamatan Parigi Selatan?
Bupati Erwin langsung menjawab dengan menekankan bahwa perlindungan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas utama.
Seluruh elemen diminta bersinergi menyelesaikan masalah secara tuntas dan menyeluruh, sehingga pembangunan dapat berjalan berkelanjutan dan bermanfaat bagi kesejahteraan warga Parigi Moutong. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Sumardin (Pde)
- Sumber: Dinas Kominfo Parigi Moutong

Saat ini belum ada komentar