Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Info Desa » Pemda Terkesan ‘Cuek’ Dengan Kejadian Hukum Alam Yang Terjadi di Wilayah Parimo Pasca Gempa 6,7 SR

Pemda Terkesan ‘Cuek’ Dengan Kejadian Hukum Alam Yang Terjadi di Wilayah Parimo Pasca Gempa 6,7 SR

  • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Ket: Kejadian banjir semalam akibat hujan di tiga desa wilayah Selatan Parimo (f-ist)

PARIMO | Harian Sulawesi Belum habisnya teriakan warga di Wilayah Tolai – Balinggi – Sausu yang terdampak gempa 6,7 Skala Richter (SR), namun kepedulian Pemerintah daerah Parigi Moutong seperti kurang bergairah, tapi gairahnya muncul saat acara seremoni di provinsi Gorontalo.

Padahal kejadian fenomena alam yang kurang bagus saat ini seharusnya pihak pimpinan daerah tetap berada di posisinya untuk bekerja melindungi rakyatnya dengan melakukan kontrol di lokasi kejadian banjir semalam demi keselamatan ‘nyawa’ warga…! Ada apa?

Berikut tanggapan masyarakat soal kejadian banjir semalam di tiga desa, yaitu desa Pombalowo Kecamatan Parigi, desa Lebagu Kecamatan Balinggi dan desa Dolago Padang Kecamatan Parigi Selatan saat ini?

Menurut H. Sukri selaku pemerhati kemanusiaan mengatakan, duka warga Parigi Moutong akhir-akhir ini akibat bencana yang silih berganti sudah sangat mengkhawatirkan, dimana warga yang berdomisili di tiga desa menjadi ‘korban’ banjir.

Tapi teriakan warga terdampak malam itu sepertinya tidak ‘terdengar’ oleh mereka sebagai pimpinan daerah kepercayaan masyarakat, dimana keduanya masih berada di provinsi Gorontalo.

Pertanyaannya, mengapa Bupati dan Wakil Bupati selalu melakukan perjalanan berdua? Apakah ketentuan pemerintah pusat yang memberikan efisiensi anggaran daerah tidak berlaku lagi.

“Inilah yang menjadi buah bibir masyarakat yang menilai jika roda pemerintahan daerah saat ini berjalan tanpa arah, walaupun dilingkungan pejabat ini ada orang terpenting yang ditunjuk sebagai tim ahli sebagai pembisik atau pengingat orang nomor satu” tegasnya.

Sebagai pemerhati kemanusiaan, dirinya selalu berada di pihak rakyat walaupun Framing (pembingkaian) sebagai teknik penyusunan informasi dengan menonjolkan aspek tertentu tersusun rapih di pemerintahan daerah, tapi kinerja para tenaga ahli terekrut itu tidak berfungsi dengan baik, ujarnya.

Sukri berharap kiranya pemerintah daerah Parigi Moutong di bawah kepemimpinan H. Erwin Burase dan H. Abdul Sahid harus bisa melihat situasi wilayah kerjanya, bukan hanya mementingkan politiknya saja.

Masyarakat hanya paham jika pemimpin itu harus berhati nurani dan peduli kepada masyarakatnya yang terdampak fenomena alam seperti yang terjadi di tiga desa semalam.

Jika mendengar kabar dari bawahannya, Bupati harus segera kembali kedaerah untuk melindungi rakyatnya walaupun acara tersebut ‘penting’ sebagaimana yang dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid baru-baru ini dalam acara rapat penting di DPD RI karena rasa kemanusiaannya, kata Sukri.

Senada, tokoh masyarakat Parigi Mohammad Awalunsyah Pasau bilang bahwa kehadiran Bupati dan Wakilnya di acara KTNA di provinsi Gorontalo itu bukanlah satu hal yang di prioritaskan.

Seharusnya yang menghadiri acara seremoni tersebut satu orang saja, dan yang satu pejabat menjaga wilayah karena barusan terjadi gempa 6,7 SR yang menakutkan demi untuk menjaga situasi ‘menakutkan’ (nomparaeka), terang mantan Ketua DPRD Parimo ini.

Ia berharap, salah satu dari unsur pimpinan tertinggi di Parimo agar secepatnya kembali ke daerah sebagai wujud kebersamaan menerangi masyarakat yang terdampak banjir di tiga desa sebagaimana laporan wartawan di sejumlah plafon beritanya.

“Mari kita bersatu menjaga amanah rakyat ini sebagai wujud kepedilian ketika mereka di timpah musibah. Jauhkan dulu kepentingan politik sehingga hati rakyat menjadi tenang sebagai gerbong desa yang di idamkan melalui visi dan misi Bupati terpilih” pungkasnya. (**)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nama Mantan Anggota DPRD Asal Sidrap Disebut dalam Isu PETI Tombi

    Nama Mantan Anggota DPRD Asal Sidrap Disebut dalam Isu PETI Tombi

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle TIM
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Polda Sulteng Tegaskan Siap Tindak Pelanggar AMPIBABO | Harian Sulawesi – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, isu tambang ilegal tersebut menyeret nama seorang mantan anggota DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, berinisial ID. Menanggapi hal itu, Polda Sulawesi […]

  • Dekopinwil Sulteng Gelar Rapat Kerja Persiapan Harkopnas ke-79

    Dekopinwil Sulteng Gelar Rapat Kerja Persiapan Harkopnas ke-79

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Ryan Putra, S.S
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PALU | Harian Sulawesi – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Kerja (Raker) Wilayah untuk mematangkan persiapan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah itu dihadiri jajaran pengurus Dekopinwil Sulteng, panitia pelaksana Harkopnas, Sekretaris […]

  • Bupati Paparkan LKPJ 2025 di Paripurna DPRD Parigi Moutong

    Bupati Paparkan LKPJ 2025 di Paripurna DPRD Parigi Moutong

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PARIMO, Harian Sulawesi – Bupati parigi moutong dalam hal ini di wakilkan oleh Wakil Bupati parigi moutong membacakan penjelasan Bupati atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2025, dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong. Bertempat di Ruang rapat DPRD, pada hari Selasa (07/04/2026). Dalam penjelasannya menyampaikan LKPJ tahun anggaran 2025 ini disusun sebagai bentuk […]

  • Wagub Sulteng: Rajin Beribadah Kunci Jaga Kesehatan Mental Generasi Muda

    Wagub Sulteng: Rajin Beribadah Kunci Jaga Kesehatan Mental Generasi Muda

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 55
    • 0Komentar

    F-Istimewa for @hariansulawesi PALU, Harian Sulawesi – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menekankan bahwa ibadah memiliki peran penting sebagai sarana menjaga kesehatan mental. Menurutnya, dengan rajin beribadah, generasi muda akan memiliki ketahanan batin yang stabil, berpikiran jernih, dan tidak mudah runtuh saat menghadapi masalah hidup. Pesan tersebut disampaikan Reny saat membuka Seminar Kesehatan […]

  • Wabup Surya Minta Data Kemiskinan Touna Dibersihkan, Camat Diminta Kawal Pemutakhiran DTSEN hingga Desa

    Wabup Surya Minta Data Kemiskinan Touna Dibersihkan, Camat Diminta Kawal Pemutakhiran DTSEN hingga Desa

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Taufik
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TOUNA | Harian Sulawesi – Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, memimpin langsung evaluasi pelaksanaan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Tojo Una-Una, Rabu (20/5/2026). Dalam rapat tersebut, Surya menegaskan pentingnya memastikan data kemiskinan yang dimiliki pemerintah daerah benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan. […]

  • Desakan Keras: Kasus Dugaan Korupsi Perpustakaan Parimo Harus Diusut Sampai Akar‑akarnya

    Desakan Keras: Kasus Dugaan Korupsi Perpustakaan Parimo Harus Diusut Sampai Akar‑akarnya

    • calendar_month 5 jam yang lalu
    • account_circle Tim
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PARIGI | Harian Sulawesi – Polemik dugaan korupsi pada proyek Gedung Layanan Perpustakaan Kabupaten Parigi Moutong yang kini ditangani Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tengah terus mengemuka. Aktivis antikorupsi mendesak aparat penegak hukum menangani perkara ini secara serius, tuntas, dan tidak boleh berhenti di tengah jalan. Raslin, aktivis antikorupsi asal Palu, menegaskan bahwa penanganan kasus yang bersumber […]

error: Content is protected !!
expand_less