Janji Plt Kadis Pertanian Serahkan Data Penerima Alsintan, Ternyata Wakil Rakyat “Kena Prank” Begini Sikap Komisi II
- calendar_month 48 menit yang lalu
- visibility 25
- comment 0 komentar

PARIGI MOUTONG, Sulteng – Polemik transparansi data penerima bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) di Kabupaten Parigi Moutong kembali mencuat.
Hingga hampir satu bulan setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP), Komisi II DPRD Parigi Moutong mengaku belum menerima daftar penerima Alsintan yang sebelumnya telah diminta secara resmi kepada Dinas Pertanian.
Ketua Komisi II DPRD Parigi Moutong, Ahmad DG Mabella, mempertanyakan alasan belum diserahkannya data tersebut. Menurutnya, permintaan itu telah disampaikan dalam RDP yang digelar pada Selasa, 22 September 2026.
“Apa faktor kendalanya sehingga data penerima Alsintan tersebut belum diserahkan kepada kami selaku mitra Dinas Pertanian?” tegas Ahmad saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).
Ahmad mengatakan, hampir satu bulan pasca-RDP, pihaknya belum menerima daftar penerima Alsintan sedikit pun. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan pertanyaan di kalangan anggota DPRD, terlebih data itu dibutuhkan sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap program pemerintah.
“Tentunya bagi kami ini menimbulkan pertanyaan besar. Ada apa sebenarnya? Sudah mau satu bulan selesai RDP, tetapi data tersebut tidak pernah diberikan kepada kami. Kami merasa tidak dihargai sebagai mitra Dinas Pertanian,” ujarnya.
Ia menegaskan, permintaan data tersebut bukan tanpa alasan. DPRD membutuhkan informasi mengenai penerima Alsintan untuk memastikan bantuan pemerintah tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Kami akan menjadwalkan kembali RDP dengan Dinas Pertanian Parigi Moutong untuk mempertanyakan persoalan ini secara langsung,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam RDP Komisi II pada 22 September 2026, DPRD telah meminta agar daftar penerima Alsintan segera diserahkan. Namun hingga Kamis (8/10/2026), data tersebut belum diterima Komisi II.
Kondisi ini kembali menempatkan transparansi distribusi Alsintan dalam sorotan, termasuk siapa penerima, kelompok yang mendapatkan bantuan, jenis alat yang diterima, serta mekanisme penetapan penerimanya.
Sorotan tersebut semakin relevan karena persoalan Alsintan sebelumnya juga muncul dalam pembahasan program cetak sawah baru di Parigi Moutong.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Parigi Moutong, Dadan Priatna Jaya, S.Hut., telah dikonfirmasi Media Harian Sulawesi melalui WhatsApp pada Kamis (8/10/2026).
Namun hingga berita ini disusun, pesan tersebut masih menunjukkan centang satu sehingga belum diperoleh tanggapan maupun klarifikasi dari pihak Dinas Pertanian.
Dengan demikian, alasan belum diserahkannya data penerima Alsintan yang telah diminta secara resmi dalam forum RDP masih menunggu penjelasan dari Dinas Pertanian Parigi Moutong. DPRD pun memastikan persoalan tersebut akan kembali dipertanyakan melalui forum resmi. (**)
- Penulis: Kamal

Saat ini belum ada komentar