Abdul Sahid Tekankan Peran Guru dalam Membentuk Generasi Parigi Moutong
- calendar_month Rab, 30 Sep 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar

Foto: istimewa
PARIGI MOUTONG, Sulteng – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dan dialog bersama para kepala sekolah serta tenaga pendidik Rayon 3, meliputi Kecamatan Kasimbar, Toribulu, Ampibabo, dan Siniu. Kegiatan berlangsung di SMP Negeri 1 Ampibabo, Rabu (30/9/2026).
Turut mendampingi Wabup, Asisten III Setda Parigi Moutong Yusnaeni, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sunarti, serta Plt. Ketua PGRI Parigi Moutong Supardin.
Sunarti mengapresiasi komitmen Abdul Sahid dalam mendampingi dunia pendidikan. Menurutnya, kegiatan tatap muka tersebut menjadi bagian dari roadshow pembinaan bersama pimpinan satuan pendidikan, K3S, dan MKKS yang akan dilanjutkan ke sejumlah wilayah lainnya.
Dalam arahannya, Abdul Sahid mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan pemerintah daerah sekaligus upaya memperkuat komunikasi dengan para guru. Dengan pengalaman sekitar 25 tahun sebagai guru PNS di SMP Negeri 15 Palu, ia menegaskan bahwa profesi guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi dan peradaban.
Ia juga mendorong guru untuk memperkuat pendidikan karakter, menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan, serta meningkatkan kemampuan literasi peserta didik. Menurutnya, tidak ada anak yang bodoh, tetapi setiap anak membutuhkan pendekatan pembelajaran yang tepat dan penuh kesabaran.
Selain itu, Wabup meminta kepala sekolah dan guru tetap fokus menjalankan tugas pokok serta bijak menyikapi berbagai informasi dan polemik di media sosial. Ia menyampaikan Pemkab Parigi Moutong terbuka menerima aspirasi dan konsultasi para tenaga pendidik demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Dalam kesempatan itu, Abdul Sahid turut mengapresiasi capaian Parigi Moutong yang meraih dua penghargaan dari 10 kategori pada ajang Bageng Gabelo tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, terkait penanganan anak tidak sekolah dan penciptaan lingkungan sekolah yang aman. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Sumber: Dinas Kominfo Parigi Moutong

Saat ini belum ada komentar