Medan Terjal & Air Terbatas, Tim Gabungan Tetap Berjuang Padamkan Api di Bukit Betaua–Banano
- calendar_month Kam, 10 Sep 2026
- visibility 158
- comment 0 komentar

Foto: DAR dari Lokasi Karhutla desa Betaua
TOJO UNA-UNA, Sulteng – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan perbukitan Desa Betaua, Kecamatan Tojo, hingga Kamis (10/9/2026) sudah memasuki hari ketiga, namun belum sepenuhnya dapat dipadamkan.
Liputan terkini Darma dari Lokasi titik Api
Tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, BPBD Tojo Una-Una, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur TNI dan Polri terus berupaya keras menahan laju api yang kini mulai merambat hingga ke wilayah Bukit Desa Banano.

Kapolsek Tojo IPTU I Gusti Lanang Mardika, S.H., menjelaskan upaya pemadaman berjalan terus tanpa henti sejak kebakaran pertama kali terjadi pada Selasa (8/9/2026). Kendati belum tuntas, seluruh kekuatan dikerahkan untuk mengendalikan titik-titik api yang tersebar luas di kawasan berbukit tersebut.
Anggota MPA Desa Betaua, Ludin Luntja, mengungkapkan tantangan utama terletak pada medan yang curam, terjal, serta sulit dijangkau. Selain itu, ketersediaan pasokan air sangat terbatas, sehingga tim terpaksa menggunakan cara sederhana seperti memukul api dengan berkas dedaunan yang ada di sekitar lokasi.
Keterbatasan peralatan tidak menyurutkan semangat warga yang menjadi garda terdepan penanggulangan bencana. Meski berjuang dengan sarana seadanya, mereka tetap bertahan dan bergerak dari satu titik ke titik lain demi mencegah kerusakan yang lebih luas.
Pantauan di lapangan menunjukkan kobaran api terus melebar ke berbagai arah, didorong hembusan angin yang berubah-ubah arah. Apalagi wilayah perbatasan Desa Betaua dan Banano berupa perbukitan terjal yang berisiko tinggi dan berbahaya untuk dilalui petugas.
Hingga menjelang malam, api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Namun tim gabungan tetap bersiaga ketat di garis depan, terus memantau setiap pergerakan kobaran api agar tidak menjalar ke pemukiman warga.
Kondisi darurat kebakaran masih berlangsung. Seluruh pihak berharap cuaca mendukung dan bantuan tambahan segera tiba, agar ancaman kebakaran yang melanda kawasan perbukitan ini dapat segera diputus hingga ke akar-akarnya.(**)
- Penulis: DAR

Saat ini belum ada komentar