Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Parimo » Dana Bantuan Alsintan Diduga Salah Sasaran, Petani Parigi Selatan Minta Dinas Pertanian Transparan

Dana Bantuan Alsintan Diduga Salah Sasaran, Petani Parigi Selatan Minta Dinas Pertanian Transparan

  • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

PARIGI MOUTONG, Sulteng – Penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian guna mendukung program pembukaan lahan sawah baru di Kecamatan Parigi Selatan kini menuai sorotan tajam.

Para petani mempertanyakan mekanisme pembagian, karena alat yang seharusnya mempercepat pengolahan tanah justru dinilai tidak menyasar pihak yang benar-benar mengelola lahan baru.

Sejumlah petani yang mengelola sekitar 5 hektare lahan cetak sawah baru menyampaikan keluhan serupa. Mereka mengaku berjuang membuka lahan, namun tidak mendapatkan peralatan pendukung, sementara bantuan berupa mesin pengolah tanah atau jonder justru diterima kelompok yang sebagian anggotanya sudah tidak lagi memiliki sawah produktif.

“Kami punya lahan cetak sawah baru, Pak. Tetapi bantuan alat tersebut justru tidak diberikan kepada kelompok yang benar-benar mengelola lahan baru,” ungkap salah satu petani. Lebih lagi, ada laporan satu unit jonder dikuasai mantan pengurus kelompok tani yang sudah tidak memiliki lahan garapan aktif.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa pembagian alat pertanian lebih menguntungkan kelompok tertentu yang dianggap memiliki kedekatan dengan pihak pengelola program. Meski belum terbukti sepenuhnya, hal ini memicu keraguan luas: apakah kriteria penerima disusun secara terbuka dan sesuai aturan pusat?

Para petani menuntut Dinas Pertanian setempat menjelaskan secara transparan: siapa saja penerima, berapa jumlah alat yang disalurkan, serta dasar apa yang dipakai sehingga bantuan tidak jatuh ke tangan yang paling membutuhkan. Mereka juga meminta pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan alat itu ada dan berfungsi.

Menanggapi gelombang pertanyaan itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Parigi Moutong, Spuriadin, memberi penjelasan berbeda. “Bantuan ini tidak harus dimiliki kelompok cetak sawah baru. Di sini kita kenal sistem brigade, jadi alat itu milik bersama dan bisa dipakai siapa saja yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga mengakui baru menjabat jabatan ini, dan saat alat disalurkan semuanya sudah selesai dibagikan. Saat ini pihaknya masih berupaya mendata ulang keberadaan serta pemanfaatan setiap unit bantuan yang telah turun ke masyarakat. (Km)

  • Penulis: hariansulawesi.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 115
    • 0Komentar

    GORONTALO, Harian Sulawesi — Suasana di sekitar Stadion Merdeka Nani Wartabone, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026), mendadak riuh saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto keluar dari kawasan stadion. Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, ratusan warga langsung mendekat ke jalur yang dilalui rombongan Presiden. Masyarakat tampak antusias mengangkat telepon genggam untuk merekam momen langka kedatangan orang nomor satu […]

  • Polres Tojo Una-Una Gelar Sosialisasi Bahaya Kanker dan Tumor

    Polres Tojo Una-Una Gelar Sosialisasi Bahaya Kanker dan Tumor

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 78
    • 0Komentar

    TOUNA | Harian Sulawesi – Kepolisian Resor Tojo Una-Una menggelar sosialisasi kesehatan mengenai bahaya penyakit kanker dan tumor di Aula Bhakti Satria Polres Tojo Una-Una, Senin (18/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) yang dipimpin oleh Paldano, Amd, FT. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Wakapolres Tojo Una-Una Kompol Junus Djoni […]

  • Jalur Palu–Parigi Rawan Narkoba, Dua Pria Pengangkut Sabu Digerebek Polisi di Palu

    Jalur Palu–Parigi Rawan Narkoba, Dua Pria Pengangkut Sabu Digerebek Polisi di Palu

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle Kamal
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Foto: istimewa PALU, Sulawesi Tengah – Jalur peredaran narkotika dari Kota Palu menuju Kabupaten Parigi Moutong terbukti masih sangat rawan. Dua pria asal Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong, berhasil diamankan tim kepolisian saat membawa barang terlarang jenis sabu yang disembunyikan dalam perjalanan pulang ke daerah asalnya. Penangkapan berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026 sekitar pukul 20.45 […]

  • Kembali! Permainan Solar Bersubsidi di SPBU, Diduga Ada Oknum Bermain, Pemuda Tolitoli Surati Kapolres: Segera Selidiki!

    Kembali! Permainan Solar Bersubsidi di SPBU, Diduga Ada Oknum Bermain, Pemuda Tolitoli Surati Kapolres: Segera Selidiki!

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
    • account_circle Mahdi Rumi
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Ket: ARDAN Ketua Umum Forum Lintas Pemuda Tolitoli dan ganbar mobi antrean di SPBU (f-dokumen) TOLITOLI, Sulawesi Tengah – Maraknya dugaan penyalahgunaan dan penyelewengan bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) akhir-akhir ini memicu keprihatinan masyarakat. Melalui Forum Lintas Pemuda Tolitoli akhirnya mengambil langkah tegas dengan menyurati Kapolres Tolitoli guna […]

  • GIAK Soroti Lambannya Penyidikan Kasus Pencabulan Penyandang Disabilitas di Dondo

    GIAK Soroti Lambannya Penyidikan Kasus Pencabulan Penyandang Disabilitas di Dondo

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Mahdi Rumi
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Ket: Hendri Lamo Ketua LSM GIAK Sulawesi Tengah (f-dokumen) TOLITOLI, Sulteng – Ketua LSM Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) Sulawesi Tengah, Hendri Lamo, menyoroti lambannya penanganan penyidikan kasus dugaan pencabulan terhadap perempuan penyandang disabilitas berinisial ST (18). Kasus yang diduga dilakukan HJ tersebut disebut telah berjalan hampir dua bulan, namun belum menunjukkan perkembangan berarti. Menurut […]

  • Karhutla Lima Hektare di Padauloyo, Kapolsek Hartono Pimpin Pemadaman

    Karhutla Lima Hektare di Padauloyo, Kapolsek Hartono Pimpin Pemadaman

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
    • account_circle DAR
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Foto: istimewa TOUNA, Sulawesi Tengah – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Dusun IV, Desa Padauloyo/Tampabatu, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Kapolsek Ampana Tete Polres Tojo Una-Una AKP Hartono mengatakan, informasi kebakaran diterima personel Polsek dari Sekretaris Desa (Sekdes) Padauloyo/Tampabatu melalui sambungan telepon seluler. “Setelah menerima informasi, […]

error: Content is protected !!
expand_less