Parimo Ikuti Evaluasi DAK KB 2026, Tekankan Manfaat Nyata Hingga ke Keluarga
- calendar_month Rab, 26 Agu 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar

Foto: istimewa
PARIGI MOUTONG, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Subbidang Keluarga Berencana Tahun Anggaran 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang diikuti pemerintah daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia ini dibuka oleh Inspektur Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Sunarto, SH., MM., serta disampaikan sambutan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes.
Dari Kabupaten Parigi Moutong, kegiatan diikuti Asisten I Setda Parigi Moutong, Adruddin Nur, didampingi Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB), Kartikowati, bersama sejumlah perangkat daerah terkait. Kegiatan berlangsung dari Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati Parigi Moutong.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas. Keluarga yang sehat diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, produktif, terampil, dan berdaya saing global.
Pembangunan keluarga dan program Keluarga Berencana (KB) menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
BKKBN memegang peran penting dalam meningkatkan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi, sekaligus mendukung percepatan penurunan masalah kesehatan serta pencegahan risiko yang memengaruhi kualitas keluarga.
Program KB pun tidak sekadar soal jumlah anak, melainkan upaya merencanakan kehidupan yang lebih baik, mulai dari kesehatan ibu dan anak, perencanaan kehamilan, hingga tumbuh kembang anak yang berkualitas.
Kegiatan analisis dan evaluasi DAK Subbidang Keluarga Berencana ini bertujuan memastikan pengelolaan anggaran tahun 2026 berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran, serta memberikan manfaat optimal bagi pencapaian program pembangunan keluarga.
Evaluasi mencakup kinerja dan realisasi anggaran hingga periode berjalan, baik dari sisi keuangan maupun capaian output, sekaligus mengidentifikasi kendala dan faktor penyebab belum optimalnya penyerapan anggaran.
Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar perumusan langkah perbaikan serta pengidentifikasian praktik baik yang dapat direplikasi daerah lain.
Lebih dari itu, keberhasilan program tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran, melainkan sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan keluarga sebagai penerima manfaat.
Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk jajaran BKKBN di seluruh tingkatan.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong sendiri berkomitmen terus memperkuat pengelolaan program dan anggaran bidang KB, meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah, serta memastikan setiap kegiatan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan kualitas sumber daya manusia daerah. (**)
Sumber: Dinas Kominfo Parigi Moutong
- Penulis: hariansulawesi.id

Saat ini belum ada komentar