Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Banggai » Sembunyikan 27 Paket Sabu di Bantal Guling, Pemuda di Luwuk Masuk Bui 

Sembunyikan 27 Paket Sabu di Bantal Guling, Pemuda di Luwuk Masuk Bui 

  • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

Ket: Pelaku YL bersama barang bukti 27 paket sabu. (Foto: Humas Polres Banggai)

LUWUK | Harian Sulawesi – Kasus tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika golongan I jenis sabu di wilayah Luwuk Selatan, berhasil diungkap Satuan Narkoba Polres Banggai.

Selasa (2/6) malam kemarin, sekira pukul 22.00 wita seorang pria berinisial YL (25) warga Kelurahan Simpong, yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba diamankan aparat kepolisian.

Kasat Narkoba Polres Banggai, AKP Hasanuddin Hamid mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di wilayah Kelurahan Hanga-hanga Permai, Kecamatan Luwuk Selatan.

“Personel Satnarkoba langsung bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat, melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran laporan tersebut,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Kasat, informasi yang diterima kemudian ditindaklanjuti dengan serangkaian pemantauan dan penyelidikan di lapangan.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti sabu sejumlah 27 paket dengan berat bruto seberat 4,98 gram. Barang bukti lainnya yakni alat hisap bong dan dua unit telepon genggam juga ikut diamankan.

Pelaku YL saat diamankan sempat menjalani interogasi awal oleh petugas, dan mengakui telah menyembunyikan narkotika jenis sabu di dalam bantal guling yang berada di ruang tamu.

“Penggeledahan yang dilakukan petugas turut disaksikan warga setempat, guna memastikan proses berjalan sesuai prosedur hukum,” tuturnya.

Penyidik Satnarkoba Polres Banggai saat ini terus melakukan pendalaman, guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terkait dengan pelaku. (**)

  • Penulis: Yunai

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APRI Sulteng Perkuat Peran Penghulu, Tak Sekadar Urus Nikah tetapi Jadi Garda Ketahanan Keluarga

    APRI Sulteng Perkuat Peran Penghulu, Tak Sekadar Urus Nikah tetapi Jadi Garda Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Foto : Ketua PW-APRI Sulteng Isram Said Lolo, SAg MAg (f-istimewa) PALU | Harian Sulawesi – Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya memperkuat peran penghulu sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Penghulu dinilai tidak lagi hanya berperan dalam urusan administrasi pernikahan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan keluarga […]

  • Orang Nomor Satu di Touna Ganjar Guru Berprestasi, Tekankan Inovasi Pendidikan Berkualitas

    Orang Nomor Satu di Touna Ganjar Guru Berprestasi, Tekankan Inovasi Pendidikan Berkualitas

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Bupati Touna Ganjar Guru Berprestasi, Tekankan Inovasi Pendidikan Berkualitas TOUNA, Harian Sulawesi – Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu menyerahkan piagam penghargaan kepada guru berprestasi tingkat kabupaten di halaman Kantor Bupati Tojo Una-Una, Senin (4/5/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap dedikasi tenaga pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Tana Sivia Patuju. […]

  • Bunda PAUD Parigi Moutong Sebut Jumlah Anak Tidak Sekolah Capai 13 Ribu

    Bunda PAUD Parigi Moutong Sebut Jumlah Anak Tidak Sekolah Capai 13 Ribu

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 72
    • 0Komentar

    PARIMO, Sulawesi Tengah – Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwaty Nanga, menyatakan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di daerah tersebut mencapai sekitar 13 ribu orang berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Hal itu disampaikan saat membuka Seminar Parenting yang diselenggarakan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Parigi Moutong di Auditorium Kantor Bupati, […]

  • Koperasi Kayuboko Sejahtera Distribusikan Sapi Kurban ke Tiga Desa

    Koperasi Kayuboko Sejahtera Distribusikan Sapi Kurban ke Tiga Desa

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PARIMO | Harian Sulawesi – Koperasi Izin Pertambangan Rakyat (IPR) Desa Kayuboko, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), menyalurkan empat ekor sapi kurban ke sejumlah desa menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Senin (25/5/2026). Ketua Koperasi Rakyat Kayuboko Sejahtera, Wawan, mengatakan penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian koperasi kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami […]

  • Nur Rahmatu ‘Tidak’ Terpilih Pimpin KADIN Sulteng, Gufron Ahmad Kuasai Suara Terbanyak

    Nur Rahmatu ‘Tidak’ Terpilih Pimpin KADIN Sulteng, Gufron Ahmad Kuasai Suara Terbanyak

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 125
    • 0Komentar

    PALU | Harian Sulawesi – Hotel Grand Sya Kota Palu tempat lokasinya Musyawarah provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulteng ke – VIII tahun 2026 berlangsung seru. Tercatat ada tiga kandidat yang bertarung memperebutkan kursi ‘panas’ calon Ketua KADIN provinsi periode 2026 – 2031, yaitu Endi Hermawan (1), Nur Dg Rahmatu (2) dan Gufran […]

  • Kades Lingadan Teriak Darurat Narkoba, Minta BNN Tangkap Bandar Sabu yang Rusak Warga Desa

    Kades Lingadan Teriak Darurat Narkoba, Minta BNN Tangkap Bandar Sabu yang Rusak Warga Desa

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Mahdi Rumi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    TOLITOLI | Harian Sulawesi – Peredaran narkoba di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, disebut telah masuk kategori darurat. Narkotika jenis sabu tidak lagi beredar di wilayah perkotaan, tetapi sudah merambah hingga pelosok desa dan menyasar kalangan generasi muda hingga pelajar. Kondisi tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat karena dinilai tidak hanya mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan, […]

error: Content is protected !!
expand_less