Peringati Hari Lahir Pancasila, Kapolres Parimo: Polri Harus Jadi Teladan Persatuan dan Toleransi
- calendar_month Sen, 1 Jun 2026
- visibility 38
- comment 0 komentar

PARIMO | Harian Sulawesi – Jajaran Polres Parigi Moutong (Parimo) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Mapolres Parigi Moutong, Senin (1/6/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum memperkuat komitmen kebangsaan serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.20 Wita itu dipimpin langsung Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara.
Kegiatan tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU), perwira, serta seluruh personel Polres Parigi Moutong yang tergabung dalam berbagai satuan fungsi, mulai dari staf, Sat Samapta, Sat Polairud, Satlantas, Satintelkam, Satreskrim hingga Satresnarkoba.
Dalam upacara tersebut dibacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dengan tema Hari Lahir Pancasila 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Pidato tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman hidup bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Nilai-nilai Pancasila dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan nasional sekaligus landasan Indonesia untuk berkontribusi menciptakan perdamaian dunia.
Selain itu, Pancasila juga disebut sebagai fondasi diplomasi Indonesia yang bebas dan aktif, sebagaimana amanat konstitusi untuk mewujudkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Usai upacara, Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat dan negara.
“Pancasila adalah fondasi utama Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus terus dijaga dan diamalkan oleh seluruh anak bangsa. Sebagai anggota Polri, kami memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, serta memberikan pelayanan yang adil kepada masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras maupun golongan,” ujarnya.
Kapolres juga mengajak seluruh personel Polres Parigi Moutong dan masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap tindakan, baik dalam kehidupan sosial maupun pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, mari kita perkuat semangat gotong royong, mempererat persaudaraan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi mewujudkan Parigi Moutong yang aman, damai, dan harmonis. Pancasila harus terus hidup dalam setiap sikap, perilaku, dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” kata Hendrawan.
Upacara berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila yang hingga kini tetap menjadi perekat persatuan bangsa di tengah berbagai dinamika dan tantangan zaman.(**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Su.ardin (Pde)
- Sumber: Bidhumas POLRES Parimo

Saat ini belum ada komentar