Karhutla Kepung Tojo, Asap Tebal Ganggu Aktivitas Sekolah
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 27
- comment 0 komentar

Foto: DAR
TOJO UNA-UNA, Sulteng – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam beberapa waktu terakhir terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Selain membakar kawasan hutan dan lahan, Karhutla juga menyebabkan kepulan asap tebal yang berpotensi menurunkan kualitas udara. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu kesehatan manusia maupun makhluk hidup lainnya yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Di Kecamatan Tojo, masyarakat bersama TNI-Polri dan instansi terkait selama sepekan terakhir masih berjibaku melakukan pengendalian api di sekitar Desa Uedele, Banano, dan Uekuli. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas ke wilayah lainnya.
Di tengah penanganan Karhutla, kondisi kesehatan para relawan dan aparat yang terlibat juga perlu menjadi perhatian. Ketersediaan alat pelindung diri, kebutuhan gizi, serta obat-obatan menjadi bagian penting untuk mendukung keselamatan petugas selama proses pemadaman.
Dampak asap tebal juga dirasakan di lingkungan pendidikan. Aktivitas belajar-mengajar di SD Negeri Banano, Kecamatan Tojo, untuk sementara diliburkan karena kondisi udara di sekitar sekolah terganggu oleh asap Karhutla yang telah berlangsung selama tiga hari. Api bahkan masih terlihat di kawasan puncak bukit Desa Banano dan sekitarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tojo Una-Una, Aspan P. Taurenta, S.H., telah menyampaikan pemberitahuan mengenai penghentian sementara aktivitas belajar-mengajar.
Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan siswa serta tenaga pendidik, mengingat lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan SD Negeri Banano. (**)
- Penulis: DAR
- Editor: Pde

Saat ini belum ada komentar