Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Info Desa » Meski Berkali-kali Ditertibkan, Tambang Emas Ilegal di Tombi Tetap Beroperasi

Meski Berkali-kali Ditertibkan, Tambang Emas Ilegal di Tombi Tetap Beroperasi

  • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

AMPIBABO | Kamis (2/7/2026) – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kembali menjadi sorotan.

Di tengah upaya penertiban yang beberapa kali dilakukan tim gabungan aparat, jumlah alat berat di lokasi tambang ilegal justru dilaporkan warga setempat terus bertambah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, sedikitnya dua unit ekskavator kembali masuk ke kawasan tambang pada Jumat sore pekan lalu.

Alat berat tersebut menambah jumlah ekskavator yang sebelumnya telah beroperasi di lokasi.

“Hari Jumat sore ada dua alat berat yang masuk lagi, selain yang sudah beroperasi sebelumnya,” kata seorang sumber selaku warga di area PETI yang enggan disebutkan namanya, baru-baru ini.

Menurut sumber tersebut, bertambahnya alat berat memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal.

Warga menilai para pelaku seolah tidak gentar meski lokasi tersebut beberapa kali menjadi sasaran penertiban.

“Mereka seperti tidak ada takutnya. Kalau ada penertiban, alat berat disembunyikan, nanti setelah itu beroperasi lagi. Ini seperti sandiwara,” ujarnya.

Sumber itu juga mengaku mendengar adanya dugaan aktivitas tambang tersebut mendapat perlindungan dari pihak tertentu.

Namun, hingga kini dugaan tersebut belum dapat diverifikasi dan belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait hal itu.

Di sisi lain, sebagian besar warga Desa Tombi disebut menolak keberadaan tambang emas ilegal karena khawatir terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Mereka menilai pembukaan lahan secara masif berpotensi merusak kawasan hutan dan mencemari aliran sungai.

“Sebagian besar warga sebenarnya menolak, tapi kami seperti tidak berdaya,” katanya.

Menurutnya, para pemodal diduga membeli lahan milik warga sebelum mengubah kawasan tersebut menjadi lokasi pertambangan.

Bahkan material hasil galian juga disebut dibuang ke sungai, sementara setiap alat berat yang masuk dikabarkan dikenai pungutan oleh pihak tertentu.

Warga khawatir kerusakan lingkungan yang terus terjadi dapat meningkatkan risiko banjir dan longsor pada masa mendatang.

Mereka berharap aparat penegak hukum dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas PETI secara permanen.

“Dengan siapa lagi kami mengadu kalau bukan ke aparat dan pemerintah daerah. Jangan tunggu desa kami kena bencana dulu baru turun tangan,” ujar sumber tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terkait laporan bertambahnya alat berat dan berlanjutnya aktivitas pertambangan emas tanpa izin di Desa Tombi. (**)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Rumah Hukum Tadulako Dukung Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi, Ajak Masyarakat Ikut Mengawal

    LBH Rumah Hukum Tadulako Dukung Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi, Ajak Masyarakat Ikut Mengawal

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Foto: dokumen PALU | Harian Sulawesi – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rumah Hukum Tadulako menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi di Indonesia. Langkah tegas pemerintah dinilai menjadi momentum penting untuk mewujudkan penegakan hukum yang adil dan bebas dari praktik rasuah. Ketua LBH Rumah Hukum Tadulako, Hartono Taharudin SH, MH, mengatakan […]

  • Polisi Ciduk Dua Pengedar 17 Paket Sabu di Nambo

    Polisi Ciduk Dua Pengedar 17 Paket Sabu di Nambo

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle Yunai
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Foto: Humas Polresta Banggai LUWUK, Sulteng – Tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Padungnyo, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, sekira pukul 19.00 wita berhasil diungkap Satuan Narkoba Polresta Banggai, Sabtu (1/8). Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua orang pria berinisial BN alias A (45) dan RI alias O (28), yang diduga hendak mengedarkan belasan […]

  • Rekaman Suara Diduga Libatkan Ketua SC dalam Manuver Musprov KADIN Sulteng

    Rekaman Suara Diduga Libatkan Ketua SC dalam Manuver Musprov KADIN Sulteng

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 148
    • 0Komentar

    PALU | Harian Sulawesi – Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tengah menjelang pemilihan ketua periode 2026–2031 diwarnai isu dugaan ketidaknetralan panitia pengarah atau Steering Committee (SC). Ketua SC Musprov KADIN Sulteng, Zulfakar Nasir, dituding berpihak kepada salah satu bakal calon ketua. Ia bahkan disinyalir melakukan manuver untuk memenangkan kandidat tertentu. […]

  • Satu Rumah Warga Desa Donggulu Selatan, Kasimbar Dilalap Sijago Merah Tadi Malam

    Satu Rumah Warga Desa Donggulu Selatan, Kasimbar Dilalap Sijago Merah Tadi Malam

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 299
    • 0Komentar

    F – By BPBD Parimo for @hariansulawesi KASIMBAR, Harian Sulawesi – Sebuah rumah di Dusun II, Desa Donggulu Selatan, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengalami kebakaran pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 22.30 WITA. Berdasarkan laporan akhir Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong yang diterima pada Senin (11/5/2026), kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada jaringan […]

  • Bikin ‘Geger’ Warga, Pria Parubaya Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Rumah

    Bikin ‘Geger’ Warga, Pria Parubaya Ditemukan Meninggal Membusuk di Dalam Rumah

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Checep
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa PARIGI | Harian Sulawesi – Warga Kelurahan Masigi Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah digegerkan dengan penemuan seorang pria bernama Muhammad Supardin alias Ois (52) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Rabu (8/7/2026) sore. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk dan diduga telah meninggal dunia sejak empat hari lalu. Kapolsek Parigi […]

  • Bunda PAUD Parimo Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini

    Bunda PAUD Parimo Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Usia Dini

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 152
    • 0Komentar

    PARIMO, Harian Sulawesi – Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwaty Nanga, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak usia dini, terutama dalam hal pemenuhan gizi, pengasuhan, dan perhatian emosional. Hal itu disampaikannya dalam seminar parenting yang digelar di Parigi dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Menurut Hestiwaty, pendidikan anak […]

error: Content is protected !!
expand_less