Haflah Takharruj Angkatan III, Ponpes Ittihadul Ummah Parigi Barat Lepas 19 Santri dan Buka SMK Baru
- calendar_month Sab, 6 Jun 2026
- visibility 59
- comment 0 komentar

Haflah Takharruj Angkatan III, Ponpes Ittihadul Ummah Parigi Barat Lepas 19 Santri dan Buka SMK Baru
PARIGI | Harian Sulawesi – Pondok Pesantren (Ponpes) SMP Islam Terpadu (IT) Ittihadul Ummah, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dibawah naungan KH Moh. Qasim Abdul Majid menggelar Haflah Takharruj Angkatan III.
Acara seremonial berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Parimo, Sabtu (6/6/2026) dihadiri Asisten Pemerintahan H. Adrudin Nur yang berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan para santri yang telah menempuh pembelajaran selama tiga tahun.
Acara tersebut dihadiri keluarga besar Ponpes SMP IT Ittihadul Ummah, pejabag Bupati Parimo, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), wali santri, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Panitia, Abdul Muin, mengatakan Haflah Takharruj merupakan momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada para santri atas perjuangan dan dedikasi mereka selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.
“Ini merupakan salah satu bukti keberhasilan kami dalam mencetak generasi yang unggul, baik dari sisi akademik maupun keagamaan,” kata Muin.
Pada tahun ini, sebanyak 19 santri mengikuti Haflah Takharruj, terdiri dari 15 santri putra dan empat santri putri.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penamatan, tetapi juga bentuk penghormatan atas kesabaran, ketekunan, dan capaian para santri, khususnya dalam bidang akademik maupun tahfidz Al-Qur’an.
Selain itu, Haflah Takharruj juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Yayasan Ittihadul Ummah Parigi kepada masyarakat luas beserta program-program pendidikan yang dijalankannya.
“Kami ingin melekatkan identitas tahfidz kepada para santri agar mereka tetap istiqamah menjaga hafalan Al-Qur’an serta adab dalam pergaulan di mana pun berada,” ujarnya.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Ittihadul Ummah Parigi, KH Muh. Qasim Abd. Madjid, mengaku bersyukur karena kembali berhasil menamatkan santri angkatan ketiga sejak pesantren tersebut didirikan.
Menurutnya, Haflah Takharruj tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga media untuk memperkenalkan budaya pendidikan pesantren yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
“Kegiatan ini juga merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat agar lebih mengenal Yayasan Ittihadul Ummah serta budaya pesantren dalam menyesuaikan situasi dan kondisi umat saat ini,” katanya.
Ia menambahkan, terselenggaranya kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Melalui kolaborasi itu, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di Ponpes Ittihadul Ummah agar memperoleh bekal ilmu pengetahuan yang seimbang dengan iman dan takwa.
KH Muh. Qasim menjelaskan, meskipun SMP IT Ittihadul Ummah berstatus sekolah umum, para siswa tetap mendapatkan pembelajaran agama secara intensif dan terintegrasi dalam kegiatan pendidikan sehari-hari.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengumumkan pembukaan penerimaan peserta didik baru untuk SMK yang berada di bawah naungan Yayasan Ittihadul Ummah dengan dua program keahlian, yakni Pertanian dan Multimedia.
Ia mengajak para wali santri untuk melanjutkan pendidikan anak-anak mereka ke jenjang tersebut yang tetap mengedepankan pendidikan berbasis Al-Qur’an dan akhlakul karimah.
“Saya berharap para wali santri dapat melanjutkan pendidikan anak-anaknya di SMK yang kami buka. Walaupun sekolah umum, pendidikan tetap berlandaskan Al-Qur’an dan akhlakul karimah untuk mencetak generasi penerus yang unggul,” pungkasnya. (**)
- Penulis: Sumardin (Pde,)

Saat ini belum ada komentar