Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Uncategorized » Husen Mardjengi: Status Wilayah Tambang Harus Jelas, Jangan Jadi Ladang Oknum

Husen Mardjengi: Status Wilayah Tambang Harus Jelas, Jangan Jadi Ladang Oknum

  • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

Foto: Paripurna DPRD Parimo berlangsung alot karena pernyataan politisi PAN (f-Pde)

PARIGI MOUTONG, Sulteng – Anggota DPRD Parigi Moutong dari Partai Amanat Nasional (PAN), Husen Mardjengi, mendesak pemerintah daerah untuk segera memperjelas status wilayah pertambangan di Kabupaten Parigi Moutong.

Pernyataan itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, S.Sos., serta dihadiri Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, M.Pd., Senin (31/8/2026).

Husen menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh membiarkan status wilayah pertambangan tetap abu-abu. Jika batas dan status kawasan tidak jelas, terbuka peluang bagi oknum untuk memanfaatkannya, bahkan wilayah yang bukan kawasan pertambangan pun bisa dimasuki tanpa kendali.

“Inilah mengapa kejelasan status wilayah pertambangan sangat diperlukan,” ujarnya.

Ia mengakui wilayah Kayuboko dan Air Panas telah melalui proses kajian hingga penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Namun di wilayah lain, bukan hanya Air Panas dan Kayu Bobo, masih banyak lokasi tambang ilegal yang semakin merajalela dan nyaris tidak terkendali, baik oleh pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Jika wilayah WPR layak dijadikan IPR, segera dikaji, asalkan tidak merusak lingkungan dan tidak merugikan masyarakat. Namun ada pula lokasi yang tidak dapat dijadikan IPR dan tidak boleh digali kandungan buminya.

“Saya sepakat wilayah yang memenuhi syarat dapat diterbitkan izinnya, karena di sana ada warga yang menggantungkan hidup dari pertambangan,” tegasnya.

Husen mencontohkan, di Malango dan Sipayo kandungan emas sudah dieksploitasi dalam jumlah besar sejak beberapa tahun lalu. Yang beroperasi justru orang-orang dari luar daerah, yang konon didukung oknum tertentu.

“Kekayaan alam kita habis digeruk pihak lain. Hal ini persis seperti kasus kayu hitam di Jawa tahun 1970-an — yang menikmati hasilnya bukan warga setempat, melainkan orang luar,” ungkapnya.

Ia menyoroti rencana penyerahan 17 titik IPR dalam waktu dekat, serta sekitar 16 titik lagi yang sedang dikaji. Pemerintah daerah diminta transparan: wilayah mana saja yang termasuk ke dalam 16 titik tersebut?

Apakah mencakup Tinombo Selatan, Tinombo, Sidoan, dan wilayah utara lainnya? Khusus untuk Tinombo Selatan, Husen menegaskan tanah di sana sama sekali tidak dapat diterbitkan IPR.

“Saya tidak menginginkan persoalan ini berulang seperti kejadian beberapa tahun lalu yang menimbulkan korban. Mohon pemerintah daerah bersikap terbuka, jangan ditutup-tutupi. Sampaikan secara jelas wilayah mana yang dapat dikaji dan dimanfaatkan tanpa merusak lingkungan maupun mengganggu ekosistem serta kehidupan masyarakat,” pungkas Husen.(**)

  • Penulis: Sumardin (Pde)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Site Visit Media, Pertamina EP Dorong Perekonomian Warga Lokal

    Gelar Site Visit Media, Pertamina EP Dorong Perekonomian Warga Lokal

    • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
    • account_circle Yunai
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Ket: Sekolah Lapang Petani Jagung Desa Kayowa, Batui Selatan. (Foto: Yunai) LUWUK, Sulawesi Tengah – Site visit media digelar PT Pertamina EP Donggi Matindok Field (DMF) di tiga titik lokasi Program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang berada di Desa Kayowa, Kecamatan Batui Selatan, Jumat (2/10). Melalui program PPM ini, Pertamina EP Donggi Matindok Field […]

  • Pantau Lahan Jagung Desa, Polri Pastikan Program Ketahanan Pangan Lancar

    Pantau Lahan Jagung Desa, Polri Pastikan Program Ketahanan Pangan Lancar

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Ket: Bhabinkamtibmas Polsek Batui pantau langsung lahan jagung milik warga di Desa Sukamaju I, Kecamatan Batui Selatan. (Foto: Humas Polres Banggai) for hariansulawesi LUWUK, Harian Sulawesi – Guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Polri gencar hadir di tengah masyarakat dengan melakukan pemantauan langsung di lokasi. Hal itu seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Bantui Polres Banggai, Aiptu […]

  • Coffe Morning Bersama Jurnalis, Polres Banggai Jalin Silaturahmi Kemitraan

    Coffe Morning Bersama Jurnalis, Polres Banggai Jalin Silaturahmi Kemitraan

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Ket: Coffe morning Humas Polres Banggai bersama wartawan. (Foto: Humas Polres Banggai) for @hariansulawesi LUWUK, Harian Sulawesi – Membangun silaturahmi sekaligus memperkuat kemitraan yang konstruktif, digelar dalam agenda Coffe Morning Humas Polres Banggai bersama insan pers, Selasa (12/5) pagi. Coffe morning itu berlangsung di Warkop Inside Coffe, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk. Dihadiri Kasi Humas AKP Saiman, […]

  • Kasus Korupsi BUMDes Berkah Uso, Kejari Banggai Prioritaskan Penyelesaian Perkara 

    Kasus Korupsi BUMDes Berkah Uso, Kejari Banggai Prioritaskan Penyelesaian Perkara 

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Yunai
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Ket: Pertemuan perwakilan warga Desa Uso dan Kejari Banggai, terkait perkembanhan kasus Tipikor BUMDes Berkah Uso. (Foto: Dok. Kejari Banggai) LUWUK | Harian Sulawesi – Terkait perkembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor), atas penyalahgunaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Uso tahun 2017-2021di Kecamatan Batui, sejumlah warga Desa Uso mendatangi Kejaksaan Negeri Banggai, Rabu […]

  • PETI Tombi Kian Menggila, Warga Tantang Kapolda Sulteng Baru Buktikan Ketegasan

    PETI Tombi Kian Menggila, Warga Tantang Kapolda Sulteng Baru Buktikan Ketegasan

    • calendar_month Ming, 14 Jun 2026
    • account_circle Tim
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PARIMO | Harian Sulawesi – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kembali menjadi sorotan. Maraknya operasi tambang ilegal yang disebut berlangsung terang-terangan dinilai menjadi ujian awal bagi Kapolda Sulawesi Tengah yang baru dalam menegakkan hukum dan memberantas praktik pertambangan tanpa izin. Warga setempat mengaku resah […]

  • Satu Rumah Warga Desa Donggulu Selatan, Kasimbar Dilalap Sijago Merah Tadi Malam

    Satu Rumah Warga Desa Donggulu Selatan, Kasimbar Dilalap Sijago Merah Tadi Malam

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 299
    • 0Komentar

    F – By BPBD Parimo for @hariansulawesi KASIMBAR, Harian Sulawesi – Sebuah rumah di Dusun II, Desa Donggulu Selatan, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengalami kebakaran pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 22.30 WITA. Berdasarkan laporan akhir Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong yang diterima pada Senin (11/5/2026), kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada jaringan […]

error: Content is protected !!
expand_less