DPRD Kecam RSUD Anuntaloko, Pasien Tetap Dirawat di Ruang Direhab
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- visibility 7
- comment 0 komentar

PARIMO, Harian Sulawesi – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi PKS, Mohammad Fadli, mengecam kebijakan RSUD Anuntaloko yang tetap merawat pasien di ruangan yang sedang menjalani rehabilitasi berat.
Hal itu disampaikan Fadli dalam rapat paripurna di aula gedung DPRD Parigi Moutong, Kamis (8/1/2026). Ia menilai kondisi tersebut tidak layak dan mengganggu kenyamanan pasien.
“Kegiatan rehab itu sudah berlangsung hampir satu minggu, tetapi sampai hari ini pihak rumah sakit belum melakukan pemindahan pasien ke gedung lain,” ujarnya.
Menurut Fadli, situasi ini tidak hanya berdampak pada pasien, tetapi juga menimbulkan keluhan dari keluarga pasien serta pihak kontraktor yang mengerjakan proyek rehabilitasi.
Ia menegaskan, pasien yang menjalani perawatan seharusnya mendapatkan kenyamanan untuk pemulihan, bukan justru berada di lingkungan yang terganggu aktivitas pembangunan.
“Ini menjadi keluhan keluarga dan pasien, khususnya di kelas III,” katanya.
Fadli juga mengungkapkan, belum dipindahkannya pasien disebut karena belum adanya persetujuan dari Direktur RSUD Anuntaloko.
Ia menilai alasan tersebut tidak tepat, apalagi jika dikaitkan dengan pertimbangan pendapatan rumah sakit.
“Alasan itu kurang manusiawi. Pasien hanya dipindahkan dari lantai dua ke lantai tiga dan justru menumpuk,” ujarnya.
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong segera mengambil langkah tegas dengan memerintahkan pihak rumah sakit memindahkan pasien ke ruangan yang lebih layak.
Menurut dia, kenyamanan dan keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan.
“Saya kira tidak mengapa jika sesekali rumah sakit merawat masyarakat di ruang yang lebih layak demi kenyamanan mereka,” katanya. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id

Saat ini belum ada komentar