Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » Pemprov Sulteng dan Karantina RI Sepakat Utamakan Penguatan Ekosistem Durian daripada PAD

Pemprov Sulteng dan Karantina RI Sepakat Utamakan Penguatan Ekosistem Durian daripada PAD

  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

PALU | Harian Sulawesi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Badan Karantina Indonesia sepakat agar daerah penghasil durian tidak terburu-buru menarik Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor durian.

Pemerintah diminta lebih fokus membangun ekosistem industri durian yang sehat dan berkelanjutan dari hulu hingga hilir.

Kesepakatan itu mengemuka dalam kunjungan kerja dan audiensi Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (26/5/2026).

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengatakan sektor durian kini menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru yang potensial bagi daerah.

Karena itu, pemerintah diminta tidak membebani pelaku usaha dengan berbagai pungutan sebelum ekosistem industrinya benar-benar tumbuh kuat.

“Biarkan dulu ekosistem ini tumbuh dengan baik dari hulu sampai hilir. Daerah sebenarnya sudah sangat diuntungkan karena masyarakat terserap bekerja di seluruh gudang peking house. Ini bagian dari membantu pemerintah mengurangi kemiskinan dan membuka lapangan kerja,” ujar Anwar.

Menurut dia, setiap peking house durian di Sulawesi Tengah mampu menyerap sekitar 200 tenaga kerja. Kondisi itu dinilai menjadi bukti besarnya dampak ekonomi sektor durian terhadap masyarakat.

Dalam forum tersebut, Ketua Kadin Kabupaten Parigi Moutong, Faradiba Zaenong, meminta pemerintah segera membentuk regulasi yang jelas untuk menciptakan tata kelola industri durian yang sehat, mulai dari petani, rumah UMKM, hingga peking house milik pengusaha lokal maupun asing.

Menurut Faradiba, seluruh rantai pasok durian harus memiliki kepastian hukum agar industri tidak tumbuh tanpa arah dan pengawasan yang jelas.

“Pemerintah harus hadir membuat regulasi agar seluruh pelaku usaha, mulai dari petani sampai eksportir, memiliki payung hukum yang jelas. Jangan sampai ekosistem ini tumbuh liar,” kata Faradiba.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera membentuk satuan tugas khusus untuk mengawasi dan memperkuat ekosistem durian agar industri tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjaga standar kualitas ekspor.

Selain itu, Faradiba menyoroti pentingnya standarisasi kualitas buah durian nasional, terutama terkait pengawasan buah muda yang dipanen sebelum matang.

Dia mencontohkan Thailand yang menerapkan pengawasan ketat demi menjaga reputasi durian mereka di pasar internasional.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perkebunan Durian Indonesia (Apdurin) Kabupaten Parigi Moutong, Hengky Idrus, mengatakan Indonesia saat ini masih kekurangan pasokan durian untuk memenuhi kebutuhan industri.

“Kita ini masih kurang durian. Jadi ayo sama-sama tanam durian,” ujar Hengky.

Mantan wartawan berlisensi Madya ini juga meminta pemerintah berhati-hati membuka ekspor durian segar secara besar-besaran sebelum produksi nasional benar-benar siap.

Menurutnya, kekurangan bahan baku dapat berdampak pada industri frozen durian dan mengancam ribuan tenaga kerja.

Dukungan terhadap penguatan ekosistem durian juga disampaikan Wakapolda Sulawesi Tengah, Helmi Rauf.

Faradiba meminta pemerintah menjaga semangat para pelaku usaha yang selama ini membangun industri ekspor durian di Sulawesi Tengah.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyatakan sepakat dengan seluruh aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut.

“Kita akan bersama-sama berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem durian ini. Semua pihak harus terlibat agar industri durian Indonesia bisa tumbuh kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan pemerintah daerah akan segera membahas regulasi tata kelola durian bersama seluruh kepala daerah di Sulawesi Tengah agar industri tersebut dapat berkembang sehat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (**)

  • Penulis: Sumardin (Pde)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Peringatan HUT Satpol PP dan Damkar, Bupati Erwin Saksikan Prestasi Kontingen Parimo

    Hadiri Peringatan HUT Satpol PP dan Damkar, Bupati Erwin Saksikan Prestasi Kontingen Parimo

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Fikran
    • visibility 252
    • 0Komentar

    TOLITOLI | Harian Sulawesi – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menghadiri upacara kesiapsiagaan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76, HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) ke-107, serta HUT Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-64 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Taman Kota Muhammad […]

  • BK DPRD Parimo Akhirnya Bergerak, Klarifikasi Kasus Dugaan Keterkaitan Legislator dengan PETI Dijadwalkan Pekan Depan

    BK DPRD Parimo Akhirnya Bergerak, Klarifikasi Kasus Dugaan Keterkaitan Legislator dengan PETI Dijadwalkan Pekan Depan

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 106
    • 0Komentar

      PARIGI | Harian Sulawesi – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Parigi Moutong akhirnya menjadwalkan pemanggilan dan klarifikasi terkait laporan dugaan pelanggaran etik yang menyeret nama anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Selpina. Langkah tersebut dilakukan setelah penanganan laporan yang masuk sejak April 2026 itu sempat menjadi sorotan karena belum menunjukkan perkembangan berarti hingga […]

  • PABKI Sulteng Resmi Miliki Lapangan Latihan II di Palu Timur, Siap Cetak Atlet Berprestasi

    PABKI Sulteng Resmi Miliki Lapangan Latihan II di Palu Timur, Siap Cetak Atlet Berprestasi

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Muhamad Ryan Putra, S.S
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Foto: istimewa PALU, Sulteng – Persatuan Akurasi Bilah dan Kapak Indonesia (PABKI) Sulawesi Tengah bersama Central Celebes Throwing Club (CCTC) Palu kini memiliki fasilitas latihan baru. Yakni Lapangan Latihan II PABKI Sulteng yang terletak di wilayah Palu Timur. Lapangan yang berada di Jl. Otista ini resmi dibuka dan mulai digunakan setelah melalui proses peresmian yang […]

  • BK DPRD Parigi Moutong Disomasi, Pelapor Ultimatum 7 Hari atau Digugat ke PTUN

    BK DPRD Parigi Moutong Disomasi, Pelapor Ultimatum 7 Hari atau Digugat ke PTUN

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Foto: documen PARIGI | Harian Sulawesi – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, disomasi oleh pelapor dugaan pelanggaran kode etik anggota DPRD setelah dinilai menggantung penanganan laporan selama hampir tiga bulan tanpa kepastian. Somasi tersebut diajukan Hartono, pelapor dugaan pelanggaran kode etik terhadap anggota DPRD Parimo, Selpina. Selain melayangkan somasi kepada […]

  • Program Makan Bergizi Gratis Akan Dilanjutkan, BGN Lakukan Efisiensi Anggaran 

    Program Makan Bergizi Gratis Akan Dilanjutkan, BGN Lakukan Efisiensi Anggaran 

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle Azmi Hidzaki
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Juni 2026 – Dukungan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan terus disuarakan masyarakat di berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Karawang, Cianjur, Makassar, Nusa Tenggara Barat, hingga Sumatera Barat. Warga menilai program ini bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, ibu hamil, sekaligus menggerakkan perekonomian akar rumput melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan […]

  • APRI Sulteng Perkuat Peran Penghulu, Tak Sekadar Urus Nikah tetapi Jadi Garda Ketahanan Keluarga

    APRI Sulteng Perkuat Peran Penghulu, Tak Sekadar Urus Nikah tetapi Jadi Garda Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Foto : Ketua PW-APRI Sulteng Isram Said Lolo, SAg MAg (f-istimewa) PALU | Harian Sulawesi – Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya memperkuat peran penghulu sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Penghulu dinilai tidak lagi hanya berperan dalam urusan administrasi pernikahan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan keluarga […]

error: Content is protected !!
expand_less