Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Info Desa » Warga Tirtanagaya Demo, Tuntut Transparansi Pengelolaan Dana Desa oleh Kadesnya, Begini Penyampaian Warganya

Warga Tirtanagaya Demo, Tuntut Transparansi Pengelolaan Dana Desa oleh Kadesnya, Begini Penyampaian Warganya

  • calendar_month Sel, 25 Agu 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Foto: istimewa

LAMBUNU, Parimo, Sulteng – Sekelompok warga Desa Tirta Nagaya, Kecamatan Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar aksi unjuk rasa di halaman pendopo desa, Senin (24/8/2026).

Dalam aksi tersebut, Ketua Koordinator aksi Firdaus mewakili warganya mempertanyakan transparansi pemerintah desa terkait kinerja kepala desa serta pengelolaan keuangan dan potensi sumber daya alam yang berada di wilayah tersebut.

Warga menilai Desa Tirta Nagaya memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah, termasuk keberadaan aktivitas pertambangan yang dinilai memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat.

Namun, warga mempertanyakan keterbukaan pemerintah desa mengenai pengelolaan dana atau kontribusi dari aktivitas pertambangan yang disebut masuk ke desa.

Mereka meminta pemerintah desa membuka informasi tersebut secara transparan kepada masyarakat.
Dalam orasinya, Wakil Koordinator Aksi, Nandan, menyampaikan sejumlah tuntutan warga.

Ia menegaskan transparansi harus diterapkan dalam seluruh aspek pemerintahan desa, mulai dari tata kelola, kebijakan hingga pengelolaan keuangan.

“Kami menuntut transparansi dalam segala aspek serta transparansi sistem tata kelola, kebijakan maupun pengelolaan keuangan. Transparansi harus dibuka secara terang-terangan, penuh akuntabilitas kepada seluruh masyarakat desa,” tegasnya.

Demikian pula penyampaian wakil koordinator aksi, Nandan dalam orasinya sebelum menyanyikan lagu Indonesia Raya menyinggung ruang masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, pemerintah desa seharusnya membuka ruang dialog dan memberikan jawaban terhadap setiap keluhan yang disampaikan warga.

Ia bahkan menilai kondisi Desa Tirtanagaya belum sepenuhnya mencerminkan semangat kemerdekaan karena masyarakat merasa belum mendapatkan manfaat yang maksimal dari potensi sumber daya alam di wilayahnya.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyerukan agar kepala desa dievaluasi dan bahkan diturunkan karena dinilai tidak memperhatikan kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, dalam orasi tersebut terdapat pernyataan bernada keras terkait potensi benturan dengan aparat keamanan. Massa aksi meminta kepolisian, TNI dan aparat pemerintahan untuk tidak menghalangi penyampaian aspirasi warga.

Aksi damai ini langsung ditanggapi politisi PDI-P asal daerah pemilihan (dapil) IV Moutong bersaudara Mastula menyebut bahwa aksi damai yang dilakukan warganya adalah hal yang wajar sesuai perintah Undang-Undang.

Bukan berarti jika masyarakat melakukan unjuk rasa untuk memperoleh keadilan itu sebagai penghambat roda pemerintahan desa, namun dengan unek-unek yang warga sampaikan itu menjadi jembatan sebuah pengabdian karena kepala desa dipilih rakyatnya.

“Kalau sistim pemerintahan desa kurang baik dimata masyarakatnya, yah itu hal yang wajar disampaikan demi untuk kemaslahatan warga desa Tirta Nagaya. Tapi yang penting dilakukan secara damai sebagaimana yang dilakukan mereka di halaman pendopo samping kantor desa Tirta Nagaya” ucap politisi PDI-P yang sudah tiga periode duduk sebagai wakil rakyat dengan suara terbanyak diwilayah dapil IV.

Hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Desa Tirtanagaya terkait sejumlah tuntutan yang disampaikan massa aksi.

Klarifikasi dan jawaban pemerintah desa akan dimuat dalam pemberitaan selanjutnya sebagai bentuk keberimbangan informasi. (**)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pengeroyokan di Kota Luwuk, Dua Remaja Diamankan Polisi

    Kasus Pengeroyokan di Kota Luwuk, Dua Remaja Diamankan Polisi

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Foto: Humas Polres Banggai LUWUK | Harian Sulawesi – Dua orang remaja terduga pelaku pengeroyokan di kota Luwuk, Senin (18/5) kemarin, diamankan Tim Resmob Tompotika Polres Banggai. Kedua terduga pelaku diketahui masih berstatus pelajar SMA masing-masing berusian 15 tahun, sebagaimana disebutkan Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Nur Arifin. Ia menjelaskan, kronologis kejadian pengeroyokan itu terjadi pada […]

  • Gugatan Rp 10 Miliar Proyek Perpustakaan Parimo Bergulir, Kuasa Hukum CV Arawan Singgung Pemahaman Bupati

    Gugatan Rp 10 Miliar Proyek Perpustakaan Parimo Bergulir, Kuasa Hukum CV Arawan Singgung Pemahaman Bupati

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Foto : Dokumen PARIGI | Harian Sulawesi – Gugatan perdata senilai Rp 10 miliar terkait proyek pembangunan Dinas Perpustakaan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) masih bergulir di Pengadilan Negeri Parigi. Perkara ini bermula setelah pihak ketiga, CV Arawan, mengaku mengalami kendala dalam proses pembayaran usai menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut. Proyek pembangunan gedung perpustakaan itu diketahui bernilai […]

  • Bupati Parimo Erwin Burase Apresiasi Pelaksanaan Muscab IBI ke-VII di Parigi

    Bupati Parimo Erwin Burase Apresiasi Pelaksanaan Muscab IBI ke-VII di Parigi

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PARIMO, Harian Sulawesi – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Parigi Moutong yang digelar di Aula Bappelitbangda, Selasa (31/3/2026). Dalam sambutannya, Bupati menilai Muscab IBI menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi profesi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di daerah. Kegiatan tersebut mengusung tema […]

  • Pengeroyokan Pemuda di Tolitoli, LSM GIAK Desak Oknum yang Terlibat Diproses

    Pengeroyokan Pemuda di Tolitoli, LSM GIAK Desak Oknum yang Terlibat Diproses

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle Mandi Rumi
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Foto: Ketua LSM GIAK dan Riandi (korban) TOLITOLI, Sulteng – Peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan yang terjadi di Lembah, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 04.00 Wita, menjadi perhatian publik. Dalam peristiwa tersebut, seorang pemuda bernama Riandi diduga menjadi korban pengeroyokan yang melibatkan oknum anggota Polres Tolitoli berinisial SR. Akibat kejadian […]

  • Kasus Diare Melonjak di Tolitoli, Satu Anak Meninggal dan Data RSUD Dianggap Tertutup

    Kasus Diare Melonjak di Tolitoli, Satu Anak Meninggal dan Data RSUD Dianggap Tertutup

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • account_circle Mahdi Rumi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    Ket: Titis Widaryani (gambar kecil) Kabid Pelayanan RSUD Mokopido Tolitoli (f-ist) TOLITOLI, Sulteng – Sepekan terakhir jumlah pasien diare yang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokopido, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, mengalami lonjakan tajam. Pihak rumah sakit pun mengaku kewalahan menampung pasien, yang sebagian besar adalah anak-anak, lantaran ruang perawatan yang tersedia sudah penuh […]

  • Ingatkan Sadar Wajib Pajak, Satlantas Polres Banggai Dampingi Samsat Keliling

    Ingatkan Sadar Wajib Pajak, Satlantas Polres Banggai Dampingi Samsat Keliling

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Ket: Satlantas Polres Banggai bersama Samsat Wilayah V, saat menggelar penegakan hukum dan Samsat keliling. (Foto: Humas Polres Banggai) LUWUK | Harian Sulawesi – Bersama Samsat Wilayah V, Satlantas Polres Banggai menggelar penegakan hukum dan kegiatan Samsat keliling di halaman Mapolsek Luwuk, Senin (18/5) pagi kemarin. Kasat Lantas Polres Banggai, IPTU Ade Irvan Rivai Kurnia, mengatakan, […]

error: Content is protected !!
expand_less