Reses di Parigi Barat, H. Sami Tampung Beragam Aspirasi Warga dari Infrastruktur hingga Pertanian
- calendar_month Sab, 8 Agu 2026
- visibility 85
- comment 0 komentar

Foto: istimewa
PARIGI BARAT, Sulteng – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Sami, menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Kantor Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, pada Jumat (7/8/2026).
Kegiatan penjaringan aspirasi bagi Daerah Pemilihan I ini dihadiri sekitar 100 warga serta para Kepala Desa dari tiga desa tetangga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan mendapat pengamanan resmi dari aparat keamanan setempat.
Kepala Desa Lobu Mandiri Yusak Gigir dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus berharap seluruh aspirasi warga dapat didengar dan dikawal hingga terealisasi.
Senada dengan hal itu, Kepala Desa Air Panas Ruslin N. Dg. Paha mengingatkan agar setiap usulan teknis segera disiapkan dalam bentuk dokumen proposal resmi.
Sementara itu, politisi Demokrat H. Sami menjelaskan bahwa reses ini merupakan sarana memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus mensosialisasikan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya jaminan kesehatan dan pendidikan gratis.
Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis, warga menyampaikan beragam usulan prioritas. Dari sektor infrastruktur dan pelayanan dasar, mencuat perbaikan jalan rusak di Desa Lobu Mandiri, pembangunan jalan alternatif Air Panas–Olobaru, pemasangan lampu penerangan jalan umum, serta penyediaan air bersih melalui pengeboran.
Di sektor kelautan, pertanian, dan sosial, warga mengusulkan pengadaan mesin panen jagung, perbaikan irigasi, bantuan pembangunan rumah ibadah, sarana kesehatan, ambulans desa, hingga pembangunan rumah adat.
Menanggapi tingginya volume usulan, H. Sami meminta agar seluruh kebutuhan tersebut segera dituangkan dalam proposal resmi guna diajarkan melalui mekanisme DPRD dan dimasukkan ke dalam dokumen Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) untuk tahun anggaran berikutnya.
Ia juga menjelaskan bahwa program beasiswa pendidikan gratis tetap berlaku untuk perguruan tinggi negeri maupun swasta, dengan mekanisme pendaftaran yang kini dipermudah melalui sistem aplikasi dan diverifikasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi.
“Terkait usulan darurat seperti penerangan jalan umum dan pemenuhan sarana dasar lainnya, kami akan berupaya mengawal dan memperjuangkannya secara maksimal agar masuk dalam rencana anggaran pemerintah daerah, tentunya disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah yang ada,” tegas H. Sami.
Kegiatan reses yang berlangsung tertib dan interaktif tersebut berakhir dengan sesi foto bersama antara anggota DPRD, unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga sebagai simbol kemitraan dalam membangun daerah. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Sumardin (Pde)
- Sumber: Humas DPRD Parigi Moutong

Saat ini belum ada komentar