Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Info Desa » Warga Tirtanagaya Demo, Tuntut Transparansi Pengelolaan Dana Desa oleh Kadesnya, Begini Penyampaian Warganya

Warga Tirtanagaya Demo, Tuntut Transparansi Pengelolaan Dana Desa oleh Kadesnya, Begini Penyampaian Warganya

  • calendar_month Sel, 25 Agu 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar

Foto: istimewa

LAMBUNU, Parimo, Sulteng – Sekelompok warga Desa Tirta Nagaya, Kecamatan Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggelar aksi unjuk rasa di halaman pendopo desa, Senin (24/8/2026).

Dalam aksi tersebut, Ketua Koordinator aksi Firdaus mewakili warganya mempertanyakan transparansi pemerintah desa terkait kinerja kepala desa serta pengelolaan keuangan dan potensi sumber daya alam yang berada di wilayah tersebut.

Warga menilai Desa Tirta Nagaya memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah, termasuk keberadaan aktivitas pertambangan yang dinilai memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat.

Namun, warga mempertanyakan keterbukaan pemerintah desa mengenai pengelolaan dana atau kontribusi dari aktivitas pertambangan yang disebut masuk ke desa.

Mereka meminta pemerintah desa membuka informasi tersebut secara transparan kepada masyarakat.
Dalam orasinya, Wakil Koordinator Aksi, Nandan, menyampaikan sejumlah tuntutan warga.

Ia menegaskan transparansi harus diterapkan dalam seluruh aspek pemerintahan desa, mulai dari tata kelola, kebijakan hingga pengelolaan keuangan.

“Kami menuntut transparansi dalam segala aspek serta transparansi sistem tata kelola, kebijakan maupun pengelolaan keuangan. Transparansi harus dibuka secara terang-terangan, penuh akuntabilitas kepada seluruh masyarakat desa,” tegasnya.

Demikian pula penyampaian wakil koordinator aksi, Nandan dalam orasinya sebelum menyanyikan lagu Indonesia Raya menyinggung ruang masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, pemerintah desa seharusnya membuka ruang dialog dan memberikan jawaban terhadap setiap keluhan yang disampaikan warga.

Ia bahkan menilai kondisi Desa Tirtanagaya belum sepenuhnya mencerminkan semangat kemerdekaan karena masyarakat merasa belum mendapatkan manfaat yang maksimal dari potensi sumber daya alam di wilayahnya.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyerukan agar kepala desa dievaluasi dan bahkan diturunkan karena dinilai tidak memperhatikan kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, dalam orasi tersebut terdapat pernyataan bernada keras terkait potensi benturan dengan aparat keamanan. Massa aksi meminta kepolisian, TNI dan aparat pemerintahan untuk tidak menghalangi penyampaian aspirasi warga.

Aksi damai ini langsung ditanggapi politisi PDI-P asal daerah pemilihan (dapil) IV Moutong bersaudara Mastula menyebut bahwa aksi damai yang dilakukan warganya adalah hal yang wajar sesuai perintah Undang-Undang.

Bukan berarti jika masyarakat melakukan unjuk rasa untuk memperoleh keadilan itu sebagai penghambat roda pemerintahan desa, namun dengan unek-unek yang warga sampaikan itu menjadi jembatan sebuah pengabdian karena kepala desa dipilih rakyatnya.

“Kalau sistim pemerintahan desa kurang baik dimata masyarakatnya, yah itu hal yang wajar disampaikan demi untuk kemaslahatan warga desa Tirta Nagaya. Tapi yang penting dilakukan secara damai sebagaimana yang dilakukan mereka di halaman pendopo samping kantor desa Tirta Nagaya” ucap politisi PDI-P yang sudah tiga periode duduk sebagai wakil rakyat dengan suara terbanyak diwilayah dapil IV.

Hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Desa Tirtanagaya terkait sejumlah tuntutan yang disampaikan massa aksi.

Klarifikasi dan jawaban pemerintah desa akan dimuat dalam pemberitaan selanjutnya sebagai bentuk keberimbangan informasi. (**)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Parigi Moutong Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

    Pemda Parigi Moutong Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PARIMO, Sulawesi Tengah – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) melaksanakan Rapat Orientasi dan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2027 pada Selasa (23/03/2026) di Aula Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan tersebut merupakan tahapan awal dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan […]

  • Akselerasi Pembukaan Jalan Desa, Pemkab Parigi Moutong Luncurkan Program “Lancar Bersama”

    Akselerasi Pembukaan Jalan Desa, Pemkab Parigi Moutong Luncurkan Program “Lancar Bersama”

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mengakselerasi pembukaan akses jalan antardesa dan wilayah terpencil melalui program strategis bertajuk “Lancar Bersama”. Langkah ini diambil untuk memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan yang dapat menjangkau hingga ke pelosok desa. Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin koordinasi dengan pemerintah […]

  • Polres Tojo Una-Una Dampingi Panen Raya Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan

    Polres Tojo Una-Una Dampingi Panen Raya Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 100
    • 0Komentar

    TOUNA | Harian Sulawesi – Polres Tojo Una-Una mengikuti Zoom Meeting Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada dan ketahanan pangan nasional, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Dusun Banjar, Desa Pusungi, Kecamatan Ampana Tete itu juga dirangkaikan dengan pendampingan langsung kepada para petani di sejumlah wilayah hukum […]

  • Program Penanam Pisang Candavis mulai Mendapat Perhatian di Tojo Una Una 

    Program Penanam Pisang Candavis mulai Mendapat Perhatian di Tojo Una Una 

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Foto : H. Sam Asiku for @hariansulawesi TOUNA | H.Mahmud Lahay: Berkas petani tahab satu sedang On proses, dijadwalkan Sabtu 16 Mei akan dilaksanakan penanaman perdana pisang cavendish oleh ketua utama Alkhairaat Tidak Lanjut Program Pengembangan Ekonomi Hijau berkelanjutan dalam topik “Penguatan Ketahanan pangan dan Ekonomi Hijau melalui pengembangan Kebun Buah Tropis premium Pisang Cavendish […]

  • Kades Terpilih Timbolo RB Diperiksa Penyidik Polres Tolitoli Terkait Dugaan Ijazah Palsu

    Kades Terpilih Timbolo RB Diperiksa Penyidik Polres Tolitoli Terkait Dugaan Ijazah Palsu

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Ket: RB saat diperiksa Penyidik Polres Tolitoli siang tadi (kaos hitam) [f-ist] TOLITOLI, Sulteng – Kepala Desa Timbolo terpilih berinisial RB akhirnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Tolitoli, Sulawesi Tengah, Jumat (21/8/2026). Pemeriksaan berlangsung sejak Jumat pagi hingga sore hari. RB tiba di Mapolres Tolitoli pada pagi hari dengan didampingi dua kuasa hukumnya, Rano Karno, […]

  • BMKG Pastikan Gempa M 6,7 di Parigi Moutong Tak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Tak Percaya Hoaks

    BMKG Pastikan Gempa M 6,7 di Parigi Moutong Tak Berpotensi Tsunami, Warga Diminta Tak Percaya Hoaks

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 75
    • 0Komentar

    PARIGI | Harian Sulawesi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026), tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Kepastian tersebut disampaikan BMKG setelah melakukan analisis terhadap sumber gempa yang terjadi. Berdasarkan hasil pemodelan, gempa dipicu oleh aktivitas Sesar Sausu yang merupakan sesar […]

error: Content is protected !!
expand_less