Kembali! Permainan Solar Bersubsidi di SPBU, Diduga Ada Oknum Bermain, Pemuda Tolitoli Surati Kapolres: Segera Selidiki!
- calendar_month Jum, 7 Agu 2026
- visibility 344
- comment 0 komentar

Ket: ARDAN Ketua Umum Forum Lintas Pemuda Tolitoli dan ganbar mobi antrean di SPBU (f-dokumen)
TOLITOLI, Sulawesi Tengah – Maraknya dugaan penyalahgunaan dan penyelewengan bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) akhir-akhir ini memicu keprihatinan masyarakat.
Melalui Forum Lintas Pemuda Tolitoli akhirnya mengambil langkah tegas dengan menyurati Kapolres Tolitoli guna meminta penyelidikan menyeluruh atas praktik yang dinilai semakin merajalela dalam beberapa tahun terakhir.

Surat Forum Lintas pemuda tolitoli yang ditanda tangani oleh Ardan sebagai ketua umum dan sekertaris umum Mualif yang ditembuskan ke Redaksi media Harian Sulawesi
Kondisi di lapangan terlihat jelas. Setiap hari, barisan kendaraan roda empat hingga roda enam mengular panjang di depan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Tolitoli demi mengisi solar bersubsidi.
Antrean yang memadati badan jalan ini memicu kecurigaan kuat, dimana alokasi solar bersubsidi yang seharusnya melayani kebutuhan masyarakat justru berpotensi dialihkan ke pihak yang tidak berhak.
Merespons hal tersebut, Forum Lintas Pemuda Tolitoli secara resmi meminta Kapolres Tolitoli mengambil empat langkah tegas.
Pertama, menyelidiki dan memeriksa dugaan penyalahgunaan serta penyelewengan solar bersubsidi di wilayah Kabupaten Tolitoli.
Kedua, menelusuri dugaan adanya pihak yang menimbun, membeli secara tidak wajar, serta mengangkut atau mendistribusikan kembali solar bersubsidi di luar ketentuan yang berlaku.
Ketiga, memeriksa pihak-pihak maupun lokasi yang diduga berkaitan erat dengan praktik tersebut berdasarkan hasil penyelidikan.
Keempat, menindak tegas seluruh pihak yang terbukti melanggar hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Surat permohonan penyelidikan tersebut telah resmi disampaikan kepada Kapolres Tolitoli dan ditembuskan pula kepada media Harian Sulawesi.
Ketua Umum Forum Lintas Pemuda Tolitoli, Ardan, menegaskan bahwa surat ini merupakan peringatan sekaligus langkah awal yang dilakukan pihaknya.
Harapannya, kepolisian segera menanggapi dan menindaklanjuti laporan tersebut demi melindungi hak masyarakat atas bahan bakar bersubsidi yang tepat sasaran.
“Kami menyampaikan ini sebagai peringatan sekaligus langkah awal agar kepolisian segera menyahuti dan menindaklanjutinya. Jangan sampai kerugian negara terus berlanjut dan rakyat kecil justru kesulitan mendapatkan jatah solar yang seharusnya menjadi haknya,” tegas Ardan.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kepolisian Resor Tolitoli terkait surat permohonan tersebut. Namun masyarakat berharap penyelidikan segera digelar agar praktik penyelewengan solar bersubsidi di daerah ini dapat segera diputus rantainya. (**)
- Penulis: Mahdi Rumi

Saat ini belum ada komentar