DPRD Parimo Konsultasikan Kebutuhan Sarana Pertanian ke Kementan RI
- calendar_month Kam, 2 Jul 2026
- visibility 60
- comment 0 komentar

JAKARTA | Kamis (2/7/2026) – Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari lintas komisi melakukan kunjungan konsultasi ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), Kamis (2/7/2026).
Pertemuan tersebut membahas kebutuhan sarana produksi padi dan pembangunan infrastruktur pertanian untuk mendukung sektor pertanian di Kabupaten Parigi Moutong.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, didampingi anggota DPRD Suyadi, Moh. Irfa’in, Rusno Tandriono, Arnol, Salimun Mantjabo, dan Hi. Sami.
Mereka diterima oleh perwakilan Kementan RI, Lolitha Tasik Taparan, di Ruang Direktorat Pestisida, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.
Dalam pertemuan itu, Sayutin Budianto menyampaikan pentingnya kepastian bantuan pestisida menjelang musim tanam 2026-2027.
Menurutnya, petani di Parigi Moutong saat ini menghadapi ancaman serangan hama seperti wereng, ulat grayak, dan tikus sawah sehingga ketersediaan sarana produksi harus dipastikan sebelum musim tanam dimulai.
Selain itu, DPRD juga meminta penyaluran bantuan dilakukan secara transparan. Mereka mengusulkan agar jadwal distribusi dan kuota bantuan pestisida untuk setiap kecamatan dapat diketahui kelompok tani guna mencegah terjadinya penyimpangan dalam proses penyaluran.
Pada kesempatan yang sama, Rusno Tandriono mengusulkan perbaikan jaringan irigasi di Desa Palasa, Kecamatan Palasa.
Sementara itu, Suyadi menyoroti tingginya serangan hama di Kecamatan Mepanga dan Ongkamalino yang menerapkan pola tanam IP300, sehingga diperlukan penguatan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta dukungan bantuan insektisida dan rodentisida untuk menekan biaya produksi petani.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Lolitha Tasik Taparan menyatakan Kementerian Pertanian akan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan.
Kementan juga meminta DPRD bersama dinas terkait segera melengkapi data RDKK terbaru, peta sebaran hama, serta dokumen usulan perbaikan irigasi Palasa untuk dikoordinasikan dengan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.
Kunjungan konsultasi tersebut ditutup dengan komitmen DPRD Kabupaten Parigi Moutong untuk terus mengawal realisasi berbagai usulan yang telah disampaikan.
Langkah itu diharapkan dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Parigi Moutong. (**)
- Penulis: hariansulawesi.id
- Editor: Sumardin (Pde)
- Sumber: Informasi & Foto : Cen /Tim Pendamping Sekretariat DPRD Parimo

Saat ini belum ada komentar