Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » DPR » Hanura Parimo Ultimatum Kadernya Anleg DPRD Terkait Tambang Ilegal, Feri: “Kalau Terbukti, Kami Tindak Tegas!”

Hanura Parimo Ultimatum Kadernya Anleg DPRD Terkait Tambang Ilegal, Feri: “Kalau Terbukti, Kami Tindak Tegas!”

  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

PARIMO, Harian Sulawesi – Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Feri Budiutomo, melontarkan pernyataan tegas pada Kamis (16/4/2026) terkait dugaan keterlibatan kadernya, Selpiana, dalam aktivitas tambang emas ilegal yang tengah menjadi sorotan publik.

Feri menegaskan, penanganan tambang ilegal sepenuhnya merupakan kewenangan aparat penegak hukum (APH), bukan ranah DPRD. Dia menyebut, selama ini Komisi 3 DPRD tidak bersuara bukan karena pembiaran, melainkan karena persoalan tersebut berada di luar domain kelembagaan mereka.

Meski demikian, Feri meminta Selpiana segera memberikan klarifikasi resmi untuk meredam opini publik yang telanjur berkembang, mengingat isu ini sudah memicu persepsi luas di masyarakat terkait dugaan keterlibatan anggota DPRD dalam aktivitas pertambangan tanpa izin.

“Kalau memang tidak terlibat, harus ada klarifikasi secara kelembagaan, sebaiknya melalui video. Jangan hanya tertulis, karena ini sudah jadi konsumsi publik,” tegasnya.

Anggota DPRD provinsi ini juga menekankan bahwa pihaknya tidak akan berspekulasi dan memilih menunggu pembuktian dari aparat penegak hukum.

Menurutnya, hanya kepolisian dan kejaksaan yang memiliki kewenangan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran hukum dalam kasus tersebut.

Feri mengakui, praktik tambang ilegal di Parimo bukan hal baru dan telah lama terjadi di berbagai wilayah. Bahkan, menurutnya, aktivitas tersebut tersebar di lebih dari setengah kecamatan di daerah itu, namun tetap tidak bisa ditangani DPRD karena bukan kewenangannya.

Terkait sikap partai, Feri memastikan Hanura akan bertindak sesuai aturan internal jika dugaan tersebut terbukti. Karena menurutnya, mekanisme penindakan akan dilakukan secara berjenjang melalui proses investigasi dan pembuktian di internal partai, termasuk melalui Mahkamah Partai.

“Kalau benar ada afiliasi dengan tambang ilegal, tentu partai akan mengambil tindakan tegas. Tapi semua harus melalui proses dan pembuktian yang jelas,” tegasnya.

Kasus dugaan keterlibatan kader DPRD Parimo dalam aktivitas tambang emas ilegal ini masih terus bergulir. Publik kini menanti langkah aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik polemik yang kian memanas tersebut. (**)

  • Penulis: hariansulawesi.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Parimo Sidak Ruang Pelayanan, Tekankan Bebas Pungli dan Humanis

    Kapolres Parimo Sidak Ruang Pelayanan, Tekankan Bebas Pungli dan Humanis

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Foto : Humas Polres Parimo for @hariansulawesi PARIMO, Harian Sulawesi – Kapolres Parigi Moutong, AKBP Dr. Hendrawan A.N., melakukan pengawasan melekat (Waskat) terhadap sejumlah ruang pelayanan publik di lingkungan Polres Parigi Moutong, Senin (11/5/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.30 Wita itu menyasar langsung sejumlah unit pelayanan vital, mulai dari ruang pelayanan SPKT, Call […]

  • DPRD Kecam RSUD Anuntaloko, Pasien Tetap Dirawat di Ruang Direhab

    DPRD Kecam RSUD Anuntaloko, Pasien Tetap Dirawat di Ruang Direhab

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 157
    • 0Komentar

    PARIMO, Harian Sulawesi – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi PKS, Mohammad Fadli, mengecam kebijakan RSUD Anuntaloko yang tetap merawat pasien di ruangan yang sedang menjalani rehabilitasi berat. Hal itu disampaikan Fadli dalam rapat paripurna di aula gedung DPRD Parigi Moutong, Kamis (8/1/2026). Ia menilai kondisi tersebut tidak layak dan mengganggu kenyamanan pasien. “Kegiatan […]

  • GIAK Soroti Lambannya Penyidikan Kasus Pencabulan Penyandang Disabilitas di Dondo

    GIAK Soroti Lambannya Penyidikan Kasus Pencabulan Penyandang Disabilitas di Dondo

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2026
    • account_circle Mahdi Rumi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Ket: Hendri Lamo Ketua LSM GIAK Sulawesi Tengah (f-dokumen) TOLITOLI, Sulteng – Ketua LSM Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) Sulawesi Tengah, Hendri Lamo, menyoroti lambannya penanganan penyidikan kasus dugaan pencabulan terhadap perempuan penyandang disabilitas berinisial ST (18). Kasus yang diduga dilakukan HJ tersebut disebut telah berjalan hampir dua bulan, namun belum menunjukkan perkembangan berarti. Menurut […]

  • Karhutla Muncul di Sejumlah Wilayah, Polres Touna Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

    Karhutla Muncul di Sejumlah Wilayah, Polres Touna Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle DAR
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Foto: istimewa TOJO UNA-UNA, Sulteng – Polres Tojo Una-Una (Touna) bersama jajaran meningkatkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik wilayah Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, sejak 31 Agustus hingga 1 September 2026. Kapolres Tojo Una-Una AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Iptu Martono mengatakan, penanganan dilakukan dengan mendatangi […]

  • Pemda Parigi Moutong Liburkan Sekolah Pascagempa Susulan

    Pemda Parigi Moutong Liburkan Sekolah Pascagempa Susulan

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Foto : istimewa PARIGI | Harian Sulawesi – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, meliburkan seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah pada Rabu (17/6/2026). Kebijakan tersebut diambil sebagai respons terhadap rentetan gempa bumi susulan yang masih terjadi sejak gempa berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang wilayah itu sehari sebelumnya. Keputusan meliburkan sekolah ditetapkan Dinas Pendidikan dan […]

  • Barang Bukti Diduga Kembali Dikuasai Penambang, Alat Berat Sitaan Beroperasi Lagi di Tombi

    Barang Bukti Diduga Kembali Dikuasai Penambang, Alat Berat Sitaan Beroperasi Lagi di Tombi

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Sumardin (Pde)
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PARIMO | Harian Sulawesi – Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum Lingkungan (PHL) menyoroti belum optimalnya tindak lanjut hasil operasi penegakan hukum kehutanan di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong. Pasalnya, satu unit alat berat yang sebelumnya diamankan dalam operasi tersebut dilaporkan kembali beroperasi di lokasi yang sama. Juru Bicara Satgas PHL, Muhammad Idrus, membantah […]

error: Content is protected !!
expand_less