Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Parimo » Tim Penggerak PKK Kabupaten Sosialisasikan Cek Kesehatan Gratis, Peduli Stunting, dan Pencegahan TBC 

Tim Penggerak PKK Kabupaten Sosialisasikan Cek Kesehatan Gratis, Peduli Stunting, dan Pencegahan TBC 

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Foto: istimewa

PARIGI MOUTONG, Sulteng – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Parigi Moutong menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan yang digelar di Kantor Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini dihadiri peserta dari Kecamatan Parigi Utara, Kecamatan Siniu, dan Kecamatan Parigi Tengah.

Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Parigi Utara, Camat Parigi Tengah, Camat Siniu, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) setempat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga dalam penyampaiannya menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi masyarakat. Sosialisasi ini juga menyasar isu-isu penting lainnya, seperti pencegahan pernikahan dini dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Kesehatan adalah hal yang tak bisa ditawar. Di sinilah ruang dan wadah kita menyampaikan kepada masyarakat, apa yang harus kita lakukan terkait program-program penting untuk kesejahteraan kita bersama,” ujarnya.

Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah penanganan dan pencegahan stunting. Ketua TP PKK Kabupaten menjelaskan konsep HPK Hari Pertama Kehidupan, yaitu masa emas mulai dari kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

“Jika kita bicara peduli stunting, maka HPK harus berjalan dengan baik. Mulai dari pemeriksaan kehamilan secara rutin, imunisasi lengkap, hingga pemantauan pertumbuhan anak sejak lahir,” jelasnya.

Secara khusus, ia menyoroti pentingnya skrining Triple Eliminasi bagi ibu hamil yaitu pemeriksaan Hepatitis B, HIV, dan Sifilis.

“Ibu hamil wajib mendapatkan ketiga skrining ini. Jika HIV terdeteksi sejak trimester pertama dan segera diberikan pengobatan, insya Allah bayi yang lahir bisa bebas dari HIV. Namun jika baru diketahui pada trimester terakhir, risiko penularan ke bayi sangat tinggi. Sangat disayangkan jika hal ini terjadi hanya karena kurangnya informasi,” tegasnya.

Terkait tingginya angka kematian ibu di Parigi Moutong, penyebab utamanya adalah pendarahan saat persalinan. Untuk itu, PKK Kabupaten berencana menggalakkan gerakan donor darah di setiap kecamatan dalam waktu dekat.

“Target kita berdasarkan rumus WHO adalah ketersediaan darah minimal 2% dari jumlah penduduk, atau sekitar 9.000 kantong darah. Saat ini kebutuhan darah sangat tinggi, termasuk untuk pasien yang menjalani cuci darah di rumah sakit kita. Kami mohon dukungan Bapak Camat untuk menggerakkan masyarakat turut berdonor darah,” harapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa donor darah juga merupakan bentuk pemeriksaan kesehatan gratis. Setiap kantong darah yang disumbangkan akan diperiksa secara menyeluruh, sehingga pendonor pun dapat mengetahui kondisi kesehatannya.

“Jangan pernah mengira karena seseorang terlihat sehat, maka ia benar-benar sehat. HIV bisa ada di tubuh seseorang tanpa gejala yang terlihat secara fisik. Semakin cepat diketahui, semakin baik penanganannya,” tambahnya.

Di akhir penyampaian, Ketua TP PKK Kabupaten meminta agar data kasus kesehatan termasuk stunting dan TBC dipetakkan dan disampaikan hingga ke tingkat desa, agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Kita tidak hanya menyampaikan, tetapi juga memantau. Semoga langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi kesehatan keluarga kita di Parigi Moutong,” tutupnya.

 

Sumber : Diskominfo Parigi Moutong.

  • Penulis: hariansulawesi.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PETI Moutong Belum Lumpuh, Tiga Ekskavator Diduga Milik NW Masih Beroperasi, Nama Anggota DPRD Kembali Terseret

    PETI Moutong Belum Lumpuh, Tiga Ekskavator Diduga Milik NW Masih Beroperasi, Nama Anggota DPRD Kembali Terseret

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
    • account_circle TIM
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MOUTONG | Harian Sulawesi – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, kembali menjadi sorotan. Hingga Sabtu (27/6/2026), sedikitnya tiga unit ekskavator yang diduga milik seseorang berinisial NW dilaporkan masih beroperasi di kawasan tambang ilegal pegunungan Nasalane. Berdasarkan informasi yang diterima, alat berat tersebut terdiri atas dua unit ekskavator berwarna […]

  • Bupati Ilham Lawidu Lepas 58 Calon Haji, Pesan Fokus Ibadah dan Doakan Daerah Play Button

    Bupati Ilham Lawidu Lepas 58 Calon Haji, Pesan Fokus Ibadah dan Doakan Daerah

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 237
    • 0Komentar

    TOUNA, Harian Sulawesi – Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu melepas rombongan jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Tojo Una-Una di Masjid Tsamratul Ukhuwah, Kelurahan Muara Toba, Kecamatan Ratolindo, Jumat (8/5/2026). Pelepasan ditandai dengan kumandang azan dari menara masjid sebelum rombongan bertolak menuju Asrama Haji Transit Palu. Rombongan JCH dipimpin Petugas Haji Daerah sekaligus Ketua Rombongan, H. […]

  • Pemkab Parimo Perkuat Swasembada Pangan melalui Panen Raya dan Bantuan Benih

    Pemkab Parimo Perkuat Swasembada Pangan melalui Panen Raya dan Bantuan Benih

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gerakan Panen Raya Padi sekaligus penyerahan simbolis bantuan benih padi M70D di Desa Suli Indah, Kecamatan Balinggi, Selasa (18/8/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan […]

  • Kloter 10 BPN Mendarat di Balikpapan, Jemaah Haji Tojo Una-Una Dalam Kondisi Sehat

    Kloter 10 BPN Mendarat di Balikpapan, Jemaah Haji Tojo Una-Una Dalam Kondisi Sehat

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle H. Sam Asiku
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN | Harian Sulawesi – Sebanyak 57 jemaah haji asal Kabupaten Tojo Una-Una yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 BPN tiba dengan selamat di Asrama Haji Debarkasi Balikpapan, Minggu (21/6/2026) dini hari, setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji selama 41 hari di Tanah Suci. Rombongan yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia tersebut mendarat sekitar pukul 03.30 […]

  • Aksi Curi Motor Mengandalkan Kunci Menempel, Dua Pelaku Diringkus Tengah Malam

    Aksi Curi Motor Mengandalkan Kunci Menempel, Dua Pelaku Diringkus Tengah Malam

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle Kamal
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Foto: istimewa PARIGI MOUTONG, Sulteng – Kepolisian Resor Parigi Moutong (Parimo) bergerak cepat menindak kasus pencurian sepeda motor disejumlah titik atas dasar laporan masyarakat. Bersama Unit Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah, tim berhasil menangkap dua orang terduga pelaku di Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, tepat pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 00.15 Wita. Kapolres […]

  • Akibat Jembatan Darurat Masih Rusak, Truk Bermuatan Air Mineral Terguling di Jalur Alternatif Tolai Timur-Malakosa

    Akibat Jembatan Darurat Masih Rusak, Truk Bermuatan Air Mineral Terguling di Jalur Alternatif Tolai Timur-Malakosa

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle Risman
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Foto : Risman@hariansulawesi PARIGI MOUTONG, Sulteng – Jembatan penghubung Desa Tolai Timur dengan Desa Malakosa, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), hingga kini belum bisa dilalui kendaraan bertonase lebih dari 3 ton. Kondisi itu terjadi setelah jembatan mengalami kerusakan akibat diterjang banjir dan sementara masih menggunakan gelagar darurat selama sekitar 10 pekan. Kondisi tersebut memaksa […]

error: Content is protected !!
expand_less