Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Info Desa » Perkuat Perlindungan Lingkungan, Wabup Surya Letakkan Patok Sempadan Danau Banano

Perkuat Perlindungan Lingkungan, Wabup Surya Letakkan Patok Sempadan Danau Banano

  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Foto: istimewa

TOJO UNA-UNA, Sulteng– Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu mulai memperkuat upaya perlindungan dan penataan kawasan Danau Banano melalui sosialisasi dan penetapan garis sempadan Danau Banano I, II, dan III.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi ekologis danau sekaligus mengendalikan pemanfaatan ruang di kawasan sekitarnya agar tetap tertib, aman, dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Banano, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Kamis (8/10/2026), merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan kajian teknis penetapan garis sempadan danau yang telah dimulai sejak awal 2026.

Agenda tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peletakan batu pertama patok garis sempadan Danau Banano oleh Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, S.Sos., M.Si., sebagai langkah awal penataan dan pengelolaan kawasan danau secara lebih terarah.

Penetapan garis sempadan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Nomor 28/PRT/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau. Dalam Pasal 12, aturan tersebut menetapkan bahwa garis sempadan danau paling sedikit berjarak 50 meter dari tepi muka air tertinggi yang pernah terjadi. Ketentuan ini menjadi acuan teknis dalam kajian, dengan penetapan batas yang tetap memperhatikan kondisi dan karakteristik kawasan danau.

Kepala BWS Sulawesi III Palu, Medya Ramdhan, S.T., melalui Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan, Hermin Haryady, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa Danau Banano merupakan salah satu aset penting Kabupaten Tojo Una-Una yang memiliki nilai strategis dari sisi ekologi, sosial, dan ekonomi.

Menurutnya, danau tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sumber daya air dan habitat keanekaragaman hayati, tetapi juga berperan sebagai penyangga sistem lingkungan serta sumber penghidupan masyarakat melalui kegiatan perikanan, pertanian, pariwisata, dan aktivitas sosial budaya.

Namun, meningkatnya aktivitas manusia dan perubahan penggunaan lahan di sekitar danau berpotensi menambah tekanan terhadap kualitas lingkungan serta keberlanjutan fungsi danau.

Karena itu, diperlukan pengendalian pemanfaatan ruang yang terintegrasi dan berbasis data agar kebutuhan pembangunan dapat berjalan seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan. Penataan sempadan diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk mencegah pemanfaatan kawasan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Hermin menegaskan bahwa pengendalian pemanfaatan ruang di kawasan Danau Banano I, II, dan III bertujuan mewujudkan kawasan yang tertib, aman, lestari, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut juga diharapkan mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan sekaligus meningkatkan ketahanan kawasan terhadap berbagai perubahan dan tekanan lingkungan.

Dari sisi pelaksanaan, kajian sempadan Danau Banano diarahkan untuk menyusun dokumen kajian dan usulan penetapan garis sempadan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pekerjaan ini juga mencakup identifikasi kepemilikan lahan, tanah, dan bangunan di sekitar kawasan sempadan, serta pemetaan rencana garis batas yang akan ditetapkan. Data tersebut diperlukan agar penataan kawasan memiliki dasar teknis yang jelas dan dapat menjadi pedoman bagi pemerintah dalam mengendalikan pemanfaatan ruang.

Sosialisasi hasil kajian juga menjadi bagian penting dari proses tersebut. Melalui kegiatan ini, tim teknis dan instansi terkait diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai rencana garis sempadan, tujuan penetapannya, serta implikasinya terhadap pengelolaan kawasan.

Dengan demikian, pelaksanaan penataan tidak hanya berorientasi pada penentuan batas fisik, tetapi juga pada peningkatan pemahaman dan keterlibatan para pemangku kepentingan.

Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa penetapan garis sempadan Danau Banano I, II, dan III bukan sekadar urusan birokrasi atau pemenuhan administrasi pemerintahan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk melindungi fungsi danau sebagai penyangga sumber daya air sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, Surya didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Tojo Una-Una, Moh. Arsad, S.E., M.Si. Kegiatan itu juga dihadiri lima instansi terkait yang tergabung dalam tim teknis serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tojo.

Pemerintah daerah berharap penataan sempadan dapat menjadi landasan bagi pengelolaan Danau Banano yang lebih terencana, termasuk dalam mendukung pengembangan potensi pariwisata.

Danau Banano yang berada di Kecamatan Tojo dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata daerah, termasuk kemungkinan penataan kawasan sebagai tempat persinggahan atau rest area yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Meski demikian, pengembangan wisata perlu berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan kepatuhan terhadap ketentuan pemanfaatan ruang.

Dengan adanya kajian teknis, pemetaan, sosialisasi, dan penetapan garis sempadan, kawasan Danau Banano diharapkan dapat dikelola secara lebih tertib sehingga fungsi lingkungan tetap terjaga dan potensi ekonominya dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Penetapan garis sempadan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat tata kelola Danau Banano. Sinergi Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, BWS Sulawesi III Palu, instansi teknis, dan masyarakat menjadi faktor penting agar upaya perlindungan kawasan danau tidak berhenti pada pemasangan patok, tetapi berlanjut pada pengawasan dan pemanfaatan ruang yang bertanggung jawab. (**)

  • Penulis: DAR

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hutan Produksi Terbatas Diduga Terus Digerus Peti Sipayo, Warga Desak Tindakan Tegas

    Hutan Produksi Terbatas Diduga Terus Digerus Peti Sipayo, Warga Desak Tindakan Tegas

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle TIM
    • visibility 97
    • 0Komentar

    PARIMO | 27 Juni 2026 – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (Peti) di Desa Sipayo, Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dilaporkan masih terus berlangsung. Ironisnya, kegiatan ilegal tersebut diduga semakin meluas hingga memasuki kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dengan menggunakan alat berat. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kerusakan hutan di kawasan pegunungan Desa Sipayo […]

  • Bupati Parigi Moutong Bahas Pengawasan Orang Asing Bersama Imigrasi Palu

    Bupati Parigi Moutong Bahas Pengawasan Orang Asing Bersama Imigrasi Palu

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PALU – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase melakukan audiensi dan koordinasi dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Selasa (14/7/2026). Pertemuan tersebut membahas pengawasan keberadaan warga negara asing, penataan investasi, serta rencana pengembangan layanan keimigrasian di Kabupaten Parigi Moutong. Dalam pertemuan itu, Bupati Erwin […]

  • Bongkar Praktek Transaksi Narkoba di Bunta, Polisi Sita 14 Paket Sabu 

    Bongkar Praktek Transaksi Narkoba di Bunta, Polisi Sita 14 Paket Sabu 

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Yunai
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Ket: Pelaku AA bersama barang bukti 14 paket sabu diamankan Tim Opsnal Polsek Bunta. (Foto: Humas Polres Banggai) LUWUK | Harian Sulawesi – Salah satu rumah warga di komplek Muara Kelurahan Bunta I, Kecamatan Bunta, diduga menjadi sarang narkoba digerebek Tim Polsek Bunta, Selasa (2/6) siang kemarin. Dari lokasi operasi penggerebekan, aparat kepolisian berhasil mengamankan satu […]

  • Giliran Ketua DPRD Alfred Desak Dinas Pertanian Segera Buka Data Alsintan: Jangan Abaikan Hasil RDP

    Giliran Ketua DPRD Alfred Desak Dinas Pertanian Segera Buka Data Alsintan: Jangan Abaikan Hasil RDP

    • calendar_month Kam, 8 Okt 2026
    • account_circle Kamal
    • visibility 114
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG, Sulteng – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong mendapat perhatian khusus dari Ketua DPRD Parigi Moutong, Drs. Alfres Masboy Tonggiroh, M.Si., terkait belum diserahkannya data penerima alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada DPRD. Politisi Senior PDI-P ini menegaskan, Dinas Pertanian seharusnya segera melakukan koordinasi dengan DPRD sebagai mitra pemerintah […]

  • Semarak HUT ke-81 RI, Wakil Bupati Canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

    Semarak HUT ke-81 RI, Wakil Bupati Canangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PARIGI MOUTONG, Sulteng – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, membuka sekaligus mencanangkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus sebagai upaya membangun semangat nasionalisme, patriotisme, persatuan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik […]

  • Wagub Gorontalo Hadiri Peresmian Gedung Griya Mandiri FPPBM

    Wagub Gorontalo Hadiri Peresmian Gedung Griya Mandiri FPPBM

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle hariansulawesi.id
    • visibility 146
    • 0Komentar

    GORONTALO, Harian Sulawesi – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menghadiri peresmian Gedung Griya Mandiri Forum Penggerak Perempuan Bina Mandiri (FPPBM) di lingkungan Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Jumat (8/5/2026). Peresmian dilakukan Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Amurwani Dwi Lestariningsih. Dalam sambutannya, Amurwani mengatakan kehadiran Gedung Griya Mandiri diharapkan […]

error: Content is protected !!
expand_less